Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)

Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)
I LOVE YOU MY WIFE


__ADS_3

Tiga minggu sudah berlalu,Pak Fernando berada di negara Singapura, Dokter Delon dengan setia menemani PakFernando. Tetapi ia selalu berkomunikasi dengan istrinya Andita. kondisi kesehatan Pak Fernando sudah berangsur membaik .operasinya berhasil dilakukan oleh dokter Sem dan rekannya.


Andita dan Sharma yang mendengar kalau operasi pak Fernando yang dilakukan di Singapura berhasil, Sharma sangat bersyukur ia tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih kepada Dokter Delon dan juga Dokter Sem di dalam sambungan telepon selulernya.


"Mas Jadi kapan Om bisa kembali ke Indonesia?"tanya Andita dalam sambungan teleponnya karena dirinya sudah sangat merindukan sang suami apalagi mereka masih baru menikah.


"Mungkin besok sudah bisa pulang Sayang!" sahut dokter Delon dari Rumah Sakit Columbia tepatnya rumah sakit di Singapura.


"Mas!" aku sudah sangat merindukanmu!"


"Mas juga merindukanmu sayang!" tunggu mas ya!'


"cepat pulang ya Mas!" I love you!"


"I love you too my wife."Sahut dokter Delon sambil langsung menutup sambungan telepon seluler setelah berbicara panjang lebar kepada istrinya.


Setelah mendapat kabar Kalau Pak Fernando akan segera pulang ke Indonesia, Sharma meminta Briptu Erick dan juga keluarga untuk mengadakan syukuran. Tidak lupa sharma juga memberitahu kepada Merli kalau ayah angkatnya akan segera pulang dari Singapura. Agar Merli juga datang untuk acara syukuran atas kembalinya pak Fernando dari rumah sakit dari Singapura.


Di kediaman keluarga Yudha, tanpak inamorata sedang bermain bersama baby sister dan juga Merli. Inamorata ingin sekali berkunjung ke rumah Sharma.


"Mami!" Ina kangen sama ounty!" kita kerumah ounty ya."


"Ina kangen sama ounty Sharma?"


"Yes mom!'


"Ya sudah besok kita ke rumah ounty sharma ya bareng sama papi dan mami!" ucap Merli


"Serius mom!"


"Serius sayang!"


Nanti kalau Papi sudah pulang dari kantor kita akan bicarakan ini sama papi!"


"Okey deh mom!' sahut inamorata riang karna dirinya ingin sekali bertemu dengan Sharma, padahal inamorata baru mengenal Sharma. ketika tes DNA dilakukan oleh Merli yang dibantu oleh dokter Delon.


Sore harinya Yudha pulang dari kantor ia langsung menghampiri istrinya dan Putri satu-satunya.

__ADS_1


"Assalamualaikum!"sapa Yudha yang baru turun dari mobil yang di kendarai supir pribadinya.


"Waalaikumsalam!" sahut Merli sambil langsung menghampiri suaminya.


"Mas sudah pulang?"


"Iya sayang!" mas merindukanmu!"


ucap Yudha sambil mengecup kening Merli.


"Mami doang nih dicium Ina tidak?"inamorata protes karena Yudha langsung mengecup kening Merli, tanpa lebih dulu mencium inamorata.


"Jangan merajuk gitu doang Putri papi." ucap Yudha sambil langsung menggendong putrinya dan membubuhi ciuman di pipi tembem Inamorata.


"Oh ya Mas aku tadi sudah masak habis mandi langsung turunnya kita makan bareng. Soalnya ada sesuatu yang akan aku bicarakan sama mas!"


"Apa itu sayang?"


"Mandi dulu gih bau! bau ancam!"ucap Merli sambil mendorong kecil tubuh suaminya. dan menutup hidungnya. Padahal Yudha sama sekali tidak bau bahkan masih wangi.


"Ya sudah Mas mandi ya!"


Yudha berlalu dan langsung masuk kedalam kamar, setelah membuka baju kerjanya, iya masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Sewaktu berada dikamar mandi, Yudha sedang membayangkan tubuh mulus istrinya. Tetapi ia takut istrinya akan menolaknya.Ingin sekali rasanya menyentuh Istrinya. Tapi rasa bersalah yang menghantui dirinya hingga dirinya takut meminta istrinya melayaninya.


