
"Apa kau sudah puas?" tanya Alex pada Rosalina, yansedang duduk di kursi sambil menikmati keindahan alam di sore hari.
"Aku puas hari ini! hahhaha, apalagi ditambah tadi kulihat gadis gila yang mengejarmu terpeleset dan jatuh ke dalam air."
"Begitu puasnya kau! telah mengusir wanita yang menggodaku!"
"Aku puas sekali!! karena dia sudah membuatku marah, coba saja waktu malam pesta itu dia tidak membuatku marah! Aku tidak akan membalasnya! malahan Aku akan dukung dia 100% bahkan 1000% jika Dia mau mengejarmu!!"
"Gadis tengil!!!!! apa yang kau katakan hah!!! sudah kuberi kebebasan, sekarang Kau ingin ku hukum lagi hah!!!.
"Hahahha, sudah aku hanya bercanda! tapi sebenernya sih oke juga kalau Kau Tuan Muda mesum gila bersatu dengan gadis gila!!" Rosalina pun pergi melangkah menjauhi Alex sambil berlari, seraya menghindar dari ocehan Alex.
Ari yang melihat tingkah laku Nona Rosalina, tersenyum puas melihat Tuan Mudanya tidak bisa berkata apa-apa, yang intinya seorang Tuan Muda Alex kalah oleh seorang gadis bernama Nona Rosalina. Sungguh kau sudah kalah Tuan, dan kau Nona sungguh luar biasa, hahaha gumam Ari dalam hatinya.
Drrrttttt....
Drrrttttt....
Ada pesan yang masuk, Ari membuka pesan yang masuk! sial, kenapa bisa ada masalah kaya gini sih!! sepertinya Tuan Muda harus segera ke Kairo, kalau tidak diatasi dengan cepat akan menjadi besar, dan merugikan perusahaan!!! gumam Ari setelah membaca pesan.
"Tuan Muda, sepertinya kita harus segera terbang ke Kairo! Saya sudah siapkan pesawat untuk kita menuju Kairo!" Ari berkata sambil memberikan informasi yang baru dia dapat.
"Kita pergi!" Alex melangkah untuk menuju mobil.
"Bagaimana dengan Nona Rosalina?
"Bawa dia! dan jangan beri tahu kemana tujuan kita! Aku malas mendengar ocehannya!"
"Baik Tuan Muda!"
*******
Kemana ini? ini bukan menuju hotel? apa yang sedang dia rencanakan kali ini? apa dia mau membalas ku atas ucapan ku tadi? ahhh, hentikan pikiran jelekmu Rosalina. Lebih baik aku diam sajalah. Aku ngantuk sekali, kenapa mataku tidak bisa diajak kompromi sih!!. Beberapa menit kemudian tak terasa Rosalina tertidur pulas di kursi mobil.
Aaaaaa......aku berteriak kaget, kenapa Aku bisa ada di dalam pesawat? bukannya tadi aku tertidur didalam mobil? apa yang terjadi sebenarnya?
"Hai gadis tengil!!!! kenapa kau berteriak! berisik tahu!! mengganggu ku saja!" ucap Alex yang kesal.
"Hai Tuan Muda mesum gila, aku kaget tahu ga sih! kenapa aku bisa di dalam pesawat? bukannya aku tadi ada di dalam mobil!"
"Heh, makanya kalau tidur jangan kaya kerbau!! yang susah di bangunin!! untung Aku kuat, angkat kerbau ke atas pesawat!! dan aneh nya kerbau yang ku gendong tidak bangun-bangun!"
Dasar sial, dia bilang aku kerbau? emang aku seberat kerbau apa? emang aku tidur kaya kerbau apa? seenaknya saja bilang aku kerbau? Aku cantik gini di bilang kerbau? haduh dimana matamu Tuan Muda? apa kau buta tidak bisa melihat gadis secantik ku? gumam Rosalia dalam hati yang kesal disebut seperti kerbau.
"Kemana tujuan kita? apa kita balik ke Indonesia?" tanya Rosalina.
"Tidak! Kita tidak ke Indonesia! Aku masih ada kerjaan yang harus diselesaikan, jadi kamu ikut dengan ku!"
"Kemana?"
"Duduk diamlah!! Aku ingin istirahat sejenak!"
