Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)

Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)
TERSIPU MALU


__ADS_3

Sharma dan Briptu Erick sudah bersiap siap, tinggal tunggu Morina, Antonio, Zahra dan Charles menjemput Mereka. Sharma tampak antusias ingin liburan bersama suaminya dan putranya. Apalagi mereka pergi bareng sahabat sahabat mereka. Ini suatu pengalaman baru buat Sharma. Hilink bareng teman temanya sesudah miliki pasangan dan punya anak.


Setelah Morina, Antonio, Zahra dan Charles tiba dikediaman Briptu Erick, merekapun langsung berangkat menuju bandara. Agar mereka segera berangkat ke Sumatera Utara. Setelah melakukan perjalanan sekitar 50 menit, mereka tiba di bandara dan langsung melakukan cek in agar mereka segera berangkat dengan menggunakan Jet pribadi milik tuan Jose miller.


Setelah melakukan perjalanan sekitar kurang lebih 2 jam Mereka pun tiba di bandara di kota Medan. Dari kota Medan,anak buah tuan Jose miller sudah menghubungi pihak travel agency agar menjemput mereka. Mereka berangkat dari kota Medan menuju danau Toba dengan menggunakan Jasa tour and travel. Karena mereka masih buta sama sekali tentang danau Toba.


Di perjalanan menuju danau Toba, mereka sangat takjub melihat pemandangan yang Ia lalui." Wow indah bangat Yach sayang"Kata Antonio kepada Morina karena dirinya sangat takjub melihat pemandangan di danau Toba.


Setelah mereka tiba di penginapan yang sudah dipesan sebelumnya oleh pihak travel agency, antonio langsung mengajak Morina untuk istirahat. Mengingat perjalanan mereka sudah cukup melelahkan.


"Sayang lebih baik kita istirahat terlebih dahulu" kata Antonio. Morina pun menurut saja kepada suaminya karena memang badannya sudah sedikit lelah.


"Mas ternyata di sini hotelnya bagus juga ya!" ucap Morina kepada Antonio.


"Iya sayang mas tidak menyangka kalau di danau Toba seperti yang kamu katakan kemarin ada hotel seindah ini? ucap Antonio kepada morina. Karena Dirinya belum pernah mengetahui kalau di kawasan danau Toba Ada menyediakan hotel atau akomodasi yang mewah seperti mereka tempati.


"Terima kasih sayang ...,berkat kamu aku jadi mengetahui kalau ada tempat seindah ini di Indonesia" ucap Antonio sambil langsung mengecup bibir manis istrinya. Perlahan ciuman itu makin mendalam, Antonio pun mulai melancarkan aksinya untuk memainkan gunung kembar Morina. Dan terus saja memainkan lidahnya di rongga mulut Morina sehingga Morina semakin mengeluarkan suara yang merdu.


Ketika Antonio merasa Morina kekurangan oksigen, Ia pun melepaskan pagutannya. Setelah Antonio merasa kalau Morina sudah cukup menghirup oksigen, Ia pun kembali meraih tubuh istrinya dan langsung melahapnya. Antonio pun menuntun Morina ke atas tempat tidur yang berukuran king size yang disediakan pihak hotel. Tetapi Morina. berkata kepada suaminya.


"Mas aku masih agak lelah nanti malam saja ya." mohon Morina kepada Antonio.


Antonio pun mengerti dengan kondisi istrinya mengingat perjalanan mereka cukup melelahkan. Sehingga Antonio mengurungkan niatnya. Antonio pun langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri, Begitu juga dengan Morina iya pun langsung membersihkan diri agar dirinya bisa langsung istirahat.


Sedangkan kayla sedang asyik bermain bersama dengan Baby Prasetya dan juga Sharma di kamar yang ditempati oleh Sharma dan Briptu Erick. Ini sungguh pengalaman baru buat Sharma, liburan bersama keluarga kecilnya.


"Entah karna kecapeaan Kayla dan Baby Prasetya tertidur, hingga Sharma memindahkan tubuh mungil Kayla ke kamar yang ditempati oleh Morina dan Antonio.


