Musuhku Menjadi Imamku

Musuhku Menjadi Imamku
BAB 71


__ADS_3

Kemarin kan aku sudah ke gunung Fuji, hari ini aku ingin istirahat dulu ahh sebentar saja. Bersantai sambil menonton acara televisi, sambil ngemil, begitu pun dengan Alex, dia memilih menemaniku di kamar hotel. Dia bersantai ria, dengan tidur terus tapi biarlah kasihan dia pasti kelelahan karena kerja dan kemarin mendaki.


Drrrttttt....


Drrrttttt...


Drrrttttt...


Angkat


"Hallo!" Aku menjawab telepon yang masuk.


"Hallo Nona Alin! Bagaimana kabar Nona setelah mendaki gunung Fuji kemarin?"


Siapa dia? Kenapa dia tahu aku kemarin pergi mendaki? Dan nomornya tidak ku kenal, ini adalah nomor Jepang! yang mengetahui nomorku tidak banyak selain saudara dan sahabat ku. "Maaf siapa Anda?"


"Masa Nona sudah melupakan saya! bukannya kita bertemu saat makan malam dua hari yang lalu!"


"Siapa Anda! Kalau tidak jawab saya akan tutup!!"


"Jangan galak-galak Nona, nanti Anda akan menjadi milik Arata!!"


"Ohh jadi ini anda Tuan Arata! Anda jangan bermimpi ya, semua itu hanya khayalan anda! Saya tidak akan pernah bisa memiliki saya, karena saya hanya milik Alex Wibowo! Camkan itu Tuan Arata!!" Teriak Alin sambil menutup teleponnya.


Alex yang terbangun karena teriakan Alin bertanya, "kanapa? Kau marah dengan siapa?"


"Arata! Aku benci dia, setiap mendengar suaranya aku jijik, apalagi melihat wajah dan matanya yang memancarkan otak mesumnya aku makin jijik saja!!"


"Apa!! Dari mana dia tahu nomor mu? Sial! Apakah ada mata-mata di dalam perusahaan ku? Ini tidak bisa dibiarkan!!" Alex berkata dengan sangat marah dan hendak pergi.


"Tunggu! Jangan pergi kumohon tenanglah, aku tidak ingin terjadi sesuatu denganmu! Aku tidak mau lagi kehilangan orang yang kusayangi!" Ucap Alin untuk menenangkan Alex.


Alex yang mendengarkan perkataan Alin, langsung memeluknya dan berkata " aku tidak akan pergi tenanglah! Aku pun sangat menyayangi mu."


"Aku lapar, bagaimana kalau kita makan di luar sambil jalan-jalan? Mau ya ya ya?" ucap Alin.


"Oke mau kemana kita sekarang?" Jawab Alex.


Aku berpikir sejenak memikirkan apa yang kuinginkan, crub market! Iya kesana aja disana banyak seafood. "Yang gimana kalau kita makan seafood di daerah crub market?"


"Oke, kita siap-siap, terus kita pergi kesana!"


Aku pun berjalan dari kasur untuk bersiap-siap, tapi sekilas aku melihat raut wajah Alex sedang memikirkan sesuatu. "Yang kamu kenapa? Masih mikirin yang tadi kah?"


"Iya, aku tidak bisa berhenti memikirkan hal itu, Arata adalah orang yang ambisius, apa yang dia inginkan dia harus miliki! Bahkan jika membunuh pun dia lakukan! Makannya aku harus menjaga istriku dengan baik dan ingat kemanapun kau pergi tanpa aku, kau harus bersama pengawal ok!!"


"Baiklah, aku tidak akan membuatmu khawatir tuk saat ini! Ok aku sudah siap ayo kita pergi!"


Kami pergi menuju crub market, seperti biasa Ari dan para pengawal mengikuti kami, bahkan sekarang Alex menambahkan beberapa pengawal. Aku tidak tahu seberapa bahaya Arata itu? Tapi memang benar aura dia begitu menakutkan, apalagi aura mesumnya bikin aku merinding. Beberapa saat kemudian, akhirnya kita sampai di tempat tujuan kami. Ternyata Alex sudah memesan sebuah tempat untuk kami, dia begitu perhatiannya aku semakin menyukainya.


Kami menikmati acara makan-makan, semuanya berjalan dengan baik. Tapi sewaktu kami mau pulang di perjalanan ada yang mengejar kami. Ari yang mengetahui ada yang mengejarnya langsung tancap gas, "Tuan, sepertinya ada yang mengikuti kita dari tadi, sekarang mereka ingin menghentikan kita!"