Huh dasar, Aku tanya baik-baik! jawab nya seenaknya saja, emang ya dasar kau Tuan Muda tak berperasaan! awas saja akan ku balas kau, sehingga kau kesal dan tidak bisa menemukan ku lagi!!!
"Nona Rosaline! apakah anda ingin minum atau makan sesuatu?" Ari bertanya dengan rasa hormat.
"Aku lapar! ambilkan aku makanan yang bisa ku makan!"
"Baik Nona! saya akan ambilkan!"
__ADS_1
Beberapa saat kemudian Ari datang dengan membawa makanan dan minuman. "Asisten Ari! Kita mau kemana?" tanya Rosalina.
"Sebentar lagi kita akan sampai Nona, lebih baik anda bersikap baik! agar anda tidak membuat kesal Tuan Muda Alex!!" Ari berkata sambil pergi meninggalkan Rosalina.
Ya Allah Ya Tuhan ku, kenapa mereka bisa satu aliran sih! Tuan dan Asisten nya benar-benar sama membuatku kesal tak terhingga. Kumakan saja makanan yang ada di hadapanku ini, Alhamdulillah perut ku kenyang. Dan sekarang kenapa mataku berat, masa habis makan aku ngantuk lagi sih!!! Dan akhirnya Rosalina pun tertidur.
*****
Akhirnya pesawat mendarat dengan lancar, aku terbangun karena dibangunkan oleh seorang pramugari, "Nona... Nona! kita sudah mendarat! silahkan Nona, siap-siap untuk keluar, Tuan Muda sudah menunggu anda di dalam mobil!"
"Ohh sudah mendarat! Aku masih bingung karena baru bangun! baiklah terimakasih!" Ku lihat di sekelilingku sudah tidak ada siapa-siapa! sial banget sih Aku, ditinggal sendirian di dalam pesawat! dasar tidak punya perasaan!!.
Kulangkahkan kaki ku keluar dari pesawat! Kulihat pemandangan yang pernah kurasakan! Aroma yang pernah kurasakan! Deg..hatiku kenapa? ada yang aneh dengan hatiku? apa akan terjadi sesuatu? Kairo?? apakah yang akan ku dapatkan di negara ini???
"Nona, silahkan!" Ari membukakan pintu mobil di dalam nya sudah ada Alex.
Aku hanya terdiam, kupandangi langit dan jalanan Kairo, ku coba mengingat-ingat tentang negara ini, karena dulu aku disini, semuanya berawal disini, dan akan kah berakhir disini pula. Entah kenapa hatiku tak tenang, apa yang sebenarnya terjadi padaku dan negara ini????
"Hai gadis tengil! kenapa dengan mu! apakah kau sakit?"
Sial ini gadis tengil tidak menghiraukan ku! apa yang sedang dia pikirkan! "hai, kau gadis tengil!!!!" Kau kenapa hah!!!!"
"Aku tidak apa-apa! jadi jangan kau berteriak padaku! Aku tidak tuli tahu!!! Aku lelah jadi jangan ganggu aku dulu!"
Ada apa dengan gadis tengil ini, semenjak turun dari pesawat sikap nya berbeda? apa ada yang dia pikirkan?
Beberapa saat kemudian sampailah di hotel, Rosalia langsung masuk dan duduk hanya terdiam, kenapa dengan hatiku ini? arrrgggh kepalaku jadi pusing! Ku langkahkan kaki ku menuju balkon! kuoandangi langit hitam yang terang di bubuhi bintang-bintang! seperti nya aku pernah merasakan hal seperti ini.
Tanpa disadari Rosalina, ada seorang pria yang memandangnya, dan memperhatikan nya dari samping balkon, Aku begitu merindukanmu Alin, kenapa kau melupakan Aku begitu saja? sebelum kau tau apa alasanku waktu itu? Aku harap kau bisa mengingat semuanya? kenangan kita disini? Aku melihat mu lagi seperti ini, mengingatkan ku pada dua tahun yang lalu? Kau kembali ke negara ini, bearti itu Allah memberikan kesempatan bagi kita untuk bersama kembali! Aku akan berusaha agar kau bisa mengingat ku kembali, dan aku akan merebut mu kembali! Kamu harus menjadi milikku karena kamu adalah milik ku seorang Rosalina Sanjaya. Tunggu aku Alin, aku Leo Ahmad pasti akan kembali merebut mu dari orang itu, dan aku akan menjadi milikmu seorang. Aku cinta padamu kesayangan.
