
Acara syukuran penyambutan atas kembalinya Pak Fernando ke tanah air, Sudah mereka lakukan dengan sukacita. Para kerabat yang diundang hadir di sana pun sudah berpulangan ke rumah masing-masing. Begitu juga dengan pasangan Morina dan Antonio mereka sudah berpamitan kepada Sharma.
"Bagaimana kandungan kamu dek Apa baik-baik saja?"tanya Merli yang menghawatirkan kondisi kandungan adiknya yang tubuhnya semakin mengurus.
"Kandungan ku baik-baik saja ka?" tapi selera makan ku tidak ada itu yang membuat berat badanku menurun.
"Kamu harus makan, kasihan bayi kamu yang ada di dalam.
"Tapi Sharma masih mual Kak!"
"Kamu minum aja vitamin dan susu mengurangi rasa mual."ujar Merli kepada adiknya
"Iya Kak terima kasih Kakak sudah mengingatkan ku.
"Iya karena kakak sudah lebih dulu berpengalaman!"ucap Merli kepada adiknya. melihat interaksi antara Merli dan Sharma Briptu Erick dan juga Yudha mengembangkan senyumnya.
"Mereka benar-benar mirip ya Kak!" ucap Briptu Erick kepada Yudha
"Iya sama-sama cantik kan istri kita!"puji Yudha memuji kecantikan istrinya
"cantikan istri gue dong kan!" lebih mudah."ucap Briptu Erick sambil cengengesan
"Ya pasti lebih cantik karna muda dong Sharma kan belum pernah boring?" sementara istri aku yang sudah pernah boring aja masih terlihat cantik dan awet muda apalagi kalau belum pernah." ucap Yudha sambil cengengesan Mereka tampak bahagia melihat istri-istri mereka yang tampak akrab.
"Jujur aku tidak menyangka kalau istriku memiliki harta yang begitu banyak, saya sudah banyak berbuat kesalahan kepada istriku jadi kakak mohon sama kamu!" jangan ikuti jejak ku Kalau kamu tidak akan menyesal.
Aku dulu sepele melihat istriku yang hanya diam saja di rumah, untuk mengurus rumah tangga dan juga putri kami. Sehingga aku menghianati cinta nya.
Tetapi ketika dirinya berniat untuk meninggalkanku hidupku terasa hampa tidak ada artinya hidup kalau istri kita yang kita cintai sudah meninggalkan kita.
__ADS_1
Dulu aku tergiur dengan kenikmatan surga dunia. Karena harta kekayaan yang aku miliki yang ternyata tidak sebanding dengan harta milik istriku yang sama sekali tidak aku ketahui.
"Aku merasa terbodoh laki-laki yang paling bodoh didunia ini, telah menyia-nyiakan Merli pada saat itu.Padahal dirinya rela meninggalkan harta kekayaan yang ia miliki semua hanya untuk mendampingiku karena dia sangat mencintai aku dan keluarga kami.
"Jadi kakak mohon sama kamu Jangan pernah menghianati cinta adik ipar sharma. Karna Aku tahu bagaimana rasanya kalau sudah ditinggal sama istri yang paling kita cintai.
dulu merli meninggalkanku selama 3 bulan dan selama 3 bulan itu juga proses perceraian kami berlangsung. Itu membuat hidupku hancur berantakan tidak ada arti hidup yang aku rasakan.
Hingga aku putus asa dan berniat untuk bunuh diri karena Merli tidak ingin kembali lagi kepadaku karena kesalahan kesalahan yang aku lakukan. Berulang kali Aku khianati cinta Merli tetapi berulangkali juga Merli memaafkanku. Tetapi Merli sudah tidak terima lagi akan kesalahanku yang berulang kali aku lakukan membuat dirinya memutuskan untuk bercerai denganku.
Yudha curhat kepada Briptu Erick agar Erick tidak mengikuti jejaknya dan tidak pernah berniat untuk menghianati cinta dan kasih sayang dari seorang istri. Karena istri tidak memiliki harta kekayaan sehingga sang suami sepele melihat istri. Padahal istri sudah rela menghabiskan masa mudanya demi mengikuti sang suami "ucap Yudha kepada Briptu Erick yang menyesali perbuatannya di masa lalu
"Terima kasih Kak!" Kakak sudah mengingatkan ku. Sejujurnya tidak ada di dalam hatiku berniat untuk menghianati cinta dan kasih sayang dari istriku karena aku tidak akan pernah menemukan kan wanita seperti Sharma lagi yang menerimaku apa adanya. sahut Briptu Erick.