Setelah kurang lebih empat puluh menit didalam kamar mandi, karna Yudha larut dalam lamunannya, Yudha Sampai lupa membersihkan diri. Tiba tiba suara panggilan istrinya membuyarkan lamunannya. Yudha pun langsung menyelesaikan ritual mandinya.


Setelah selesai melakukan ritual mandinya Ia pun langsung melilitkan handuk di pinggangnya, yang sudah ia bawa sebelumnya kekamar mandi, Yudha keluar dengan santai


"Mas kok lama bangat siap mandinya?"


"Kamu di sini sayang?"


"Iya Mas!" Dari tadi aku nunggu di bawah Mas nggak datang-datang!" jadi aku nyusul niat manggil Mas.


"Ya sudah Mas pakai baju dulu ya!" ucap Yudha sambil berniat mengabil pakaiannya dari dalam lemari. Tetapi ketika Yudha berniat memakai pakaiannya, Merli langsung datang menghampiri Yudha, Merli langsung menarik handuk yang dililitkan Yudha di pinggang Yudha. dan langsung memeluk Yudha dari belakang. Hal itu membuat Yudha sangat terkejut ia tidak pernah mendapat perlakuan seperti itu dari istrinya selama ini.


"Merasa mendapat serangan mendadak dari istrinya. Ia pun langsung membalikkan badannya dan memberi kecupan di kening dan di bibir Merli. Merli seolah merindukan sentuhan dari suaminya hingga ia langsung menarik Suaminya ke atas ranjang.

__ADS_1


"Apa mas tidak menginginkan aku lagi?"


"Kenapa bertanya begitu sayang?"


"Karna semenjak Kita hidup bersama lagi kenapa mas tidak pernah menyentuhku?"


"Mas takut kamu menolak mas!" sahut Yudha singkat sambil adik kecilnya sudah mulai lancang depan.


"Kenapa aku harus menolak Mas, aku ini kan istri kamu Mas sudah kewajibanku untuk melayani kamu Mas."


"Mas takut kamu menolak karena kesalahan kesalahan Mas selama ini sama kamu jadi Mas merasa bersalah." ucap Yudha sambil menahan adik kecilnya yang sudah lancang depan.


"Apa Mas masih mencintai aku?"


"Mas sangat sangat mencintai kamu sayang tidak ada wanita lain lagi di hati mas selain kamu dan Putri kita "


"Kalau Mas Memang mencintai aku kenapa mas tidak menyentuhku sama sekali semenjak Kita hidup bersama lagi?"


Yudha tidak menjawab ia langsung melahap istrinya seperti singa kelaparan. Ia merasa mendapat respon positif dari istrinya yang memberikan dirinya kesempatan untuk menyentuhnya kembali.


"Maafkan Aku.... aku bukan tidak ingin menyentuhmu tetapi karena rasa bersalah itu yang timbul hatiku sehingga aku tidak berani menyentuhmu. Sekarang aku tahu kamu sudah menerimaku lagi.


"Terima kasih atas kesempatan yang kamu berikan kepada mas."ucap Yudha kepada Merli sambil langsung mengecup bibir Merli, perlahan cuman itu semakin mendalam sehingga Merli sudah mulai membuka rongga mulutnya agar yudha dapat memainkan lidahnya dalam rongga mulut Merli. Merasa kekurangan oksigen Yudha melepaskan pagutannya.


Setelah menghirup oksigen yang cukup Yudha kembali melahap bibir manis Merli. hingga sentuhan sentuhan lembut dari Yudha membuat Merli terbuai dengan nikmatnya surga dunia yang mereka ciptakan. Entah karna faktor mereka sudah lama tidak melakukanya seperti layaknya suami-istri membuat mereka benar benar menikmati permainan mereka sore itu.


Hingga merek melupakan rencana makan bersama sore itu. Padahal masakan sudah dihidangkan semua diatas meja makan oleh bibi yang bekerja di kediaman Yudha.


setelah mereka mencapai puncak surga dunia, Yudha langsung mengecup kening istrinya dan mengucapkan terimakasih kepada Merli yang masih setia melayani nya, walau Yudha sudah banyak menyakiti hati Merli.


Tetapi karna rasa cinta Merli yang begitu besar terhadap Yudha sehingga rasa bencinya tertutupi dengan rasa cintanya kepada Yudha.


"Thanks my wife and l love you my wife!" ucap Yudha sambil mengecup kening Merli.


"I love you too my husband." sahut Merli sambil mengebangkan senyumnya.


Bersambung.......

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2