"Masuklah! disini dingin, nanti kamu sakit!" ucap Alex kepada Rosalia yang sudah berdiri lama di balkon.
Rosalina pun menuruti ajakan Alex, karena sudah lelah jika berdebat dengan nya.
******
Keesokan harinya
"Aku ada urusan dulu! jika kau mau keluar tuk jalan-jalan! ajak saja beberapa pengawal!" ucap Alex pada Rosalina, karena dia khawatir akan ada yang membahayakannya, karena saat ini banyak musuhnya ingin mencelakai siapa saja yang dekat dengan ku.
"Boleh ga aku pergi jalan sendiri! Aku janji tidak akan pergi tanpa izin dari mu!" ucap Alin lembut seraya ingin di setujui usulannya.
"Tidak boleh! bukan aku takut kau lari! tapi saat ini banyak yang ingin membuatku celaka! mereka berusaha mencari orang terdekatku dan mencelakainya! jadi ku harap kau ikuti perintahku!!!.
"Hah, terserahlah tapi katakan pada pengawal mu, jangan terlalu dekat dengan ku, aku tidak mau terlalu mencolok di luar sana!!"
"Baiklah!!"
Alex pergi meninggalkan hotel, dan sudah memberi aba-aba kepada beberapa pengawalnya untuk menjaga Rosalia. Aku bingung dengan perubahan yang ada pada gadis tengil ini! sebenarnya apa yang terjadi padanya! Aku harus mencari tahu semuanya!
"Ari, berikan semua informasi yang telah kau kumpulkan tentang Rosalina!"
"Baik Tuan Muda!" Saya akan mulai, yang pertama adalah saat pesta launching parfum di Jakarta, ada seorang pria yang mengaku dia mengenal Nona Rosalina, dan dia memanggil Nona dengan nama Alin! dan dia mencengkram tangan Nona, dia begitu yakin bahwa Nona adalah pacar sekaligus tunangannya! saat saya mengusirnya, tiba-tiba Nona jatuh tak sadarkan diri! dan selebihnya nya Tuan Muda tahu!"
"Siapa nama pria itu!!!!" nada Alex mulai memperlihatkan kemarahan, entah cemburu atau entah merasa bahwa yang bisa menyakiti Rosalina hanya lah Alex seorang.
"Namanya Leo Ahmad! Dia putra dari Tuan Ahmad, seorang pengusaha yang bergerak di bidang logistik dan masih banyak usaha yang dimilikinya.
"Lanjutkan!!!"
__ADS_1
"Ini kejadian baru saja terjadi saat Tuan Muda dan Nona Rosalina pergi ke pesta Tuan Lee! saat Nona sedang bermain piano, ada seorang wanita yang memeluknya! dan memanggil Nona dengan nama yang sama dengan yang Tuan Leo panggil Alin! Anda tidak melihat itu, karena pada saat Nona dipeluk! anda pergi bersama Tuan Lee. Wanita itu bersikeras mengatakan bahwa dia adalah sahabatnya! Rosalina Sanjaya dan dipanggil Alin. Dari situ saya mulai meragukan, siapa sebenarnya Nona Rosalina ini! apakah Nona adalah benar-benar putri dari Nyonya Sinta atau bukan?"
"Terus cari informasi tentang gadis tengil ini! Aku ingin tahu semua kebenarannya! jangan sampai ada yang terlewat!"
"Baik Tuan Muda!"
****
Rosalina
Aku tidak boleh seperti ini terus! Aku harus menikmati hidup ini! jika memang kisah ku berawal dari sini? maka aku harus bisa menghadapinya! apapun itu aku harus terus mencobanya!ahh dari pada diam di hotel, mending Aku jalan-jalan saja. "Nona! apakah anda akan pergi keluar?" tanya seorang pengawal.
"Iya, Aku ingin berjalan-jalan! Ku harap kalian tidak terlalu menonjol untuk melindungi ku! Aku tidak mau menjadi perhatian banyak orang!"
"Baik Nona! kami akan menuruti perintah Nona!"