"Bagus kalau kamu memiliki prinsip demikian jangan seperti aku pernah menyia-nyiakan cinta dan kasih sayang istri yang sudah setia mendampingi ku.
"Ada apa Nak Sepertinya kalian serius sekali menatap istri kalian?"
lalu Yudha pun menceritakan semua apa yang mereka bicarakan kepada Pak Fernando tanpa ada yang ditutup-tutupi membuat Pak Fernando ikut buka bicara
"Bapak sangat mencintai istri bapak yaitu ibu mertua kamu Ibu Meli. Dan tidak pernah terlintas di hati bapak untuk menghianati nya. karena aku sangat mencintai dia walaupun kami tidak dikaruniai anak kandung. Tetapi karena rasa cinta dan kasih sayang yang kami miliki membuat kami bertahan.
Banyak bisikan-bisikan dari orang ketiga agar Bapak meninggalkan istri Bapak,.tetapi karena rasa cinta yang bapak miliki kepada istri bapak sehingga bapak tidak pernah menggubris bisikan-bisikan itu. Bahkan banyak dari anggota keluarga yang meminta bapak untuk menikah kembali agar mendapat keturunan. Tetapi itu tidak Bapak lakukan karena bapak tahu istri bapak sangat sangat mencintai bapak melebihi dari dirinya sendiri. Itu dapat bapak rasakan selama hidup semalam 24 tahun bersama istri saya. ucap pak Fernando kepada kedua menantunya.
Mendengar penuturan dari pak Fernando, Yudha dan Briptu Erick pun begitu salut dengan kesetiaan pak Fernando kepada Ibu Meli walaupun mereka tidak memiliki keturunan.
"Bagaimana Papi bisa menghadapi bisikan-bisikan keluarga seperti itu Pi?" tanya Yudha kepada pak Fernando.
"Kalau kita memang benar-benar sangat mencintai istri kita maka kita pasti akan menjaga harkat, derajat dan martabat istri kita itu yang harus kita lakukan sebagai seorang suami yang bertanggung jawab. ucap pak Fernando.
__ADS_1
"Terima kasih banyak Papi, Papi sudah banyak membantu dan memberikan pelajaran yang berharga buat kami anakmu.Semoga Papi dapat terus memberikan nasehat nasehat yang berarti buat kami. ucap Yudha dan Briptu Erick sambil langsung memeluk Pak Fernando.
Sharma yang tiba-tiba membelikan tubuhnya melihat ketika laki-laki berubah berbeda generasi itu sedang berpelukan. Sharma mengembangkan senyumnya sedangkan Merli merasa heran melihat suami dan adik iparnya begitu akrab dan berpelukan
"Kenapa mereka ada apa?"tanya Merli kepada Sharma
"Sharma juga tidak tahu Kak!" tiba-tiba ketika Sharma membalikkan badan sudah melihat pemandangan seperti itu." ucap Sharma sambil cengengesan. lalu mereka berdua pun menghampiri pak Fernando, Erick dan juga Yudha.
"Ada apa sih sepertinya asik banget?"
"Tidak apa-apa sayang hanya melepas rindu saja sahut Briptu Erick
"Pasti ada apa-apa!" kalian pasti lagi ngomongin kita kan?"
"Kok tahu!" jawab Briptu Erick sambil mengembangkan senyumnya ke arah istrinya.
"Nggak boleh ngomongin orang dibelakang orangnya loh, Langsung to the point saja kan orangnya ada di sini ucap Sharma sambil menunjukkan dirinya sendiri
"Iya nih!" kan kami ada di sini Ngapain juga kalian ngomong di belakang belakang kami." Timpal Merli
"Tidak sayang !" Lagian kita ngomongnya yang baik-baik kok." kok malah nuduh seperti itu?" ucap Yuda kepada istrinya.
"Memangnya apa yang kalian ngomongin Mas?"
"Yang pasti tidak ada yang jelek-jelekin kalian bahkan kami saling mengungkapkan perasaan rasa cinta kami kepada kalian. Membuat pak Fernando teringat masa bersama mami meli dan kami lansung berpelukan." ucap Yudha dan Briptu Erick kompak
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1