
Ketika dokter Delon dan Andita tiba di kediaman Merli. Mereka sudah disambut oleh Merli di sana. Apalagi Bi Surti sudah selesai memasak lemper pesanan Andita.
"Malam Kak.....sapa dokter Delon kepada Yudha dan juga Merli
"Kalian sudah sampai Ayo masuk."ujar Yudha
Andita dan dokter Delon pun masuk ke rumah milik Yudha.
Setelah berbicara panjang lebar Bi Surti menyuguhkan lemper perbuatannya, untuk dicicipi oleh Andita. Andita yang melihat lemper buatan Surti pun langsung menelan salivanya.
"Astaga dari tadi Andita cariin ke mana-mana tetapi tidak ada." ucap Andita sambil mengambil lemper yang ada di meja disuguhkan oleh Bi Surti.
Tanpa terasa Andita menghabiskan lemper sebanyak lima biji membuat dokter Delon ternganga.
"Ya Allah Sayang..... ini lapar apa doyan? Tanya Dokter Delon kepada Andita.
"Sudah dong Mas itu aja komplain enak banget loh!" Mas mau tidak? tawar Andita kepada suaminya.
"Kamu makan saja sayang sepuasnya."kata dokter Delon kepada Andita.
Dokter Delon mengucapkan terima kasih kepada Bi Surti. Ia sangat bersyukur Surti dapat mengabulkan permintaan istrinya Oleh karena itu dokter Delon memberikan bonus kepada Bi Surti. Karena sudah rela masak lemper pemintaan istrinya malam-malam.
Padahal sudah patutnya Surti istirahat. Tetapi Surti rela melakukannya hanya untuk Andita.
"Terima kasih ya Bibi sudah capek-capek membuat kata lemper untuk istri saya. Saya tidak tahu harus bagaimana mengucapkan terima kasih kepada Bibi ." ucap dokter Delon sambil langsung memberikan sebuah amplop kepada Surti.
"Ini apa Den? jangan seperti ini saya ikhlas melakukannya. Apalagi Neng Andita sedang mengidam lemper. Saya benar-benar ikhlas melakukannya dengan tanpa mengharapkan imbalan apapun.
"Tidak Bi!" ini sebagai ucapan terimakasih saya kepada Bibi, Anggap saja ini rezeki Bibi malam ini. Jangan ditolak tidak bagus menolak rezeki nanti rezekinya jadi jauh." ucap dokter Delon sembari langsung memasukkan amplop itu ke saku baju milik Bi Surti.
Sementara di tempat lain Sharma, Zahra dan juga Morina sudah mempersiapkan perlengkapan mereka untuk mengadakan acara liburan ke pulau Dewata Bali. yang mereka sudah merencanakannya Sebelumnya. Untuk mengadakan bulan madu bersama. Tetapi bulan madunya agak berbeda kali ini mereka membawa putra-putri mereka.
"Sayang apa kamu sudah mempersiapkan segalanya?
__ADS_1
"Sudah Mas!" Mas tenang saja."
Sebelum kita berangkat besok, bisa hari ini?"
"Apanya yang bisa mas?
"Mas pengen sayang."
"Ah sharma mau mandi mas."ucap Sharma sembari berlalu masuk kedalam kamar mandi. dan Erick mengikutinya dari belakang masuk kedalam kamar mandi.
Ketika Sharma membersihkan diri dikamar mandi, Erick sengaja menjahili istrinya.Erick langsung memeluk istrinya dari belakang sembari memainkan gunung kembar milik Sharma. Membuat Sharma geram melihat tingkah suaminya.
"Mas please deh....Sharma sudah kedinginan nih. Sharma mau cepat siap mandi. Kalau mau main jangan disini." ujar Sharma dirinya sudah merasa kedinginan.
"Janji ya sayang...." siap mandi kita buat dedek untuk baby Prasetya." kata Erick sambil tersenyum penuh kemenangan.
"Ia mas tapi lepasin dulu dong." kan Sharma tidak bisa mandi kalau mas peluk terus begini." ucap Shela sembari berusaha melepaskan pelukan dari Suaminya.