*****


Keesokan paginya Morina pun terbangun dari tidurnya. Ia melihat suaminya masih terlelap tidur. Morina pun tidak mau mengganggu, ia langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. lalu Morina pergi ke balkon kamar hotel yang mereka tempati. Dari balkon itu terlihat jelas pemandangan danau Toba yang cukup indah, membuat dirinya takjub.

__ADS_1


"Wah...... betapa bodohnya ternyata kami selama ini, yang tidak mengetahui ada tempat wisata yang sangat indah di negara sendiri" Gumam Morina dalam hati. Tiba-tiba Antonio yang baru terbangun dari tidurnya langsung memeluk istrinya dari belakang membuat Morina sedikit kaget.


"Mas buat aku kaget saja" ucap Morina karena dirinya memang benar-benar kaget ketika Antonio memeluk dirinya dari belakang. lalu Morina pun memutar balik badannya agar dirinya bisa melihat suaminya dengan leluasa. Morina langsung mengalungkan tangannya dileher milik Antonio.


Antonio pun langsung mengecup bibir manis Morina perlahan ciuman itu semakin dalam, Antonio semakin melancarkan aksinya karena Morina sudah mulai merespon ciumannya. Morina sudah mulai memainkan lidahnya di rongga mulut Antonio. Sehingga Antonio menuntun Morina masuk ke dalam kamar hotel.


Merasa mendapat respon dari Morina Antonio melancarkan aksinya dan kembali meraih tubuh mungil Morina. Perlahan tangan Antonio sudah mulai masuk ke Balik baju Morina sehingga Morina pun tidak dapat menahan suaranya yang sangat merdu. Hal itu membuat adik kecil milik Antonio langsung lancang depan.


Morina tidak mau kalah, Ia pun sudah mulai membuka pakaian Antonio dan mencampakkannya di seberang arah.


"Sayang...... kamu sudah semakin pintar ya" kata Antonio sambil mengembangkan senyumnya. Ia terus melancarkan aksinya dengan memainkan gunung kembar milik Morina membuat Morina semakin bergelinjang. hingga suara yang merdu Morina terdengar ditelinga Antonio.


Membuat Antonio menjadi tidak tahan ia meminta Morina untuk memainkan adik kecilnya dengan menggunakan mulutnya. Merasa mendapat tuntutan dari suaminya Morina pun menggunakan mulutnya untuk memainkan adik kecil Antonio yang sudah lancang depan. Agar Antonio merasa sangat puas terhadapnya.


"Ah....sayang.....ah.....sayang" suara merdu Antonio terdengar jelas di telinga Morina. membuat Morina semakin mempercepat gerakannya dan ia terus menghisap adik kecil milik Antonio. Antonio yang tidak mau kalah Ia pun mengecup bagian gunung kembar milik Morina dan memberi tanda merah di sana pertanda kepemilikannya.


Antonio langsung merebahkan tubuh mungil Morina di tempat tidur yang berukuran king size yang sudah disediakan pihak hotel. Dia langsung menindih tubuh Morina, Ia meminta persetujuan dari Morina untuk memasukkan adik kecilnya yang sudah lancang depan ke goa milik Morina.


"Auh......Auh.....mas.....Auh."suara merdu Morina terdengar jelas di telinga Antonio. karena jiwa kewanitaan Morina sudah mulai naik, Ia pun meminta Antonio untuk mempercepat gerakannya. Merasa kurang puas Morina meminta Antonio untuk membalikan tubuhnya agar dirinya dapat memimpin permainan.


"Mas kita gantian ya"pinta Morina dengan manja. Hal itu membuat Antonio semakin semangat Ia sangat senang, kalau istrinya yang memimpin permainan. Antonio merasa lebih nikmat jika istrinya yang memimpin permainan. Antonio langsung membalikkan tubuhnya. Dengan penuh semangat Morina pun memainkan adik kecil Antonio dan memasukkannya ke goa miliknya.


Sehingga membuat Antonio menikmati surga dunia. Morina mempercepat gerakannya agar Antonio dapat mencapai puncaknya. "Ah .....ah....ah....lagi sayang.... cepatin dong mas sudah semakin tidak tahan nih."kata Antonio tepat ditelinga Morina membuat Morina semakin melancarkan aksinya dan mempercepat gerakannya.


