Musuhku Menjadi Imamku

Musuhku Menjadi Imamku
Malam pertama


__ADS_3

Selamat datang nona ucapan dari para staff dan pelayan menyambut kedatangan Rosalina. Ternyata rumah tuan muda gila ini besar juga, ahh buat apa besar kalau yang punya nya gila. Rosalina pun tersenyum pada para pelayan.


"Sini sayang ayo kita masuk buat apa kamu melamun di luar memang tidak lelah..?" Ucap Bu Rahma dengan lembut dan sedikit menggoda.


"Ah iya Bu ehh mamah haha maaf aku belum terbiasa" Rosalina tertawa kecil sambil menggaruk kepala yang tidak gatal.


"Tidak apa-apa sayang ayo kita masuk.."


Rosalina pun berjalan mengikuti mama Rahman ke dalam rumah. Untung aja tuan muda gila dan asisten gilanya tidak pulang ke rumah. Aku bisa sedikit santai.


"Mba Nini antarkan menantuku ke kamar Alex..." Perintah Bu Rahma pada asisten rumah tangga nya.


"Baik nyonya..." Jawab mba Nini. "Silahkan nona muda ikuti saya?" Ucap mba Nini dengan hormat pada Rosalina.


Rosalina pun mengikuti mba Nini dari belakang, sampailah di sebuah kamar yang besar. "Silahkan masuk nona, lebih baik anda istirahat dulu.


"Baik terimakasih mba Nini.." jawab Rosalina lembut.


"Nona apakah ada yang bisa saya bantu...?"


"Aku ingin berendam bisakah kau membantuku menyiapkan air nya " Rosalina tersenyum lembut.


"Baik nona saya akan siap kan air nya.." Nini pun langsung pergi ke kamar mandi dan menyiapkan air hangat yang sudah di beri aroma terapi.


Sebaiknya aku siapkan baju tidur ku, kata ibu semuanya sudah disiapkan tapi aku bingung dimana baju tidur ku ya..ucap Rosalina dalam hati sambil mencari cari baju nya.


"Maaf nona anda sedang mencari apa ya..?" Tanya Nini yang mengagetkan Rosalina.


"Aduh mba Nini bikin aku kaget aja haha, aku lagi mencari baju tidur ku ada dimana ya?"


"Ohh nona mencari baju nona, saya sudah rapihkan baju nona mari ikut saya.." Nini membuka ruangan ternyata itu adalah sebuah ruangan yang berisikan pakaian pakaian.

__ADS_1


Gila ga salah nih satu ruangan berisi baju, tas, dasi , sepatu, arrgghhhh seperti toko saja yang dipindahkan ke dalam rumah. Dasar tuan muda gila, ternyata dia benar benar gila ya. Ucapan Rosalina dalam hatinya.


"Nona muda, ini pakaian nona sudah saya siapkan silahkan jika nona mau berendam semuanya sudah siap, kalau tidak ada yang nona muda butuhkan saya pamit untuk melanjutkan pekerjaan saya." Ucap Nini.


"Iya makasih ya mba Nini silahkan lanjutkan pekerjaan mu.."


Nini pun pergi meninggalkan Rosalina.


Ahh sudahlah Rosaline buat apa kamu memikirkan tuan muda gila itu, sekarang waktunya memanjakan tubuhmu dengan berendam, hmm aromaterapi sangat bagus aku menyukainya. Tak terasa sudah setengah jam aku berendam hahha lama lama kau bisa keriput nih. Pada saat Rosalina berdiri dan tiba-tiba ada seorang pria masuk ke dalam kamar mandi.


"aaaaaaaaa....apa kau sudah gila kenapa kau masuk tanpa ketuk pintu...?" Rosalina berteriak dan langsung membenamkan badan nya ke dalam air dan langsung menutup dengan tirai sehingga tidak terlihat dengan jelas.


"Hai gadis tengil siapa suruh kamu tidak mengunci pintu kamar mandi saat kau mandi hah, lagian aku masuk ke kamar ku sendiri.." jawab Alex.


"Sudah cepet keluar sana kalau tidak habis kau tuan muda gila..." Teriak Rosalina.


"Huh dasar gadis tengil..tunggu pembalasan ku.." Alex pun keluar dan menutup pintu nya.


Karena mendengar teriakan Rosalina mama Rahma, Ari dan beberapa pelayan menghampiri kamar.


"Huh kenapa sih mah sekarang mamah lebih membela gadis tengil itu dibanding kan aku anakmu...." Alex marah dengan ucapan mama Rahma yang lebih membela Rosalina.


Beberapa saat kemudian Rosalina keluar dari kamar mandi, dia kaget melihat banyak orang di kamarnya. Ada apa lagi nih kenapa banyak orang disini. Ucapan Rosalina dalam hati nya.