Tanpa Sharma sadari, Erick sudah keluar dari kamar mandi. Erick langsung memeluk Sharma dari belakang ketika sharma berniat memakai pakaiannya. Erick langsung menggendong tubuh mungil istrinya dan membaringkannya di atas tempat tidur yang berukuran King size.
Dengan gerak cepat, Erick menarik handuk yang digunakan Sharma untuk menutupi tubuhnya. Hal itu membuat tubuh mulus Sharma terlihat jelas Dimata Briptu Erick Membuat jiwa kelakilakian Briptu Erick semakin bangkit.
Sharma pasrah saja, apa yang dilakukan suaminya terhadapnya. Karna menurutnya percuma juga melarang suaminya.
Dengan penuh semangat, Erick langsung melahap dan menggempur Sharma habis habisan. Ia melakukannya seperti yang ia katakan sebelumnya bahwa Erick akan melahap Sharma sebanyak tiga ronde satu malam. sharma pikir itu hanya omongan Erick belaka. Tetapi ternyata benar benar dilakukanya.
Pagi yang indah matahari sudah mulai memperlihatkan wajahnya. Hingga sinar mentari menyinari kamar pasangan suami istri yang lagi dimabuk asmara. sinar mentari masuk melalui celah celah jendela, membuat tidur ibu muda terganggu.
" Huuyam......." Sharma menguap sembari bergeliat diatas tempat tidurnya.
Seluruh badannya terasa pegal pegal akibat gempuran yang dilakukan suaminya kepadapnya. Sharma melihat suaminya masih tertidur pulas disampingnya. Ia melihat jam yang ada didinding kamarnya.
"Wah sudah jam 8 gumamnya dalam hati. Morina langsung bangkit dari tempat tidur dan langsung masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri.
__ADS_1
Setelah selesai melakukan ritual mandinya Sharma langsung cepat cepat menggunakan pakaiannya agar suaminya tidak keburu bangun. Karna jika Erick bangun, maka sudah pasti suaminya Erick akan melahapnya kembali.
Sharma keluar dari kamar berniat untuk menemui Baby nya. Ia melihat baby Prasetya sudah terlihat rapi, dan wangi. Karna baby sister yang bertugas menjaga baby Prasetya sudah memandikan baby y
"Wah putra mami sudah mandi dan wangi." kata sharma sambil langsung menggendong tubuh mungil putranya.
"Mi mi mi " oceh baby Prasetya membuat Sharma semakin gemas melihat putranya yang sudah mulai tau berinteraksi dengan maminya.
Sementara dikamar Erick yang baru terbangun dari tidurnya, melihat disekeliling kamar, ia tidak menemukan sosok isterinya disana. Hingga Erick langsung masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri.
Beberapa menit kemudian erick langsung keluar dari kamar. Setelah selesai mandi dan memakai pakaian yang rapi. Erick berniat menemui istrinya yang berada dikamar baby Prasetya.
"Sayang apa teman teman yang lain sudah menghubungi mu?"
"Sudah mas!" katanya mereka sudah menuju lemari untuk menjemput kita." ucap Sharma sembari membenahi Popok yang digunakan baby Prasetya.
"Apa kamu menyukai liburan ini?"
"Tentu dong mas!" kan sudah lama juga Sharma dan kedua sahabat-sahabat Sharma tidak pernah hilink bareng bersama mereka.
"Jadi hanya karena hilink bareng bersama mereka sehingga kamu menyukai liburan ini?
"Tidak juga sih mas, kan kita perginya bareng. disamping pergi bersama mereka Sharma juga pergi sama suami sharma yang paling tampan ini." ucap sharma sambil langsung mengecup bibir ranum suaminya Erik, dengan sekilas tanpa memperdulikan kehadiran baby sister disana.
"Kalau mas gimana? apa mas menyukai liburan ini?"
"Tentu dong sayang." kan mas pergi bersama istri dan putra mas yang paling sayang dan cintai." ucap Briptu Erick sambil memeluk istrinya dari belakang yang sibuk dengan membenahi pakaian baby Prasetya.
Bersambung........
yuk ikuti terus ceritanya jangan lupa like coment dan votenya ya .Trimakasih 🙏🙏🙏🙏
jangan lupa mampir di karya baru outhor di jamin ceritanya seru deh yuk capcus k e noveltoon yang berjudul"Mama muda."
__ADS_1