Ku menelusuri jalanan, yang samar-samar mengingatkan ku akan tempat ini, dimana dua tahun yang lalu aku berkuliah disini. Aku merasakan ada begitu banyak kenangan akan tempat ini. Ada sebuah cafe! Aku merasakan aku pernah ke cafe itu! lebih baik aku ke cafe itu saja, untuk menikmati suasana ini sambil meminum sebuah kopi. Kunikamati secangkir kopi dengan tenangnya, kuliahan banyak orang yang berlalu lalang, suasana yang begitu ramai dan penuh kehangatan. Kulihat ada seorang Ibu yang menemani putri nya untuk berjalan-jalan, atau seorang ayah yang sedang menunggu kedua putrinya yang berada di seberang jalan.
Pemandangan yang sangat familiar, kucoba tuk mengingat, tapi tak bisa kuingat, pada saat kedua putri tersebut hendak menyeberang, untuk menemui sang Ayah, tiba-tiba ada sebuah mobil dengan kecepatan penuh, menghantam kedua gadis tersebut. Teriakan menyeruak, darah mengalir begitu deras dari kedua gadis itu. Aku berlari keluar, kulihat pemandangan ini, hatiku sangat sakit, kaki ku tak bisa menopang berat tubuhku, aku terduduk lemas di hadapan kedua gadis itu. Muncul potongan-potongan ingatanku, seperti puzzle yang saling menyatu, menjadi sebuah ingatan yang lengkap.
Aaaaaaaaa..... Aku berteriak tapi suaraku tak bisa keluar, Mba Nita....maafkan Aku! maafkan Aku! semua salahku! seharusnya Aku yang tiada bukan kau Mba Nita! Aku memang seorang pembunuh!!!!! kepalaku terasa berat, mataku berkunang-kunang.
Brugggg...
Seorang pria menghampiri Rosalina, dengan reflek menggendong Rosalina, namun para pengawal menghadangnya, "Tuan, saya mohon Anda melepaskan Nona kami! biar kami yang urus Nona kami! karena itu sudah menjadi tugas dan tanggungjawab kami!!!" ucap seorang pengawal.
"Nona kalian harus segera dibawa ke rumah skait! jika tidak itu akan membahayakannya!!" ucap Leo dan tidak mau melepaskan Rosalina.
"Tuan kami bisa urus itu! saya harap anda bisa melepaskan tangan anda dari Nona kami!!!!!!"
"Kalian tidak usah khawatir! jika kalian tidak percaya padaku! kalian bisa mengikuti kursus atau salah satu dari kalian ikut dengan ku! cepat sudah tidak ada waktu lagi!!!"
Akhirnya para pengawal tersebut mengijinkan Leo untuk membawa Rosalina ke rumah sakit. Salah satu pengawal menghubungi Asisten Ari, untuk memberikan informasi yang terjadi pada Nona Rosalina.
Ari langsung memberikan informasi, yang baru dia dapat, tanpa kata-kata Alex langsung pergi meninggalkan semua pekerjaan menuju rumah sakit xxx, dimana Rosalina berada.
Beberapa saat kemudian
Alex dan Ari sampai di rumah sakit, Alex langsung memukul pengawal yang ditugaskan untuk menjaga Rosalina. Para pengawal hanya bisa diam, karena semua ini memang salah mereka yang tidak bisa menjaga Nona Rosalina.
"Apa yang kalian lakukan hah!!!!! hingga dia jatuh tak sadarkan diri!!!! Alex begitu marahnya.
"Tuan Muda, tenangkan diri Anda!" Ari berusaha menenangkan Alex, karena akan menggangu para pasien yang sedang dirawat.
"Apa kau bilang Ari!!! Aku harus tenang! mereka tidak bisa menjaga seorang gadis, sehingga dia tak sadarkan diri hah!!!"
Leo yang ada tidak jauh dari Alex, diam menunggu dokter yang memeriksa Rosalina. Beberapa menit kemudian seorang dokter keluar "siapa keluarga dari Nona Rosalina?"
"Bagaimana keadaannya dok?" tanya Leo yang khawatir dan tidak memperdulikan keberadaan Alex.
Alex kesal, "siapa dia!!"
Ari menjawab "dia adalah Tuan Leo Ahmad".
"Saya suami nya dok! jadi saya yang berhak mengetahui keadaan istri saya!"
"Kalau begitu, mari ikut saya! ada yang harus di bicarakan!" ucap dokter tersebut sambil melangkah menuju ruangannya, dan diikuti Alex dan Ari.
Terimakasih sudah membaca novel ku 😊
__ADS_1
Jangan lupa like dan komen nya ya 😉
c u next episode 😉