
Ketika ibu Rohana tertawa terbahak-bahak, Pak Sugito datang menghampiri mereka.
"Ada apa sih Bu Kok tertawa nya enak sekali didengar?"
"Tidak ada apa-apa yah!"
"Sekarang sudah main rahasia-rahasiaan ya Bu!"
"Tidak kok Yah!" hanya teringat saja waktu ayah sama ibu masih muda."ucap Ibu Rohana sambil tersenyum melihat suaminya.
Sementara Sharma menyantap makanannya dengan tertunduk malu. Ia sama sekali tidak berani menatap kedua mertuanya. Ia hanya melirik Briptu Erick dengan sebelah matanya.
****
Di tempat lain Veronica berusaha membujuk rayu suaminya, agar memberikan ijin kepadanya liburan ke Hongkong. Segala bujuk rayu dilakukan Veronica agar suaminya memberikan dana dan juga izin kepada dirinya.
Yuhda sama sekali tidak mengetahui apa yang dilakukan Veronica terhadap Briptu Erick. sehingga Yudha memberikan izin kepada Veronika dan memberikan sejumlah uang untuk biaya hidup Veronica disana. Bahkan Yudha juga memberikan fasilitas kamar hotel mewah di Hongkong.
Mendengar suaminya mengizinkan dirinya pergi liburan ke Hongkong, Veronica mengembangkan senyumnya. Ia bernapas sedikit lega karena ia merasa Briptu Erick tidak akan menemukan dirinya atau mengetahui bahwasanya dialah dalang sabotase mobil milik Briptu Erivk.
****
Sore hari ini Veronica diantar langsung oleh suaminya ke bandara. Tampak Veronica sangat bahagia ketika suaminya menghantarkannya ke bandara.
"Sayang terima kasih banyak ya kamu sudah sangat pengertian samaku."
"Iya!" sama-sama lagian juga sudah lama juga kamu tidak liburan."
"Bagaimana dengan istri kamu Mas apa dia mengetahui aku liburan di Hongkong?"
"Tidak sayang?" ucap Yudha kepada Veronica, yang mana istri pertama dari Yudha tidak mengetahui kalau Veronica pergi liburan menghabiskan uang milik suaminya.
Mendengar istri pertama dari Yudha tidak mengetahui kalau Veronica akan mengadakan liburan ke Hongkong, Veronica mengembangkan senyum liciknya. Ia berincana berusaha memisahkan Yudha dari istri pertamanya. Bukan hanya kehidupan Briptu Erick yang akan di rusaknya. Entah apa yang mendorong Veronica sehingga dia memiliki niat untuk menghancurkan hubungan suaminya dengan istri pertamanya.
Padahal selama ini Yudha sudah memberikan apa permintaan oleh Veronica. Bahkan istri pertamanya juga sudah mulai bisa menerima Veronica sebagai istri kedua dari Yudha. Tetapi jiwa serakah Veronica yang membuat dirinya mampu melakukan apa saja yang dia inginkan.
__ADS_1
entah karena didikan dari orang tua membuat dirinya mampu melakukan apa saja untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.
Karena selama ini orang tua Veronica lah yang ikut andil mengambil keputusan di kehidupan Veronica. Termasuk meninggalkan Briptu Erick dan memilih menikah kepada Yudha walaupun dijadikan menjadi istri kedua.
Setelah tiba di bandara, Yudha memberangkatkan istrinya Veronica ke Hongkong. Yang ia tahu Veronica pergi ke Hongkong hanyalah liburan. Bukan karena menghindar dari kejahatan yang ia perbuat.
"Sayang terimakasih sudah menghantarkan ku."
"Sama-sama sayang sampai di sana beri kabar ya!"
"Iya sayang aku pasti akan merindukanmu." ucap veronica sambil langsung mengeup bibir manis Yudha.
"I love you my husband."
"I love you too my wife."ucap Yudha kepada istri sembari melambaikan tangannya karena Veronica akan segera berangkat ke Hongkong.
Setelah Veronica masuk ke dalam pesawat dan Yudha pun meninggalkan bandara. Di perjalanan Yudha bertanya-tanya dalam hati.
"Mengapa Veronica tiba-tiba meminta liburan ?"
"Dan kenapa mendadak begini?" pertanyaan dari pertanyaan timbul di benak Yudha.
Tanpa sepengetahuan Yudha, kalau merli mengetahui apa yang dilakukan suaminya diluar. Merli juga mengetahui apa yang dilakukan Veronica terhadap Briptu Erick. Iya sengaja menyewa detektif selama ini untuk mengetahui perkembangan hubungan antara Yudha dengan Veronica.
