
Setelah Alex membawa paksa Rosalina untuk ikut dengan nya, sampailah mereka di hotel yang sudah dipesan.
Brukkk.....
Alek melempar tubuh Rosalina ke atas kasur, "ahhhhhh, dasar kau gila Alex! apa kau tidak punya perasaan hah! langsung lempar aku begitu saja! Kamu pikir Aku barang hah!" teriak Rosalina.
"Ini belum cukup, atas apa yang telah kau lakukan! berani sekali kamu lari dari aku hah! apa kamu tidak takut aku menghancurkan Ibu mu!"
Deg...., sial kau Tuan Muda mesum gila! Kau berani mengancam ku dengan ibu. Jika terjadi sesuatu pada Ibu! lihat saja nanti, Kau akan terima pembalasan dari ku. Ucap Rosaline dalam hatinya.
"Kenapa kau diam! apa kau baru sadar hah! jadi jangan macam-macam lagi dan jangan membantahku lagi!"
Rosalina diam seribu bahasa, ahh sungguh kau membuatku muak Tuan Muda, malas aku menghadapinya, lebih baik aku diam saja kali ini, lelah aku, ucap Rosalina dalam hatinya.
"Ari! bawa seseorang untuk membantu gadis tengil ini bersiap-siap!" ucap Alex.
"Baik, Tuan Muda!".
Ari membawa beberapa pelayan wanita, untuk menyiapkan Nona Rosalina, yang akan memakai pakaian adat Korea. Alex pun bersiap di bantu dengan beberapa pelayan, begitu juga Rosalina.
Beberapa saat kemudian
Alex yang sudah rapih duduk di sofa, sambil menunggu Rosalina dia membuka laptopnya menyelesaikan pekerjaan yang harus di cek ulang.
Kriet...
Suara pintu terbuka keluarlah Rosalina dengan Hanbok, Alex tidak begitu memperhatikan Rosalina, beberapa pelayan wanita yang tadi membatu Alex, begitu mengagumi kecantikan Rosalina. "Wah Nona begitu cantik sekali, meski memakai kerudung di kepalanya, Anda benar-benar cantik," ucap salah satu pelayan wanita.
Saat mendengar keributan para pelayan, Alex pun mengalihkan pandangannya menuju Rosalina, hanbok perpaduan antara merah darah dan biru dongker yang mengkilap, senada dengan warna pakaian yang di gunakan Alex, gila gadis tengil ini begitu cantik kali ini, ucap Alex dalam hatinya. Alex memandang Rosalina tanpa mengedipkan matanya.
Ari yang melihat ekspresi tuan nya, tertawa kecil, hahha Tuan Muda sepertinya Anda sudah mulai jatuh cinta pada Nona Rosalina. Kenapa anda begitu bodohnya, tidak mengakui bahwa anda menyukai Nona Rosalina, ucap Ari dalam hatinya.
*****
Selamat datang para tamu sekalian, kami persilahkan untuk anda menikmati semua yang sudah kami siapkan. Acara pesta pun sudah di mulai.
"Kenapa kau mengajakku kemari Tuan Muda?" ucap Rosalina.
"Itu bukan urusanmu! lebih baik kau diam dan turuti Aku!"
Hah, lebih baik Aku tidak banyak bicara, aku lelah hari ini, tapi aku punya pirasat buruk, apa yang akan terjadi? ahh sudah lah lebih baik aku duduk saja, biar mereka sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Aku cari tempat duduk yang bisa membuatku nyaman, mmmm disini pas sekali aku bisa melihat semuanya.
"Tuan Muda Alex, apa kabar?" tanya Tuan Lee
"Kabarku baik-baik saja Tuan Lee, bagaimana bisnis Anda, kudengar Tuan Lee akan membuka cabang di Indonesia?" ucap Alex.
"Hahaha, ternyata kabar ini sudah Anda ketahuilah, benar sekali itu salah satu hadiah untuk putraku, dia menginginkan salah satu cabang di buka di Indonesia. Oia Tuan Muda Alex, bukannya Anda kemari bersama istri Anda? kenapa tidak kau kenalkan padaku?"
Alex mencari posisi Rosalina, dan matanya sudah tertuju pada wanita yang sedang duduk manis dia lah Rosalina.
"Ari panggilkan Rosalina kemari!" perintah Alex
__ADS_1
"Baik Tuan Muda!"
Ari mendekati Rosalina yang sedang duduk santai, "Nona, mari ikut saya, Tuan Muda menyuruh ada untuk menemuinya!"
"Bisakah dia yang kemari? Aku sungguh lelah! jawab Rosalina.
"Maaf Nona, saya harap anda tidak membatah lagian cukup anda membuat ulah beberapa hari ini!"
Haizzzz, dasar kau Asisten kompleks! kerjanya sama saja seperti Tuan Mudanya. "Baiklah!".
"Ikuti saya Nona!"
