Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)

Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)
MENUNGGU KABAR


__ADS_3

Di Indonesia tepatnya di kediaman Briptu Erick Sharma begitu gelisah menunggu kabar dari Dokter Delon mengenai operasi yang dijalani oleh pak Fernando. Sharma terus mondar-mandir menunggu kabar dari Dokter Delon


"Sayang jangan khawatir Mas yakin kok, Papi pasti kuat." ucap Briptu Erick kepada istrinya agar istrinya dapat istirahat dan tidak terlalu stres karna itu bisa membahayakan kehamilannya.


" Sayang ayolah Sekarang saatnya kamu istirahat dan tidur kasihan bayi kita." Ucap Briptu Erick kepada Sharma agar Sharma istirahat. Apalagi jam sudah semakin larut malam. Tetapi Sharma tak kunjung tidur.


"Tapi aku nggak bisa memejamkan mataku mas sebelum mendapat kabar baik dari Dokter Delon Mas."


"Kamu tenang saja!" Papi pasti baik-baik saja sekarang kita istirahat dulu Sayang kasihan bayi kita Kalau kamu stress, bayi kita juga ikut stress sayang!" Kan kasihan ucap Briptu Erick sambil mengelus perut Sharma.


"Ya Allah selamatkanlah papi Fernando berikan kesembuhan kepadanya ya Allah." Doa Sharma di dalam hati sambil membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur berharap sharma bisa memanjangkan matanya.


Briptu Erick meraih tubuh istrinya ke pelukannya.


"Tidurlah sayang!" papi tidak akan kenapa-kenapa dia kan kembali berkumpul bersama kita, dan anak-anak kita kelak. ucap Briptu Erick sambil membelai dan mengelus perut Sharma yang masih rata. Berharap istrinya dapat tidur dengan pulas.


Entah karena belaian dari suaminya akhirnya Sharma dapat memejamkan matanya. Sharma pun tertidur pulas mengarungi alam mimpinya.


"Tidurlah sayang." ucap Briptu Erick sambil mengecup kening istrinya dan menyusul istrinya mengarungi alam mimpi.


****


Keesokan paginya Sharma terbangun dari tidurnya. Ia melihat suaminya masih tertidur pulas di sampingnya. Sharma melihat jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi tetapi sang suami belum juga bangun dari tidurnya. padahal biasanya suaminya yang selalu bangun lebih dulu.


"Apa Mas Erick tidak tidur semalaman?"tanya Sharma dalam hati. Sharma memperhatikan wajah tampan suaminya dengan segenap hati.


"Aku beruntung memiliki suami sebaik dan setampan kamu sayang Sharma." gumam Sharma.

__ADS_1


Tiba tiba Briptu Erick langsung meraih tubuh istrinya ke pelukannya membuat Sharma begitu terkejut ketika melihat suaminya sudah terbangun dan memeluknya


"Aku merindukan mu, Bolehkah aku mengunjungi bayi kita sayang?" tanya Briptu Erick meminta persetujuan dari istrinya.


"Kok kamu nanya begitu sih sayang?" aku ini milik kamu dan sudah sewajarnya apa yang ada di diriku, itu milikmu." ucap sharma sambil membalas pelukan suaminya. Ia pun tiba-tiba mengecup bibir ranum suami.


"Aku juga menginginkannya sayang?"bisik Sharma .


Merasa mendapat lampu hijau dari istrinya, Briptu Erick tidak menyia-nyiakan kesempatan.


hingga pagi itu mereka menikmati indahnya surga dunia. Ketika mereka sedang asyik bercumbu Mesra suara deringan ponsel Sharma terdengar jelas ditelinga mereka. Dan merasa mendapat gangguan dari suara deringan ponsel itu. Merekapun lansung menyiapkan ritual menikmati surga Dunia.


Briptu Erick mengabil ponsel istrinya yang sedari tadi berdering. Ia melihat dilayar ponsel Sharma yang menghubunginya adalah dokter Delon. Buru buru Briptu Erick langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponsel Sharma. iya langsung melihat speaker ponsel itu agar Sharma dapat mendengar apa yang dibicarakan Briptu Erick dengan dokter Delon


"Selamat pagi Kak!" dokter Delon dari negeri singa Singapura.