"Nak kamu tidak apa-apa kan...mama kaget mendengar kamu berteriak...?" Tanya mama Rahma dengan nada khawatir.


"Aku tidak apa-apa mah, tadi ada tikus gila masuk ke dalam kamar mandi saat aku sedang berendam, dan sudah ku usir tikus gila nya .. ga usah khawatir ya mah..hehehe."


"Apa dikamar ini ada tikus gila...Ari cepat panggil semua pelayan untuk membasmi tikus gilanya...?" Ucap mama Rahma dengan nada memerintah.


"Baik nyonya saya akan memerintahkan seluruh pelayan untuk membersihkan kamar tuan muda..". Hai nona muda siapa sebenarnya tikus gila itu, mana mungkin di kamar super bersih milik tuan muda ada seekor tikus gila..ulah apa lagi kau nona hahaha..gumam Ari dalam hati nya sambil tersenyum tipis.

__ADS_1


"Mah sudah tidak perlu, tikus gila sudah pergi ko jadi tidak usah merepotkan seluruh pelayan kasihan mereka butuh istirahat." Ucap Rosalina.


"Ga bisa gitu dong, Giman kalo tikus gila itu masih ada di kamar ini nanti kalo tikus gila itu menaiki tubuh mu bagaimana..?" Ucap mama Rahma dengan sedikit menggoda, sebenarnya dia tahu yang di maksud tikus gila itu adalah anak nya yaitu Alex.


"Haha mama ga usah khawatir nanti aku pukul dengan tongkat biar tikus gila itu tidak bisa bergerak lagi, sudah ya mah aku lelah aku dah ga kenapa napa ko...jadi sekarang mama istirahat saja dan kalian semua juga bisa istirahat." Ucap Rosalina yang sudah tidak mau ada perdebatan dan keramaian di kamar.


"Ya sudah baiklah, besok kamu suruh pelayan tuk membereskan nya Ari...?" Perintah nyonya Rahma.


"Baik Nyonya..kalau begitu saya juga pamit tuan dan nona muda, selamat beristirahat."Ari pergi meninggalkan sepasang pengantin baru dan sudah memulai drama nya.


"Hai gadis tengil kamu bilang apa tadi hah?" Alex mulai mendekati Rosalina dan memegang tangannya.


"Masih kurang jelas tuan muda, aku bilang tadi ada tikus gila yang masuk ke kamar mandi saat aku sedang mandi..puas dengan jawabanku kan, sekarang lepaskan tanganku aku mau istirahat." Jawab Rosalina.


"Siapa bilang kau boleh tidur, siapkan air buat ku mandi karena sekarang itu adalah tugas mu sebagai istri dan pelayan ku..."perintah alex


"Huh kau kan bisa menyuruh asisten mu untuk menyiapkannya, kenapa juga harus aku yang menyiapkannya. Lagian aku tidak tau suhu air dan aromaterapi apa yang suka anda pakai untuk mandi anda.." jawab Rosalina


"Dengar apa kau sudah lupa apa yang harus dilakukan oleh pelayan, dan ini adalah kewajiban mu...maka mulai sekarang belajarlah menjadi pelayan dan ..mengerti gadis tengil..." Hmm sepertinya sebutan gadis tengil ini cocok untuk nya.


"Hah sudah baiklah aku sudah lelah berdebat dengan mu, akan ku siapkan dan ingat jangan banyak mengeluh." Rosalina pun beranjak dari sofa dan menyiapkan air untuk mandi.


"Silahkan tuan muda air untuk mandi anda sudah siap.." Rosalina berkata seperti seorang pelayan.


"Nah bagus itu kamu sudah belajar menjadi pelayan yang baik." Tunggu saja balas dendam ku baru saja ku mulai maka bersiap-siaplah gadis tengil. Dan aku mau lihat sampai dimana kemampuan mu dengan sikap tengil mu ini. Gumam Alex dalam hati nya.


Huh dasar tuan muda gila, lihat saja akan ku balas kau nanti. Ahh aku sudah ngantuk lebih baik aku tidur saja dan sofa ini akan menjadi kasur ku setiap malam nya...maka sofa yang empuk dan hangat lindungi aku ya dari tikus gila. Gumam Rosalina dalam hatinya. Beberapa saat kemudian Rosalina pun tertidur.


Alex yang melihat Rosalina tertidur di sofa, hanya bisa diam dan memikirkan bagaimana cara untuk memberinya pelajaran yang membuat ketengilan nya luntur. Alex pun memutuskan untuk istirahat karena hari ini hari yang cukup melelahkan.


Terimakasih sudah membaca novel ku 😊

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen nya ya 😉


c u next episode 😉


__ADS_2