Antonio pun kembali membalikkan tubuh istrinya agar Mereka bergantian memimpin permainan. Ia pun langsung memasukkan adik kecilnya dibagian goa milik Morina membuat morina semakin bergelinjang. Ia pun meminta Antonio agar mempercepat gerakannya karena iya sudah mulai tidak tahan lagi dan ingin mencapai puncaknya.


Antonio pun langsung mempercepat gerakannya hingga kurang lebih 1 jam dalam permainan mereka berdua pun sama-sama mencapai puncak."Ah....ah....ah" kata Antonio pertanda dirinya sudah sangat puas dan mencapai puncak. Antonio langsung mengembangkan senyumnya ke arah istrinya "Thanks my wife"


" I love you my wife" kata Antonio. Dibalas anggukan dari Morina dan " I love you too my husband" kata Morena sambil mengecup kening suaminya.


Pagi itu mereka sudah melewati jam sarapan pagi. Hingga perut Antonio dan Morina pun sudah terasa keroncongan.

__ADS_1


"Kamu sudah lapar kan sayang?, kita makan yuk kata Antonio. Tetapi Morina sepertinya enggan untuk bergerak. Karena gempuran yang mereka lakukan di pagi hari membuat Morina sedikit lelah.


" Mas ......Morina malas keluar lebih baik pesan aja makanannya.Soalnya badanku sakit semua ini akibat ulah mas deh." kata Morina. Melihat istrinya merasa kecapekan Antonio pun langsung mengembangkan senyumnya Ia pun meminta maaf kepada Morina.


"Maafkan mas ya Sayang sudah membuatmu capek pagi-pagi begini" kata Antonio sambil mengecup kening Morina.


"Tidak apa-apa Mas, itu hak mas kok dan Sudah menjadi kewajiban ku untuk melayani mas" kata Morina sambil mengembangkan senyumnya. lalu Antonio memesan makanan mengingat mereka belum sarapan, dan perut Antonio dan Morina sudah mulai keroncongan.


Setelah menunggu sekitar 30 menit pesanan makanan yang Antonio pesan pun sudah tiba Antonio langsung meminta Morina agar langsung sarapan. Dengan telaten Morina pun menyiapkan makanan itu, kepada Antonio. sesekali Antonio memberikan suapan kepada Morina . Begitu juga dengan Morina iya pun sesekali memberi suapan kepada Antonio Hingga Antonio merasa dirinya sangat dicintai oleh Morina.


Tiba tiba Kayla datang menghampiri mereka yang lagi memakan sarapannya. Karna sebelumnya Kayla sudah lebih dulu sarapan bersama Sharma, Zahra dan yang lainnya.


"Cie cie.....mami sama papi suap suapan nie .... canda Kayla membuat Antonio dan Morina sedikit malu melihat putri mereka.


"Udah deh lebih baik Kayla keluar." ucap Kayla sambil langsung keluar dari kamar milik Morina dan Antonio.


"Sayang mas bersyukur memiliki istri seperti kamu"kata antonio berterus terang kepada Morina


"Aku juga sangat bersyukur memiliki suami seperti kamu kata Morina yang merasa dirinya juga sangat bersyukur memiliki suami seperti Antonio yang berpikiran dewasa.


Morina sama sekali tidak menyesal menikah dengan Antonio, walaupun Antonio seorang duda anak satu.Tetapi justru Kayla membuat hati Morin sangat senang. Ia tak ingin berjauhan dengan Kayla.


Setelah selesai makan mereka pun istirahat karena mereka berencana untuk melihat keindahan danau Toba.


"Sayang kata temanku kalau sore-sore enak berenang dan bermain di sana dan memandang pemandangan yang indah" kata Morina kepada Antonio.


"Kalau begitu nanti sore kita ke sana ya sayang" Kata Antonio membuat warna sangat senang.


Sore harinya, Antonio, Kayla dan Morina pun pergi ke pantai pasir putih. Antonio dan Morina pun sangat takjub dengan keindahan alam danau Toba. Airnya yang jernih dan danaunya yang luas membuat Antonio semakin Takjub. tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri mereka.


outhor istirahat dulu makan siang menanti jangan lupa dukung terus karya author Yach. trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2