Ahh, akhirnya aku mengikuti kemauan mereka, rasanya ingin aku tidur di kasur yang empuk. Sungguh nikmatnya, huhuhuhuhu kenapa sesulit ini sih memakai hanbok, Aku jadi tidak bisa bebas.
"Kemarilah! perkenalkan ini Tuan Lee, dan Tuan ini adalah istri saya Rosalina." Ucap Alex dengan senyum nya.
"Hohoho, rupanya ini Nona yang sudah berhasil mengikat Tuan Muda Alex yang begitu dingin!"
"Hehe benar sekali yang Tuan Lee katakan! suami saya begitu dingin, sedingin batu es, sehingga bisa membuat orang yang di dekatnya membeku juga."
"Hahahha, benar-benar kau lucu sekali Nona Muda, dan cocok berdampingan dengan Tuan Muda Alex!.
"Terimakasih atas pujiannya Tuan Lee!"
"Kalau begitu silahkan kalian menikmati pestanya, saya tinggal dulu sebentar!"
"Baik, terimakasih Tuan Lee," jawab Alex.
Terserah apa mau mu Tuan Muda, aku sudah malas berdebat dengan mu, lebih baik aku pergi saja dari sini, ucap Rosalina dalam hati.
"Oooooo, ternyata disini ada juga Nona Muda, apa kabar Anda baik-baik saja?" tanya Eun Ah dengan nada sinis nya.
Ya Allah, kenapa kau berikan cobaan padaku hari ini, aku sudah memakai pakaian seperti ini, mendengarkan ocehan Tuan Muda mesum gila dan Asisten kompleks nya, sekarang di tambah lagi dengan wanita gila yang mengincarku karena aku istri Alex. Aku males banget deh berurusan dengan wanita seperti ini. Lebih baik aku pergi saja menghindarinya.
"Hai, kau gadis kampung! berani sekali kau mengabaikan ku hah! lihat saja pembalasan ku gadis kampung!".
Alex sangat kesal melihat kelakuan Eun Ah, tapi ini bagus ini adalah hukuman untukmu gadis tengil! aku inging lihat apakah kau bisa mengatasi wanita menyebalkan itu ato tidak. Ucap Alex dalam hati nya sambil tersenyum tipis.
****
Ting....
Ting...
Ting...
Suara gelas berbunyi, yang di ketuk oleh sendok, seranya menyuruh semua orang memperhatikan yang membunyikannya.
Eun Ah, mengucapakan "Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya, perkenalkan ini adalah istri dari Tuan Muda Alex, dan Nona Muda ini sangat pintar sekali bermain alat musik piano, bagaimana kalau Nona Muda memainkan sebuah lagu dengan menggunakan piano. Saya sangat kagum dengan kepandaian Nona Rosalina. Silahkan Nona untuk memulai permainan Anda."
Alex dan Ari yang melihat kelakuan Eun Ah, sedikit khawatir karena mereka tidak mendapatkan info bahwa Rosalina bisa memainkan alat musik.
__ADS_1
Rosalina hanya bisa tersenyum, dasar kau gadis gila! kau telah mencari masalah dengan ku jangan salahkan aku jika kau yang malu sendiri!.
Di tengah ruangan memang sudah tersedia 2 buah piano dan 1 buah biola. Sebelumnya, ada seorang pianis yang handal sedang bermain, Eun Ah menyuruh pianis tersebut untuk duet dengan Rosalia, mereka akan memainkan sebuah lagu clasik Mozart, yang dibilang cukup unik dan sulit.
"Baiklah, saya persilahkan kepada Anda Nona Rosalina!"ucap Eun Ah dengan nada sinis dan bahagia bisa mempermalukan Rosalina.
"Terimakasih, Nona Eun Ah aku harap tidak mengecewakan Anda! oia Nona Eun Ah jika kau kalah maka kau jangan menggangu aku dan suamiku!" jawab Rosalina.
"Nona! Nona apakah anda serius akan melakukan semuanya?" ucap Ari.
"Tenang lah Asisten Ari, aku tidak akan membuat kalian malu, jika aku bisa membuat gadis gila itu malu dan mundur mengganggu kalian, apa hadiah untuk ku?"
Rosalina berjalan menuju piano yang sudah tersedia, mereka menginginkan ku memainkan musik Mozart, akan kuberikan kalian pertunjukan yang membuat kalian tidak bisa tidur. Dan kau Nona Eun Ah, kau harus pergi dan tidak boleh terlihat lagi di depan mata ku, ucap Rosalina dalam hatinya.
Mari kita mulai permainannya, Rosalia mulai memijit tuts piano dengan lembut nya dan indah alunan musik yang terdengar begitu indah nya, semua orang berdecak kagum melihat permainan Rosalina, tanpa disadari dia bermain dengan cepat nya sehingga pianis profesional yang di sebelahnya tidak bisa mengimbanginya, dan akhirnya berhenti di tengah jalan.
Alex sangat takjub melihat permainan piano Rosalina, ternyata gadis tengil ini bisa bermain piano, tunjukkan padaku hai gadis tengil apa yang kau sembunyikan selama ini hah! bahkan aku tidak tau semua informasi tentang mu, ucap Alex dalam hatinya.
