
Malam ini Alex pulang dari Singapura, aku harus membicarakan masalah Rosaline ini dengan nya, jika dia masih tidak percaya maka aku akan memaksanya untuk menikahi Rosaline. Apa pun yang terjadi gadis itu harus menjadi menantu ku! Ucap Bu Rahma dalam hati.
"Nyonya, Tuan Muda Alex sudah tiba di rumah.." ucap seorang pelayan.
"Baiklah, suruh Alex untuk menemui ku sekarang!" Perintah Bu Rahma pada pelayannya.
"Baik nyonya." pelayan tersebut meninggalkan Bu Rahma dan menuju tuan mudanya, yang sedang duduk di sofa ditemani oleh asisten nya.
"Selamat malam tuan muda Alex, maaf saya menggangu istirahat anda." Sapa pelayan tersebut.
"Ada apa?" Tanya singkat Alex.
"Nyonya Rahma menyuruh anda agar menemuinya di ruang baca." jawab pelayan.
"Baiklah kalau begitu, kau boleh lanjutkan pekerjaan mu!". Alex pun bergegas menuju ruang baca dimana ibu nya berada.
"Mah, apakah mamah memanggilku?" Tanya Alex dengan lembut.
"Iya, ada yang ingin ku bicarakan padamu, kemarilah dan duduk di dekatku!" Ucap Bu Rahma.
"Ada apa sih mah? Tadinya aku mau istirahat." Tanya Alex yang penasaran mamah nya akan membicarakan apa.
"Alex, apakah kamu berniat membalas dendam pada gadis itu?" Tanya Bu Rahman.
"Gadis mana maksud mu mah?" Alex bingung dengan pertanyaan mamahnya.
"Rosaline" jawab singkat Bu Rahma.
"Dari mana mamah tau hal itu?" jawab Alex dan Alex pun berucap dalam hati sial, dari mana mamah tau hal ini? Apakah ada yang membocorkannya? Tapi tidak mungkin, yang mengetahui ini hanya aku Ari dan gadis murahan itu.
"Apakah kau tahu? bahwa gadis itu bukanlah gadis yang sudah menghancurkan keluarga kita?" Jawab Bu Rahma.
"Mamah dapat informasi itu dari mana? dia adalah gadis yang sama, yang telah mengakibatkan papah meninggal, dan menghancurkan keluarga kita." Ucap Alex dengan nada kesal.
__ADS_1
"Tidak penting aku mendapatkan informasi dari mana, yang terpenting aku percaya bahwa gadis itu berbeda dengan gadis yang menghancurkan keluarga kita, dan mamah harap kamu melepaskannya dari segala perjanjian itu!"
"Tidak mungkin mah, dia benar benar gadis yang sama, aku akan membuat dia menjadi pelayanku dan akan ku buat dia menderita sampai aku merasa puas." Jawab Alex dengan marah.
Aku kenal kamu Alex, kamu pasti akan melakukan apa yang sudah kamu rencanakan. Tapi kamu harus merubah keputusan mu, dan menjadikan gadis itu sebagai istrimu. Ucap Bu Rahma dalam hatinya.
"Apakah kamu benar-benar tidak akan mengubah keputusan mu? Untuk membalas dendam pada gadis itu?"
"Iya mah, meski mamah tidak menyetujui nya aku akan terus menjalankan rencana ku"
"Baiklah, dengarkan keputusan ku! dan kamu harus melaksanakan nya! jika kamu mau mamah mendukung rencana balas dendam mu! kamu harus berjanji dulu pada mamah."
Ada apa dengan mamah hari ini? dia begitu berbeda apakah ada yang mempengaruhi mamah? ucap Alex dalam hati nya.
"Kenapa kamu diam Alex? cepat berjanji! bahwa kamu akan menuruti semua keputusan ku!" nada bicara Bu Rahma mulai meninggi.
"Baiklah mah, aku berjanji akan mengikuti semua perintah mamah, sudah puas mah...?" Alex pun terpancing emosinya.
"Bagus, sekarang dengar keputusan mamah, kamu tidak boleh menjadikan gadis itu sebagai pelayan pribadi mu!"
"Jadikan gadis itu sebagai istri sah mu!"
