
Tok..
Tok..
Tok..
Suara ketukan pintu, terdengar nyaring sampai menembus dengan sangat jelas dari dalam kamar Luna.
Kaisar bangun dari duduknya dan membuka pintu.
CKLEK.....
Setelah pintu terbuka.
Tampil seorang pria dengan berpakaian serba hitam dengan wajah yang pucat, dan nafas tersenggal di sertai badan yang gemetar.
"Ada apa?" tanya Kaisar pada lelaki yang ternyata anak buahnya Jhon.
Dengan suara yang terbata-bata, pria itu berkata.
"Tu...Tuan, ad... Ada...!"
"Bicara yang jelas!" sentak Jhon.
Badan pria itu seperti nya sudah sangat lemas dan bergetar.
"Tuan! Tuan Jhon!"
"Sudah saya bilang bicara yang jelas! Ada apa dengan Jhon?" Kaisar kembali meniggikan suaranya.
"Tuan Jhon mengalami kecelakaan saat hendak menuju proyek, mobilnya terprosok kedalam jurang, dan sekarang, polisi beserta beberapa anggota kita tengah melakukan evakuasi di dasar jurang."
Waktu seolah berhenti berputar, Wajah Kaisar sudah pucat pasi mendengar penjelasan pria itu.
Begitupun dengan Luna.
Iya tentu mendengar dengan jelas apa yang di sampaikan pria tadi.
Tubuh Luna seketika melemas, dan tanpa ia sadari jika air mata sudah menetes dari kedua bola matanya.
Lisa langsung memeluk Luna.
Kaisar yang masih tidak percaya mematung di tempat tanpa mengatakan apapun.
"Mas!"Panggil Lisa.
Kaisar menoleh, lalu berkata.
"Mas tinggal dulu sebentar."
"Iya Mas," berhati-hati lah aku akan menjaga Luna dan anak-anak.
Kaisar mengangguk.
Dan segera berlalu, menuju lokasi di mana Jhon mengalami kecelakaan.
Tapi sebelum itu, Kaisar terlebih dahulu menghubungi beberapa anak buahnya untuk menjaga Luna dan Lisa
"Kakak ipar, tolong katakan pada ku jika kak Jhon akan baik-baik saja." ucap Luna, yang sudah terisak di pelukan Lisa.
"Tentu saja, Jhon pasti akan baik-baik saja tidak akan terjadi apa-apa dengannya."
"Ini semua gara-gara aku, jika aku tidak mengijinkannya pergi, tentu kecelakaan itu tidak akan terjadi."
"Jangan menyalakan diri mu, semua sudah takdir yang tidak mungkin bisa kita cegah dan hindari."
Tiba-tiba Yolla menangis sangat kencang.
Lisa meraih bayi itu, dan memberikannya pada Luna.
"Sepertinya di haus."
Namun suda beberapa kali Luna menyusui, tapi bayi itu masih saja menangis tak mau berhenti.
Sampai menarik perhatian dokter, yang segera memasuki ruangan Luna.
🍁🍁🍁🍁🍁
Berita kecelakaan Jhon begitu cepat tersebar.
__ADS_1
Evakuasi pun terus menerus di lakukan, karena Jhon tidak di temukan di dalam mobil itu.
Mobil terprosok ke jurang, yang sangat dalam, dan melihat dari kondisi mobil sudah bisa di pastikan jika sang pengemudi tidak akan selamat, tapi kenapa jasadnya tidak di temukan?
Luna histeris dengan kabar yang di sampaikan beberapa polisi yang datang di kediaman Yuda, karena saat ini Luna tinggal di sana.
Ia sungguh tidak percaya jika Jhon telah meninggal dunia dalam kecelakaan itu.
Jika memang ia meninggal, lalu di mana jasadnya.
"Kalian jika ingin bergurau dan membual jangan di sini." Kata Kaisar, pada para polisi itu.
Kaisar tentu tidak akan terima dan percaya dengan kabar yang di bawa beberapa polisi itu.
Ia sangat yakin jika Jhon baik-baik saja.
"Maaf tuan, tapi kami sama sekali tidak sedang berbual, kami hanya menyampaikan fakta yang kami temui di lokasi kejadian."
"Dan saya tidak akan pernah menerima Fakta itu,"bentak Kaisar.
Kaisar sudah sangat marah bercampur sedih.
"Sekarang, kalian pergi dari sini, atau aku akan menghajar kalian semua." Ancam Kaisar.
Lisa segera menenangkan suaminya itu.
Dan Yuda, meminta para polisi untuk pergi dari rumahnya.
"Jangan pernah ada yang menyebut jika Jhon sudah meninggal, dan jika ada yang mengatakan Jhon sudah meninggal, saya akan mematahkan kedua kakinya."Tegas Kaisar pada, beberapa anak buahnya yang ada di sana, dan peringatan itupun berlaku untuk semuanya.
🍁🍁🍁
Satu Minggu sudah, pasca kecelakaan Jhon.
Dan Jasadnya pun sampai sekarang masih belum di temukan.
Itulah yang membuat Luna dan Kaisar yakin jika Jhon belum meninggal dan pasti dia akan kembali.
Luna selalu menunggu kepulangan Jhon.
Ia akan selalu menunggu sampai kapanpun, dan ia yakin jika Jhon akan pulang, untuk dirinya dan Yolla.
🍁🍁🍁🍁
Hati kecilnya pun meragukan jika Jhon selamat dalam kecelakaan itu.
"Mas! Sudah berhari-hari kau murung dan sedih seperti ini, kau bisa sakit jika terus-terusan begini."
"Apa menurutmu Jhon masih hidup?"
Tiba-tiba Kaisar berkata seperti itu, bukankah dia yang selalu yakin jika Jhon masih hidup, tapi kenapa sekarang dia menanyakan itu!