"Tambah kecepatan Ari! Jangan sampai mereka mengejar kita, Disni banyak warga bahaya jika mereka terluka!"


"Baik Tuan!" Ari memacu mobil nya dengan kecepatan penuh, satu mobil di belakang di tabrak oleh penjahat yang mengikuti kami, mobil yang di tabrak itu adalah mobil para pengawal.

__ADS_1


"Alex siapa mereka? Kenapa mereka mengejar kita?"


"Aku belum tahu siapa mereka, yang pasti aku akan melindungi mu!!"


Saat mobil kami melintasi jalanan yang sepi, mobil kami terhenti karena terhadang oleh mobil yang mengejar kami. Ari dan Alex keluar dari mobil, dan aku masih berada di dalam mobil karena Alex tidak mengijinkan ku keluar dari mobil. Terjadi perkelahian antara mereka, jumlah musuh sangat banyak aku tidak bisa diam begitu saja, sebaiknya aku memberi pesan pada Lili dan share location. Lili yang mendapatkan pesan dari Alin, langsung pergi menggunakan motornya, dengan kecepatan penuh.


Aku melihat ada seorang penjahat yang ingin memukul Alex dari belakang, aku secara refleks keluar dari mobil lalu kupukul penjahat itu. Alex terasadar apa yang terjadi di belakangnya, dan melihatku sudah bersiap-siap untuk berantem. "Apa yang kau lakukan? Cepat masuk mobil!" Perintah Alex pada ku.


Tapi aku tidak mau, aku ingin berjuang bersamanya! Aku ingin melindunginya. "Bukankah kau bilang padaku, bahwa aku harus menjadi lebih kuat hah!" teriak ku pada Alex.


Alex yang mendengar perkataan ku tersenyum dan berkata, "hahahaha baiklah kau memang istri tengil ku! Kalau begitu mari kita habisi mereka yang sudah mengganggu kita!!"


Sial kenapa mereka semakin bertambah, kalau begini kita bisa mati kelelahan, Lili kemana kau kenapa begitu lama sekali! Beberapa saat kemudian datang tiga orang menggunakan sepeda motor. Mereka langsung menghajar para penjahat yang menyerang kami. Mereka tak lain adalah Lili, Salma dan Mas Rio. Aku senang dan semakin bersemangat kembali, akhirnya mereka datang.


"Hahaha, hai Lin masa baru segini kamu kelihatan lelah?" Sindir Lili yang membuat Alin kesal.


"Huuuu, gila Lo Li! Lo datengnya lama banget, gue udah bikin ko banyak cucurut ini, tapi mereka dapat bantuan dan bertambah lahap mereka!" jawab Alin.


Perkelahian pun terus berlanjut, akhirnya para penjahat itu kalah dan melarikan diri. Aku sangat lelah begitu juga Alex, Ari dan semuanya. "Lebih baik kita kembali ke hotel saja! Kita lanjut ngobrol disana!" Alex berkata sambil masuk ke dalam mobil.


Aku pun mengikuti Alex, Ari pun mengikuti kami dari belakang dan mulai duduk di depan kemudi. Lili, Salma dan Mas Rio mengikuti kami dari belakang menuju hotel. Beberapa saat kemudian mereka sampai di hotel.


*****


Drrrttttt...


Drrrttttt...


Drrrttttt...


Handphone ku berbunyi, aku pun mengangkatnya, "hallo!"


"Siapa kau!! Sebenarnya apa mau mu hah!!" jawab Alin marah.


"Aku begitu senang mendengar suara marah mu ini! Itu membuatku semakin ingin memiliki mu seutuhnya!"


"Jangan kau bermimpi! Sampai kapan pun aku tidak akan pernah menjadi milikmu!!"


"Hahaha jangan sombong Nona! Aku Arata! Apa yang aku ingin kan pasti akan kudapatkan, walau aku harus membunuh suami mu!!"


"Dasar kau ******** Arata!! Jika kau berani menyentuh suami ku akan ku kejar kau samapai ke neraka sekalipun!!" Aku kesal dengan ancamannya, kututup teleponnya dan langsung ku lempar handphone ku ke atas kasur.


"Siapa dia Lin?" Rio bertanya karena Alin begitu sangat marah nya.


