
Merli benar benar membereskan semua anak buah Romeo dan melumpuhkan semua anak buah Romeo yang ditugaskan untuk menculik baby Prasetya. Bahkan anak buah Romeo sengaja di tahan oleh Merli, agar bos besar mereka datang menyelamatkan anak buahnya. Tetapi yang diharapkan diluar dugaan justru Romeo membiarkan anak buahnya di tahan oleh Merli dan disekap disuatu tempat.
Romeo benar benar licik tidak ingin mengotori Tangannya, untuk menjalankan semua misinya. Bahkan Romeo tidak perduli dengan anak buahnya yang ditahan oleh Merli.
Setelah Briptu Erick dan Sharma merasa aman, dan Merli mengijinkan mereka beraktivitas, Briptu Erick dan Sharma berniat untuk liburan ke kawasan puncak Bogor. mereka ingin sekali menghabiskan waktu bersama setelah banyak masalah yang mereka hadapi. Apalagi Sharma baru melewati masa masa sulit dirumah sakit.
"Sayang...." gimana kalau kita pergi liburan?"
"Serius kamu mas?"
"Memangnya kamu ada cuti mas?"
"Mas sudah ambil cuti satu Minggu hanya untuk menemani istri mas yang paling cantik dan putra mas yang tampan." ucap Briptu Erick sambil mengecup wajah cantik istrinya yang begitu mempesona menurutnya.
"Kalau Sharma setuju setuju aja sih mas!"
"Tapi bagaiman dengan papi Fernando?"
"Papi Fernando harus cek up kesehatan ke Singapura diantar langsung oleh dokter Delon."ucap Briptu Erick kepada Sharma.
"Jadi kita hanya bertiga mas?"
"Iya sayang anggap aja kita bulan madu lagi, tapi bulan madunya bertiga sama putra kita."
"Aduh Sharma jadi tidak sabaran menghabiskan masa liburan sama mas!" sudah lama juga kita tidak liburan ya mas."
"Iya sayang makanya mas ajak kamu liburan kali ini."
"Kamu tidak apa apa kan!" mas ajak liburan hanya ke kawasan puncak Bogor?"karna mas rencananya sekalian liburan, mas sekalian memantau perkebunan dan peternakan kita yang ada disana." Ucap Briptu Erick kepada Sharma.
"Tidak apa apa mas!"yang penting kita sama sama mas!" kata Sharma sambil mengebangkan senyumnya.
"Trimakasih banyak sayang kamu sudah sangat pengertian sama mas!"
"Sudah sewajarnya kita saling memahami mas."
****
Sharma, baby Prasetya dan Briptu Erick berangkat liburan ke kawasan puncak Bogor. setelah melakukan perjalanan sekitar kurang lebih 4 jam dengan menggunakan mobil sport milik Briptu Erick, mereka tiba di Villa milik Briptu Erick yang mana selama ini hanya pak Jono yang betugas menjaga Villa milik Briptu Erick.
"Mas ini Villa siapa?" Tanya Sharma yang merasa heran melihat Briptu Erick memiliki kunci Villa sendiri.
__ADS_1
"Ini Villa kita sayang!"
"Maksud mas?"
"Iya sayang Villa ini milik kita bertiga, mas sudah sediakan ini jauh jauh hari sebelumnya." ucap Sharma begitu terkejut mendengar penuturan dari Briptu Erick yang mengatakan Villa yang akan mereka tempat adalah Villa mereka sendiri.
"Kok selama ini mas tidak pernah kasih tau Sharma kalau mas memiliki Villa di sini?" mas hanya beritahu Sharma kalau mas memiliki perkebunan dan peternakan disini!"
"Kejutan dong sayang."
"Kamu mas benar benar membuat aku terharu."
"Sudah sayang yang penting kamu bahagia hidup bersama mas dan putra kita."
"Aku sangat bahagia mas hidup bersama mas."
"Bahkan Sharma sangat beruntung memiliki Suami seperti kamu mas."
"Mas juga bersyukur memiliki istri seperti kamu sayang " ucap Briptu.
"Sus...." tolong mandiin duku baby Prasetya ya."pinta Briptu Erick agar baby sister yang bertugas menjaga baby Prasetya memandikan baby Prasetya agar Baby Prasetya dapat istrihat melihat perjalan mereka cukup jauh.