Lisa tidak bisa memberikan jawaban atas pertanyaan itu.
"Mas, kita serahkan saja semuanya pada yang maha kuasa, jika Jhon benar-benar masih hidup, dia pasti akan kembali untuk mu, Luna dan Yolla."
"Bagaimana jika dia tidak pernah kembali?"
"Kita doakan yang terbaik untuk Jhon mas, kau harus tetap kuat, lihat Luna, dia juga sangat terpukul dengan kejadian ini, tapi dia tetep menguatkan hati dan dirinya, dia sama sepertimu sangat yakin jika Jhon akan kembali."
"Bukankah dia itu jahat jika sampai tidak kembali, bukankah dia mengingkari semua janjinya, untuk selalu berada di sisi mas, dan bukankah dia juga harus bertanggung jawab untuk menjaga Luna dan bayinya, tapi si brengsek itu malah melepaskan semua tanggung jawabnya, dia pergi begitu saja meninggalkan kita semua, dia pergi meninggalkan mas begitu saja." Kaisar sudah tidak bisa menahan sedihnya, ia menangis di pelukan Lisa.
Lisa mengusap punggung Kaisar.
Ia tidak berkata apapun, Lisa hanya membiarkan Kaisar menangis menuangkan semua kesedihannya.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁
5 bulan berlalu.
Dan Jhon benar-benar tidak kembali.
Sebagain orang sudah melupakan kecelakaan tragis yang di alami Jhon, dan mereka sangat yakin jika Jhon benar-benar meninggal dunia dalam kecelakaan itu.
Yolla sudah mulai aktif dan kini bayi itu sudah bisa duduk sendiri di kursi makannya yang kecil.
Luna kembali melanjutkan aktivitasnya, mengurus Restoran yang ia bangun dengan dukungan dari Jhon.
Meskipun Luna terlihat baik-baik saja, tapi hatinya sungguh terluka dan hancur.
__ADS_1
Bagaimana tidak hancur ia di tinggal pergi untuk selamanya dengan orang yang ia cintai, secara mendadak.
Setiap malam ia akan terus menangisi suami yang meninggalkannya serta Putri mereka yang masih bayi, begitu saja.
Terkadang Luna menyalakan takdir hidupnya yang serasa sangat kejam.
Baru saja ia merasakan kebahagiaan yang tiada Tara, karna telah di titipkan seorang malaikat kecil yang cantik dan selalu bisa membuatnya tersenyum.
Tapi kenapa takdir malah mengambil, Lelaki yang ia sayangi selama ini.
Lelaki yang ia cintai secara tidak sengaja.
Lelaki yang harus menikahinya karena kesalahpahaman.
lelaki yang selalu menjaganya di waktu kecil.
Lelaki yang rela melakukan apapun demi kebahagiaan dan kenyamanannya.
Lelaki yang selalu mendukung dan dan ada untuknya.
Lelaki yang selalu membelanya ketika ia melakukan kesalahan.
Luna benar-benar kehilangan semua itu, separuh hidupnya sudah mati bersama dengan kabar Kecelakaan Jhon.
Dan separuh hidupnya lagi ia pertahankan hanya untuk Yolla, Luna berjanji untuk menjaga putri mereka dengan baik.
Dan akan selalu mengingatkan pada Putrinya jika ia memiliki ayah yang sangat hebat dan luar biasa.
Luna pun berjanji tidak akan pernah membuka hatinya untuk siapapun, dia akan tetap menunggu Jhon, atau dia akan menyusulnya kelak
Akhir tidak semuanya harus Happy.
Adakalanya kita harus bisa menerima sebuah akhir yang sedih dan menyakitkan.
Karena itu bisa membuat pelajaran bagi kita, jika hidup ini bukan milik kita.
Kita hanya tengah melakukan Opera di dunia ini, dan sewaktu-waktu peran kita akan di cabut, tanpa peringatan dan persiapan.
🍁🍁🍁
Kaisar sudah bisa menjalani kehidupannya kembali.
Karna dialah yang paling terpukul atas kepergian Jhon.
Kaisar hampir mengalami depresi, tapi beruntung banyak orang yang menyayangi dan selalu mendampingi dan menguatkannya.
Hingga akhirnya perlahan Kaisar bisa mengikhlaskan kepergian Jhon.
meski belum sepenuhnya, karan ia masih berharap jika Jhon Kembali padanya.
Di sini kita bisa melihat betapa eratnya hubungan antara Jhon dan Kaisar.
Mereka sudah seperti 2 Raga 1 jiwa.
🍁🍁
Kaisar sudah hidup bahagia tanpa kekurangan apapun bersama keluarga kecilnya.
Farel dan Sintia pun sama, bahagia dengan keluarga kecilnya.
Bagaimana dengan Luna?
Tentu dia juga akan tetap bahagia karena memiliki malaikat kecil yang selalu membuatnya tersenyum dan bahagia.
Luna akan membuktikan pada semua orang jika dia kuat, dia akan tetap bisa bertahan demi putrinya, meskipun tanpa Jhon.
Dan dia juga akan membuktikan jika akhir sebuah Cinta itu bukanlah kematian.
Luna akan tetapi mencintai Jhon sampai kapanpun dan tidak akan pernah ada yang bisa menggantikan posisi Lelaki hebat seperti Jhon di hatinya.
🍁🍁🍁
🍁🍁🌹🌹🌹🍁🍁
Terimakasih sudah mau membaca cerita saya 🙏🤗
Mohon maaf jika isi Cerita ini tidak sesuai ekspektasi para pembaca yang sangat saya sayangi 😘😘😘
Love banyak-banyak untuk semuanya ❤️
__ADS_1