"Apa? Apa mamah tidak salah bicara? aku harus menjadikan nya sebagai istri? itu tidak mungkin! gadis murahan itu tidak cocok sebagai menantu di keluarga kita!" Alex mulai marah dan suara nya terdengar keluar.
"Iya, itu sudah keputusan ku! Jika kamu ingin membalas dendam pada nya? maka kamu harus menikahinya! jika tidak aku akan membebaskan gadis itu! aku akan menyuruhnya pergi dari negara ini! biar jauh dari kamu, silahkan kamu pilih yang mana?" Bu Rahma pun berkata dengan tegas nya dan suara nya pun terdengar sampai keluar ruangan.
"Mah, apa mamah sudah tidak waras? Menginginkan dia sebagai menantu mu? Apa mamah tidak ingat, apa yang sudah gadis itu lakukan pada keluarga kita? dia menghancurkan kehormatan papah, menyebabkan mamah sakit dan harus menjalani perawatan yang cukup lama, dan mengakibatkan kecelakaan yang menimpa papah sehingga papah meninggal. Apa mamah tidak ingat? dengan semua itu?" Alex semakin marah suara nya bergema, sehingga orang yang berada di luar kaget mendengar amarah Alex.
"Aku masih waras, dan aku sudah memutuskan kamu harus menikah dengan gadis itu! atau aku akan menentang apa yang akan kamu lakukan, atau kamu ingin mamah mati dengan cepat!" ancam Bu Rahma.
"Mah, mamah jangan bilang seperti itu aku tidak suka mendengar nya!"
"Kalau begitu, penuhi janji mu pada mamah! nikahi gadis itu dalam waktu satu minggu! jika tidak! Kamu akan melihat mama mu ini mati dengan cepat!"
__ADS_1
"Mamah sungguh sudah tidak bisa merubah keputusannya? Baiklah aku ikuti apa mau Mamah, asalkan Mamah jangan menyakiti diri Mamah lagi!" Jawab Alex.
"Bagus, acara pernikahannya harus berlangsung dalam waktu 7 hari, kalo mau cepat lebih bagus!"
"Hahhhhh, terserah mamah saja aku dan lelah, aku mau istirahat dulu dan mamah juga pergi lah istirahat!" Alex pun meninggalkan ruangan baca.
Gila bener bener gila, masa aku harus menikahi gadis murahan itu? yang sudah menyebabkan keluarga ku hancur dan papa meninggal. Arrrgggh apa yang dipikirkan mamah sih? bisa bisanya mengambil keputusan seperti ini? Aku jadi pusing dibuatnya. Ucap Alex dalam hatinya.
"Tuan Muda, apa yang terjadi ?" Tanya Ari yang sudah menunggunya di luar ruangan.
"Ikutlah ke kamarku!" Jawab Alex dengan wajah kesalnya.
"Baik tuan muda." Ari pun mengikuti Alex dari belakang.
Beberapa saat kemudian
"Apa? Apakah saya tidak salah dengar Tuan Muda?" Ucap Ari yang kaget, mendengar penjelasan perdebatan antara Tuan Muda Alex dan Nyonya Rahma.
"Iya, aku dibuat pusing oleh permintaan mamah ku ini."
"Dan apa keputusan mu Tuan Muda?"
"Besok kita temui gadis itu! ubah surat perjanjiannya dan aku mau dia menyetujui perintah mamah! yaitu menikah! pergilah aku mau istirahat!"
"Baik Tuan Muda, saya akan merevisi surat perjanjian nya." Ari pun pergi meninggalkan Alex.
Apa yang terjadi dengan nyonya Rahma? sehingga dia ingin menikahkan nona Rosaline dengan tuan muda. Apakah ada yang terlewat oleh ku? sepertinya aku harus memeriksa semuanya. Tapi sebelum itu, aku harus membuat surat perjanjian sebelum Tuan Muda menikah dengan nona Rosaline. Ucap Ari dalam hati
Terimakasih sudah membaca novel ku 😊
Jangan lupa like dan komen nya ya 😉
c u next episode 😉
__ADS_1
celoteh..."tidak semua perjalanan hidup berjalan mulus pasti ada proses nya menuju kedewasaan kita, yang harus ditempa berbagai masalah."