"Baik tuan." ucap baby sister sambil meraih baby Prasetya dari gendongan Sharma.
"Hati hati ya sus!"
"Baik non!"
lalu baby sister langsung memandikan baby Prasetia dan memberikan baby Prasetya susu Formula yang sudah di sediakan sebelumya. Karna baby Prasetya tidak meminum ASI karna kondisi Sharma tidak memungkinkan saat itu.
"Tidak berapa lama baby Prasetya langsung tertidur pulas, dan ketika Sharma melihat putranya sudah tertidur pulas, Sharma sengaja memindahkan baby Prasetya kekamar utama agar mereka terus dapat memantau baby Prasetya.
"Sayang....." apa putra kita sudah tidur pulas?"
"Sudah mas!"
"Kalau begitu kita bisa dong!"
"Bisa apa mas?" ucap Sharma pura puratidak mengetahui maksud dari Suaminya.
"Mas sudah lama loh tidak menjelajahi gunung kembar dan lebah sungai."
__ADS_1
"Maksud mas apa sih?"
"Sayang....." masa kamu tidak mengerti sih!" ucap Briptu Erick sambil memelas kepada istrinya.
Sharma langsung cengengesan melihat suaminya yang begitu mengharapkan pelayanan darinya.
"Memangnya mas tidak capek?"
"Tidak kalau sudah dapat vitamin dari kamu."
Sharma langsung mengecup bibir ranum suaminya dan ********** membuat Briptu Erick merasakan sensasi yang luar biasa.
" Bahkan ia belum pernah mendapatkan respon seperti itu dari istrinya selama kurang lebih tiga bulan terakhir ini. Hingga Briptu Erick benar benar merasakan sensasi yang luar biasa dari istrinya.
merasa mendapat lampu hijau dari istrinya, Briptu Erick tidak membuang buang kesempatan ia terus memainkan lidahnya di rongga mulut Sharma hingga Sharma benar benar larut dalam nikmatnya sorga dunia yang mereka ciptakan sendiri.
Merasa kekurangan oksigen, Briptu Erick melepaskan pagutannya perlahan turun kejenjang leher Sharma membuat Sharma mengeluarkan de$@han yang luar biasa yang mampu membangkitkan adik kecil milik Briptu Erick langsung lancang depan. Seolah adik kecilnya benar benar ingin mencari mangsa yang benar benar bisa membuat dirinya memuntahkan lahar Putin yang ada di adik kecil milik Briptu Erick.
"Sayang mas sudah tidak tahan nih!" kita lakukan sekarang ya." mas benar benar bahagia sekali malam ini." ucap Briptu Erick sambil tangannya menjalar ke bagian gunung kembar milik Sharma. Briptu Erick langsung membaringkan tubuh Sharma dia atas tempat tidur yang berukuran king size, perlahan Briptu Erick membuka segala benang yang melekat ditubuhnya dan tubuh Sharma. Membuat tubuh mulus Sharma benar benar terlihat jelas Dimata Briptu Erick.
Briptu Erick memimpin permainan, ia seperti singa kelaparan yang sudah berbulan bulan tidak makan mangsanya. Briptu Erick benar benar membuat Sharma dibawah kungkungan nya" Hingga Sharma merasakan sensasi Nyang luar biasa dari gerakan gerakan yang dilakukan oleh suaminya.
Setelah kurang lebih satu jam permainan panas itu mereka lakukan, Briptu Erick mencapai puncaknya. Dan Briptu Erick langsung mengecup kening Sharma .
"Trimakasih sayang." kamu benar benar luar biasa. Sudah lama mas tidak menikmati dan Melawati malam indah seperti ini bersama kamu." ucap Briptu Erick sambil kembali mengecup kening istrinya.
"Sama sama mas!" Sharma benar benar merasakan sensasi yang luar biasa. Mas benar benar bias malam ini." Ucap Sharma
"Buas dong!" Kan sudah lama tidak menikmati surga dunia bersama kamu sayang."
"Maafkan Sharma mas!" karna sharma sakit, mas jadi menahan segalanya.
"Tidak sayang!" justru mas yang mengucapkan terimakasih karna kamu sudah berjuang untuk putra kita dan juga mas."
"I love you my wife."
"I love you too my husband." sahut Sharma sambil mengecup kening suaminya.
Bersambung.....
Hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1