"Alhamdulillah operasinya berjalan lancar tetapi sekarang Om Fernando masih berada di ruang ICU. Tapi jangan khawatir kondisinya sudah mulai stabil kita tinggal menunggu perkembangannya."ucap dokter Delon kepada Erick yang didengar langsung oleh Sharma.


"Hanya itu yang ingin aku beritahu kepada kalian tolong doakan Pak Fernando agar segera sembuh." ucap dokter Delon kepada Briptu Erick.


mendengar apa yang dikatakan dokter Delon kalau operasi Pak Fernando berjalan dengan lancar, hati Sharma pun sedikit lega. Sharma berharap. pak Fernando segera kembali ke Indonesia dan pulih seperti semula.


Di tempat lain Merli ingin sekali mengunjungi adiknya Sharma. Ia sudah tampak bahagia hidup bersama Yudha kembali. Merli sangat bersyukur dapat berkumpul kembali bersama dengan keluarga yang utuh. Tetapi dia masih khawatir kalau Veronica akan menaruh dendam kepada keluarganya.


Karena Veronica sudah berjanji berusaha untuk menghancurkan kehidupan rumah tangga Merli dengan Yudha karena Veronica tidak terima diceraikan oleh Yudha dan memilih kembali bersama Merli. Oleh karena itu Merli selalu memantau gerak-gerik Veronica. Ia tahu kalau mereka tidak akan tinggal diam.


Apalagi ketika Veronica mengetahui bahwasanya Briptu Erick mantan kekasih Veronica menikah dengan adik kandung Merli hal itu yang membuat Veronica semakin menaruh dendam kepada keluarga Merli dan juga Sharma.

__ADS_1


Merli meminta anak buahnya terus memantau gerak-gerik Veronica. Hingga mereka mengetahui rencana rencana Apa yang dilakukan Veronica terhadap Sharma dan juga Merli bahkan Veronica ingin sekali membunuh Merli. Tetapi karena rencana Veronica diketahui oleh anak anak Buah Merli, sehingga Pembunuhan itu tidak bisa dilakukan Veronica.


Merli menambah penjagaan ketat di kediaman Bahkan setiap kali Merli bepergian selalu didampingi dengan pengawal dan asistennya.


setiap tamu yang ingin masuk ke kediaman Merli selalu ada pemeriksaan ketat. Ia tidak ingin kecolongan dari niat busuk Veronica. karena beli tahu kalau Veronica wanita yang sangat licik bahkan dirinya mampu melakukan apa saja untuk mencapai apa yang diimpikan.


Termasuk menjual tubuhnya kepada laki-laki hidung belang untuk mendapatkan uang. Yuda pun tidak terima apa yang dilakukan oleh Veronica terhadapnya yang selama ini telah membohonginya.


"Mas!" Veronica ingin sekali menghancurkan rumah tangga kita!" Aku ingin Mas lebih berhati-hati menghadapinya."ucap Merli kepada suaminya.


"Mas tahu sayang mas janji akan melindungi kalian dari wanita iblis itu. Mas menyesal bisa kenal dengan wanita seperti dia.


"Maafkan mas karena sudah menyia-nyiakan kalian demi wanita murahan seperti dia." ucap Yudha kepada Merli.


"Sudahlah mas Yang Lalu biarlah berlalu tidak perlu diingat-ingat lagi Yang penting kita berubah menjadi lebih baik. Tapi aku minta satu hal kepada Mas jangan pernah mengulangi kesalahan yang sama lagi karena aku tidak ingin kamu khianati lagi seperti dulu.


"Aku janji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama aku menyesal selama ini telah menyia-nyiakan kalian kamu wanita yang paling aku cintai. Percayalah tidak akan ada lagi orang ketiga diantara kita sayang." ucap Yudha kepada Merli untuk meyakinkan barley kalau dirinya memang benar-benar sudah berubah.


Dilihat dari kesehariannya Yudha memang sudah berubah. Setiap sudah pulang dari kantor ya selalu langsung pulang ke rumah. perhatiannya kepada Merli dan juga putrinya innamorata pun sudah benar-benar dituangkannya.


"Terima kasih untuk semuanya ini pembelajaran Buat keluarga kita agar keluarga kita lebih kokoh lagi." ucap Merli sambil langsung mencium wajah tampan suaminya.


Bersambung.......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


jangan lupa mampir juga kekarya outhor yang lain di jamin seru deh.

__ADS_1



__ADS_2