"Dia Arata, dia mangancam ku akan membunuh Alex!! Tidak akan ku biarkan dia menghancurkan kehidupan ku!!"


Alex langsung memeluk Alin, dan berkata "tenangkan dirimu! Kita akan hadapi dia bersama! Aku tidak akan pernah meninggalkanmu!"


"Siapa Arata?" Salma bertanya.


"Yang aku tahu Arata adalah seorang pengusaha kejam, yang sangat licik dia menghalalkan segala cara untuk keinginannya." Lili berkata karena dia mengetahui sedikit tentang Arata.


"Bagaimana kamu bisa mengenal Arata sih Lin?" Rio berkata karena penasaran kenapa Alin bisa berurusan dengan orang yang kejam itu.


"Dia menginginkan Alin, untuk menjadi milik nya seutuhnya!" Ucap Alex yang mulai emosi.

__ADS_1


"Hahaha, ternyata adik Mas ini diperebutkan banyak pria, kau akan kesusahan Alex! Ternyata meski kau sudah menikahi Alin, masih ada yang mau merebutnya dari tangan mu!" Goda Rio pada Alex guna mencairkan suasana yang tegang.


"Huuuu, diam Lo Mas! Kenapa juga kau menggoda suamiku?" Alin berkata sambil cemberut karena ulah Rio yang menggoda Alex.


Otomatis semua yang ada di sana tertawa, melihat adik Kaka yang berdebat seperti anak kecil. "Sudah-sudah lebih baik kita istirahat dulu aja deh! Kan masih pada lelah!" Salma berkata dengan lembut.


"Ehhh tunggu-tunggu! Aku penasaran kenapa Mas Rio dan Salma bisa ada di Jepang?" Alin berkata dengan nada mengintrogasi.


"Kepo aja adik Mas ini!"


"Aku serius Mas?"


"Oke-oke, Mas ke Jepang bersama Ayah dan Bunda untuk menemui orang tua Salma!"


"Apa! Ayah dan Bunda ada di Jepang? Mas jangan kasi tau hal ini ya! Aku ga mau Ayah dan Bunda khawatir!"


"Iya, Mas juga berpikir seperti itu!"


"Terus kapan kalian menikah?"


"Sebulan dari sekarang kita menikah, semuanya sudah dipersiapkan!"


"Alhamdulillah akhirnya kalian menikah juga! Aku turut senang ya Sal, semoga kalian selalu bahagia." Ucap Alin.


"Iya Alhamdulillah Lin, makasih ya atas doa Lo." Jawab Salma dengan sedikit malu.


"Salmaaaa, gue turut senang deh akhirnya Lo nikah juga sama Mas Rio! Akhirnya temen-temen gue dah pada nikah." Lili berkata sambil memeluk Salma.


"Iya sekarang tinggal giliran Lo Li! Kapan Lo mau nikah?" Goda Alin pada Lili.


"Ahh sial Lo Lin! Lo ngeledek gue hah!!"


Hahhaha semuanya tertawa karena Lili yang marah karena cuma dia yang belum punya pacar.


"Oia Lin, nanti malam kamu sama Alex datang ke rumah Salma ya, Ayah dan Bunda ingin bertemu dengan kalian! sekalian aja kita makan malam!" ucap Rio dengan semangat.


"Oke Mas siap, nanti aku kesana ya!" jawab Alin.


"Nasibku gimana nih? kok ga da yang ajak gue sih! merana banget nasib gue!" Lili berkata dengan berpura-pura sedih seperti anak kecil.


"Hahaha Lo Li, Lo kan bisa dateng juga tar malam, Lo kan sahabat gue! makannya ceper cari pacar jadiin dia calon suami Lo! terus lupain aja tuh si Malik, cowok yang ga punya keteguhan hati!!"


"Ahh udah ahh, aku malas bahas dia! gue balik deh, tar malam gue datang ke rumah Lo ya buy!" Lili berkata sambil berjalan meninggalkan semuanya.


__________________________________________


Apa yang terjadi antara Lili dan Malik


sampai jumpa di episode berikutnya 😊


___________________________________________


Jika ada yang ingin ditanyakan padaku tentang karya dan bisa langsung menghubungi ku via akun Instagram.


Klik search di Instagram dengan nama akun :

__ADS_1


@macan_nurul


Sekali lagi terimakasih untuk kalian semua 💋💋 jangan lupa ya klik like


__ADS_2