Tetapi merli sengaja tidak memberitahukan kepada Yudha kalau ia mengetahui apa yang dilakukan Veronica di luar tanpa sepengetahuan Yudha.
"Hai sayang kamu sudah pulang?" tanya Merli menyambut suaminya dengan senyum manis. walaupun senyum manis itu terpaksa dilakukannya.
"Iya sayang!" sahut Yudha sambil langsung mengecup kening Merli.
"Kamu pasti sudah capek, mandi gih habis itu kita makan!"
"Iya sayang!" ucap Yudha sambil langsung berlalu kekamar berniat untuk membersihkan diri.
Sejujurnya Merli sudah sangat gerah apa yang diperbuat Yudha di luar. Tetapi Merli bertahan hidup bersama Yudha karena memikirkan putrinya yang masih kecil dan masih butuh figur seorang ayah.
__ADS_1
Merli sama sekali tidak menunjukkan kepada ada Yudha kalau dirinya mengetahui apa yang dilakukan Yudha. Bahkan ia berusaha melakukan kewajibannya sebagai seorang istri saleha. Hal itulah yang membuat Yudha tidak ingin berpisah dengan Merli. Tetapi di sisi lain Yudha juga mencintai Veronica. Iya namanya punya duit yang bebas melakukan apa saja itu menurut Yudha.
Sementara di tempat lain Antonio dan Charles berusaha untuk mencari tahu siapa dalang dibalik sabotase mobil milik Briptu Erick. walaupun pelakunya sudah ditangkap tetapi dalang dibalik itu semua belum diketahui oleh mereka.
Sehingga Briptu Erick langsung turun tangan untuk menemui keluarga sang pelaku.dan mengancam sang pelaku kalau tidak memberi tahu siapa yang meminta mereka atau membayar mereka melakukan itu, maka kedua orang tua mereka akan ikut tertangkap juga.
Hingga salah satu diantara mereka buka mulut dan memberitahu Kalau Veronica dalang di balik itu semua.
"Tolong Pak Maafkan saya!"ucap pelaku
"Yang saya tanya Siapa yang menyuruh kamu melakukan itu?"tanya Briptu Erick dengan nada meninggi
"Nyonya Veronica yang membayar kami melakukan itu ia memberikan upah uang senilai seratus juta rupiah kepada kami.
Mendengar Veronica, dalang dibalik itu semua Briptu Erick seolah tidak percaya. Wanita yang ada di masa lalunya mampu melakukan semua itu kepadanya. Padahal yang selama ini yang menyakiti hati Briptu adalah Veronica bukanlah Briptu Erick yang menyakiti hati Veronica.
Pelaku pun memberikan bukti transfer uang yang diberikan Veronica terhadap mereka. Agar pihak kepolisian percaya kepada mereka bahwa yang melakukan itu semua adalah Veronica.
"Takkan kubiarkan kehidupanmu tenang!" kamu sudah mengusik kehidupanku." gumam Briptu Erick dalam hati. Begitu juga dengan Antonio dan Charles yang mendengar kalau Veronica sang mantan Briptu Erick yang mampu melakukan itu semua semakin geram dan gemas. Mereka marah besar dan ingin langsung mencari keberadaan Veronica. Tetapi ketika mengetahui mengetahui kalau Veronica sudah melarikan diri dari Indonesia membuat mereka semakin emosi.
"Dasar manusia iblis!"gumam Antonio.
Andita yang mengetahui kalau bukti-bukti mengarah kepada Veronica langsung berkata kepada Pak Sugito dan juga Ibu Rohana.
"Ayah, ibu!" kan sudah saya katakan kalau pelakunya itu pasti wanita murahan itu, tetapi ayah tidak pernah percaya kepada Andita. lihat ini sekarang dia sudah pergi melarikan diri entah apa yang akan dilakukannya nanti kepada Kak Erick." ucapkan Dita menggebu-gebu
"Iya kemarin kan kita tidak ada bukti nak."
"Iya!" tapi setidaknya ayah dan ibu percaya sama Andita lihat sekarang dia sudah melarikan diri. pasti dia akan merencanakan sesuatu yang lebih besar di balik itu yah."ucap Andita karena khawatir akan kondisi kakaknya.
bersambung........
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya. follow outhor Morata karna akan ada giveaway dan ikuti karya karya Morata. penilaian tgl 1 Maret
trimakasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
mampir juga ke karya teman Morata ceritanya seru loh