
Setelah Sharma dan Briptu Erick begitu juga dengan Prasetya tiba dirumah. pak Fernando yang melihat kedatangan putri kesayangannya sudah pulang dari rumah sakit dan tampak sudah sehat, pak Fernando langsung memeluk putrinya.
"Kamu sudah sehat nak?
"Alhamdulillah sudah Pi!"
"Syukurlah kalau begitu!" yuk kita masuk nak." ucap pak Fernando sembari langsung menggandeng tangan Sharma masuk kedalam rumah.
"Opa.....kok mami doang yang di peluk sih." ucap Prasetya komplain dengan khas suara bocah kecil. membuat Briptu Erick langsung tertawa melihat putranya tidak terima pak Fernando hanya memeluk Sharma.
"Hal itu membuat pak Fernando langsung meraih tubuh cucu kesayangannya kepelukannya.
"Wih....cucu Opa yang paling tampan jangan terus merajuk dong sayang." ucap pak Alberto sembari langsung mencium dan memeluk Prasetya.
Hingga Prasetya sedikit kewalahan karena pak Fernando terus menggelitik tubuh Prasetya.
"Opa sudah...." ucap Sharma karna melihat putranya sudah bernapas tersengal sengal karna pak Fernando menggelitik Prasetya.
__ADS_1
"Sayang sini mas bantuin" ucap Briptu Erick sambil meraih barang bawaan mereka dari ditangan Sharma.
"Trimakasih mas!" ucap Sharma sambil mengebangkan senyumya.
"Sayang jangan tersenyum, mas jadi ngak kuat nih, Apalagi kan kamu tau kalau mas sudah lama puasa. ucap Briptu Erick
"Memangnya Sharma salah lalu tersenyum?"
"Daripada Sharma menangis Seperti sewaktu mas tugas diluar kota!" ucap Sharma sambil mengebangkan senyumnya.
"Maafkan mas ya sayang sudah membuat mi menangis, Padahal mas sudah janji sama kamu kalau mas akan selalu membuatmu bahagia dan tersenyum.
"Sudah enam bulan lamanya mas tidak tidur di kamar ini bersama kamu, sepertinya mas kangen bangat sama kamar ini."
"Jadi mas kangen sama kamarnya saja?" tidak kangen sama Sahrma ?"
"Tentu kangen dong sayang!" tidak mungkin mas tidak kangen sama permata hati mas." ucap Briptu Erick.
__ADS_1
"Jangan jangan sudah ada wanita lain yang ada dihati mas sekarang!"apalagi kan disana pasti banyak wanita wanita cantik." ucap sharma berniat untuk menjahili suaminya.
"Tidak mungkin mas menghianati cinta kita sayang!" tidak ada wanita lain selain kamu dihati ini." ucap Briptu Erick sambil langsung memeluk istrinya
"Mas sangat merindukanmu sayang!"
"Sharma juga sangat merindukanmu mas.
"Mas sangat mencintai mu sayang!" ucap Briptu Erick sambil langsung mengecup bibir manis Sharma. Perlahan ciuman itu semakin dalam hingga Sharma sudah mulai membuka rongga mulutnya hingga Briptu Erick langsung memainkan lidahnya di rongga mulut Sharma.
Sharma menikmati gerakan demi gerakan lidah yang dimainkan oleh Briptu Erick dirongga mulutnya. Hingga Sharma sedikit kekurangan oksigen. Briptu Erick yang mengetahui istrinya kekurangan oksigen, Briptu Erick melepaskan pagutannya. agar Sharma dapat menghirup oksigen dengan leluasa.
Setelah merasa Sharma sudah cukup menghirup oksigen, Briptu Erick kembali mengecup bibir manis Sharma. Tangan Briptu Erick sudah mulai bergerilya dibagian gunung kembar milik Sharma. Hingga Sharma mengeluarkan de$@hannya. Hal itu membuat Briptu Erick semakin melancarkan aksinya. Briptu Erick sudah seperti singa kelaparan.yang sudah berbulan bulan tidak makan.
Briptu Erick benar benar buas dan tak peduli dengan suara dan de$@han yang dikeluarkan oleh Sharma. Ia terus saja bergerilya dibagian gunung kembar milik Sharma. perlahan Briptu Erick menuntun sharma ke atas tempat tidur. Briptu Erick benar benar melahap dan menggempur istrinya habis habisan. Apalagi, Briptu Erick sudah enam bulan puasa akibat tugas dan tanggungjawabnya sebagai polisi.
Hingga Briptu Erick benar benar menggempur Sharma satu malaman. Sharma juga menikmati semua gerakan yang dilakukan suaminya. apalagi ia juga sudah lama tidak merasakan kehangatan dari suaminya. Hingga mereka melakukannya beberapa kali satu malam, membuat Briptu Erick kecapean begitu juga dengan Sharma. Hingga mereka tertidur setelah jam empat subuh.
__ADS_1
Bersambung........
hai hai redears dukung terus karya author Yach agar outhor lebih semangat untuk berkarya. trimakasih.💓🙏💓🙏💓🙏💓💓🤝