Dalam pikiran Rosalina, aliran musiknya mulai berbeda lebih cepat dan enerjik, aku sungguh menikmati nya ini, senyum di bibir Rosalina terlihat cantik dikala memainkan pianonya. Tanpa di sadari ada seorang gadis yang memandang dari kejauhan, gadis itu tampak sedih namun wajahnya menyiratkan kebahagian. Gadis itu tak lain adalah Liliana, atau sering di sebut Lili.
Alin, gue nyakin ini Lo, ternyata Lo masih hidup, gue kangen sama Lo Lin, musik ini hanya kita bertiga yang bisa main in, karena musik ini adalah ciptaan kita bertiga. Sial! Alur musiknya semakin cepat, ini berbahaya buat tangan Alin, jika tidak terkontrol, gue harus mengimbangi permainannya. Lili pun langsung mendekati Alin, dan menyuruh pianis yang sedang duduk kebingungan, karena baru kali ini melihat permainan Rosalina. "Tuan, bisakah saya menggantikan Anda untuk bermain piano bersama gadis ini?" tanya Lili.
"Silahkan Nona." jawab pianis tersebut.
Lili mulai bermain piano dan berusaha mengimbangi permainan Rosalina. Sudah lama aku tidak bermain piano, semenjak kau menghilang aku memutuskan berhenti bermain piano, sekarang Lo ada disini, ijinkan aku bermain denganmu Alin.
Semua orang terpana melihat permainan piano Rosalina dan Lili. Begitu pula Alex dan Ari sampai bengong dibuatnya. Gadis tengil begitu hebatnya dirimu memainkan tits piano itu, berapa banyak yang masih kau sembunyikan dari ku," ucap Alex dalam hatinya.
Sumpah gila sekali kau Nona, ternyata anda sangat hebat memainkan piano itu, tapi kenapa aku tidak bisa menemukan informasi mengenai hal ini, apakah ada yang terlewat oleh ku? gumam Ari dalam hatinya.
Saat Lili sedang menikmati permainan bersama Rosalina, tiba-tiba Rosalina menyadari ada yang aneh, perasaan yang selama ini ia rindukan, permainan musik ini, apa sebenarnya yang terjadi, siapa yang mengimbangi permainan ku? ucap Rosalina dalam hatinya. Akhirnya Rosalina memalingkan wajah nya, siapa wanita ini? Aku pikir dia adalah pianis pria tadi?.
Lili pun langsung memeluk Rosalina, "Alin... Alin.... Alin, gue rindu sama Lo Lin, Lo kemana aja? kenapa Lo ga balik-balik? kita kuatir banget ama Lo tau ga? kenapa Lo diem aja Lin? ini gue Lili!" Lili berkata sambil menagis karena sudah bertemu kembali dengan sahabatnya yang dia cari-cari.
Rosalina yang kaget, bingung harus berkata apa, aku tidak ingat dengannya, tapi kenapa perasaan ku mengatakan bahwa dia adalah orang yang penting bagiku! "maaf Nona, mungkin anda salah mengenali orang, nama saya Rosalina bukan Alin!"
"Alin, Lo memang Alin, gue ga mungkin salah mengenali sahabat gue sendiri, kenapa Lo lupa ama gue? Alin, ini gue masa Lo ga inget ama gue?" teriak dan tangisan lili memecah susana di dalam pesta.
Rosalina yang masih bingung dengan situasi ini, dia mengingat beberapa hari yang lalu pun ada yang memanggilnya Alin, dia adalah lelaki bernama Leo, siapa aku sebenarnya? Aww kepala ku, kepalaku sakit.
Ari yang melihat suasana menjadi tak terkendali, langsung mendekati Rosalina dan Lili, "maafkan saya Nona, mungkin anda sudah salah mengenali orang! beliau adalah Nona Muda kami, istri dari Tuan Muda Alex Wibowo! jadi saya harap Nona bisa menghentikan semua ini, sebelum anda menyesal! ucapan Ari mulai ada penekanan.
"Aku tidak mungkin salah mengenali orang, karena aku nyakin dia adalah sahabat saya yang sudah menghilang selama 2 tahun."
"Kalau begitu anda bisa mencari informasi tentang hilangnya sahabat Nona, tapi saya ingatkan jangan menggangu Nona Muda kami! Silahkan anda meninggalkan tempat ini!"
Sebaiknya aku pergi dulu, untuk berjaga-jaga, kalau dilihat ini orang bisa melakukan apa saja, bahkan bisa membunuh seseorang. "Baiklah, saya akan pergi, tapi ingat dia adalah sahabat saya, dan saya akan bertemu lagi dengan nya." Lili pun pergi meninggalkan pesta tersebut.
Terimakasih sudah membaca novel ku 😊
Jangan lupa like dan komen nya ya 😉
__ADS_1
c u next episode 😉