
Pak Fernando dan baby Prasetya menunggu Sharma dan Briptu Erick pulang dari rumah sakit. Pak Fernando sangat kwatir dengan kondisi kesehatan Merli, karena bagaimanapun Merli kakak kandung dari Putrinya Sharma.
"Tuan......" Baby Prasetya sudah saatnya untuk mandi!" ucap baby sister kepda pak Fernando agar pak Fernando memberikan baby Prasetya untuk dimandikan oleh Baby sister, yang mana semenjak Sharma dan Briptu Erick pergi kerumah sakit, Pak Fernando yang menjaga baby Prasetya padahal baby sister ada yang menjaga baby Prasetya tetapi pak Fernando lebih memilih untuk menjaga cucunya. dan menyibukkan dirinya bermain dengan baby Prasetya.
Di tempat lain, Setelah berpamitan dari Merli dan juga Yudha, Sharma dan Briptu Erick pergi dari rumah sakit menuju kediaman Briptu Erick. Apalagi mereka sangat kwatir jika baby Prasetya mencari Sharma. Apalagi baby Prasetya begitu dekat dengan Sharma.
****
Satu tahun Kemudian Briptu Erick tampak sibuk menjalankan tugasnya sebagai polisi.Apalagi Erick ditugaskan diluar kota membuat Sharma kurang nyaman dengan keadaan yang berjauhan dengan Briptu Erick. Terkadang ingin sekali Sharma meminta Erick keluar dari dinas kepolisian karna Sharma tidak ingin ditinggal tinggal oleh Erick. Tetapi karna shema sudah janji agar kepda Erik untuk mendukungnya terus, hingga dirinya tidak dapat berbuat apa apa."
Sharma kerap sekali menangis di kerinduannya kepada Erick, Tetapi dengan adanya baby Prasetya disisinya membuat hatinya sedikit terobati.
"Ya Alloh sampai kapan aku seperti ini dengan mas Erick ." gumam sharma yang selalu merindukan suaminya, yang lagi bertugas diluar kota.
"Mami...mami...Papi kok belum Pulang Pulang?" celetuk Prasetya yang sudah berumur dua tahun enam bulan. Bocah yang sangat pintar dan tampan. Wajahnya yang mirip sekali dengan Briptu Erick membuat kerinduan Sharma sedikit terobati ketika melihat wajah tampan putranya.
"Papinya sedang kerja sayang cari uang untuk beli susu Abang." ucap Sharma sambil memeluk putranya.
__ADS_1
"Abang rindu mom"
"Mami juga rindu sama papi sayang." ucap Sharma sambil meneteskan air matanya.
"Mami menangis?"
"Tidak sayang, mata mami hanya kelilipan kena debu." ucap Sharma berbohong kepada putra semata wayangnya Karna Sharma tidak ingin putranya bertanya lebih jauh.
"Mami..." panggil Prasetya
"Apa papi juga merindukan kita?"
"Pasti dong sayang." namanya juga Abang putra papi." ucap Sharma sambil berusaha tersenyum kepada putra semata wayangnya. Ia tidak ingin putranya mengira kalau Briptu Erick tidak menyangii dirinya. Karna Briptu Erick tak pulang pulang karena menjalankan tugasnya sebagai polisi.
"Ya sudah kita tidur yuk sayang, agar Abang cepat gede." ujar Sharma
"Tapi Abang beling ngantuk mi!"
__ADS_1
"Gimana kalau mami bacain dongeng buat Abang?
"Serius mami mau bacain Abang dongen?"
"Iya dong sayang!" Apa sih yang tidak untuk putra mami yang paling tampan ini." ucap Sahrma sembari mengelus kepala putranya.
Setelah Sharma membaca beberapa buku dongeng, akhirnya Prasetya tertidur pulas." Sharma membaringkan tubuhnya disamping Prasetya dan merangkulnya kedalam pelukannya. Ia sengaja tidak menghubungi Briptu Erick sama sekali hari itu. Karna dirinya sangat kesal kepada Erick yang terkadang lupa menghubunginya kalau sedang tugas.
Entah karna faktor kecapean sehingga Sharma langsung tertidur pulas mengarungi alam mimpinya.Tiba tiba suara deringan ponselnya berdering. Padahal hari sudah larut malam, Shela yang sama sekali tidak mendengar deringan posel itu, membuat Sharma tidak mengangkat Sambungan telepon selulernya.
Sementara Briptu Erick yang sedari tadi menghubungi istrinya . Tetapi tak kunjung mendapat jawaban membuat Briptu Erick kwatir akan kondisi istri dan putranya. Sehingga Erick memutuskan untuk menghubungi nomor ponsel pak Fernando, tetapi ponsel pak Fernando juga tidak kunjung diangkat. Karna PakFernando sudah tertidur pulas.
"Ada apa ini?" apa yang terjadi sehingga istriku tidak mengangkat telepon seluler ku." gumam Erick dalam hati semakin gelisah karna Sharma tak kunjung mengangkat telepon selulernya. Hingga Briptu Erick memutuskan untuk menghubungi Sharma esok paginya.
Bersambung.......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏
__ADS_1