Musuhku Menjadi Imamku

Musuhku Menjadi Imamku
Hadiah


__ADS_3

Awwww, kepalaku sakit banget! apa yang terjadi dengan ku? Alin, Alin itu siapa? kenapa beberapa hari ini aku sering kepikirannya? apakah ini ada hubungannya dengan masa lalu ku? Yang aku ingat adalah wajah Ayah, Bunda, Mba Nita, kalau Mas Rio? yang ku ingat wajah saat aku berumur 10 tahun, entah seperti apa sekarang wajahnya. Sebenarnya dimana kalian? Aku mencari kalian sebelum pernikahan ku, Aku datangi rumah, kalian sudah tidak ada! kemana lagi Aku harus mencari kalian.


"Sudah bangun! hai, gadis tengil! Aku bertanya padamu?" Alex keluar dari kamar mandi dengan sehelai handuk yang melilit di pinggangnya.


"Mmm, sudah!"


"Hai, gadis tengil! tidak biasanya kau diam! apakah kau sakit?"


Saat Alex mau mendekati Rosalina, aaaaaaaaa....


"Apa yang kau lakukan! dasar mesum! cepat pakai bajumu!" Rosalina melemparkan bantal ke tubuh Alex, dan menutup seluruh badannya sampai menutupi kepalanya.


Alex yang baru menyadari bahwa dia hanya menggunakan sehelai handuk saja, tiba-tiba tertawa "hahahhaha, apa yang ada dipikiran mu gadis tengil! rupanya kau berpikiran mesum juga terhadap tubuhku yang indah ini hah!"


Rosalina kesal mendengar ucapan Alex, "huh dasar kau Tuan Muda mesum gila!" Rosalina langsung berdiri dan berlari menuju kamar mandi.


Beberapa saat kemudian, ahhh sungguh bodoh Aku ini! kenapa aku suka lupa akan hal kecil sih! Aku lupa bawa handuk dan pakaian ganti ku! bodoh!bodoh!!! pasti di luar si mesum gila masih ada aku tunggu dia pergi baru aku keluar. 10 menit kemudian, duh gila ya tu orang kenapa belum pergi-pergi juga sih, aku kan kedinginan di dalam sini.


Tak terasa sudah lama sekali, Alex menyadari kenapa Rosalina tidak keluar dari kamar mandi, ada apa dengan gadis tengil ini! apa terjadi sesuatu! Aku cek saja.


Tok..


Tok..


"Hai gadis tengil! Kau tidak apa-apa?"


"Aku tidak apa-apa! apa Aku bisa minta tolong?"


"Apa?"


"Tolong ambilkan Aku handuk!" ucap ucapku pelan, gila malu banget Aku deh minta tolong sama dia, ahhhrrggg apa daya ku dari pada Aku mati kedinginan disini.


"Dasar Kau gadis tengil! bertambah juga penyakit kau! dasar ceroboh!"


Beberapa menit kemudian "nih handuk mu! cepat kita akan pergi!" ucap Alex.


Kubuka sedikit pintu kamar mandi, dan sialnya dia menggodaku lagi, posisi dia jauh sekali tidak bisa ku jangkau handuk nya, sial kau Tuan Muda mesum gila. "Kau mau membantu ku atau tidak sih! aku tidak bisa menjangkaunya!".


"Hahhahahha, siapa suruh kau menjadi ceroboh hah! kalau mau handuk ini ya ambil sendiri!"


Brakk...kututup pintu dengan keras "sudah Aku tak butuh! Kau pergi sana!"

__ADS_1


Haha, sudahlah sudah cukup tuk saat ini, "handuk mu, ku gantung di gagang pintu! Aku keluar dulu!" ucap Alex sambil melangkah pergi.


Huh dasar kau Tuan Muda mesum gila, kenapa dia jadi sering menggodaku? ahhh, sudahlah aku berpakaian dulu deh. Perutku lapar banget! Aku cari makan aja di luar ahh, hitung bisa jalan-jalan di Jeju.


Tok...


Tok...


Tok...


Ku buka pintu


"Pagi Nona, apakah Anda sudah siap untuk pergi? Tuan Muda telah menunggu Nona di bawah." ucap seorang pengawal.


Mau kemana dia membawaku! jangan sampai aku harus menjadi tameng nya lagi, untuk menghadapi para gadis gila yang mengejarnya.


"Nona...."


"Ohh iya, sebentar ku ambil tas ku dulu!" Ku ambil tas dan berjalan mengikuti langkah pengwal Alex. Sesampai nya di depan mobil. Asisten Ari membukakan pintu mobil seraya menyuruhku untuk segera masuk, ternyata di dalam sudah ada di otak mesum gila, lebih baik Aku diam sajalah, daripada dia berulah lagi.


"Makan!"


Alex yang melihat kelakuan Rosalina, hanya bisa tersenyum, sungguh manis nya kamu gadis tengil, jika kau tidak cerewet, kalau cerewet mu kambuh aku pusing mendengar semua ocehan mu!


Makananku sudah habis ludes tanpa tersisa, aku berpikir kemana dia akan membawaku? apa dia akan menjadikan ku sebagai tameng lagi! apa dia akan menghukum ku lagi! arrrrgg.... hentikan pikiran burukmu ini Rosalina, ini akan membuat aura negatif mu muncul.


****


"Kau mau membawaku kemana sih?"


"Ke suatu tempat! untuk menghukumi!"


"Apa kau bilang! Aku tidak salah dengar kan! Kau mau menghukum ku lagi! belum cukup kah tadi malam!


"Hahha, belum cukup aku menghukum mu! kalau hukuman mu ringan pasti kamu akan melakukannya lagi kan!"


"Hah, dasar kau pendendam! lihat saja nanti aku akan lari lagi dan kau tidak akan bisa menangkap ku!"


Mendengar perkataan Rosalina, membuat Alex kesal, "kau bilang apa tadi! Kau ingin lari lagi dari tangan ku! jangan harap kau bisa lolos lagi dari tanganku! jika kau berani lari lagi! Aku akan menghukum mu lebih bahkan sangat berat sehingga kau tidak bisa berdiri ataupun berjalan lagi!" ucap Alex dengan nada mengancam di telinga Rosalina, yang membuat Rosalina sedikit takut dan geli.


"Sudah ku bilang jangan berkata di dekat telingaku! dasar otak mesum!!!!"teriak Rosalina di dalam mobil, sehingga mengagetkan Ari yang sedang fokus menyetir.

__ADS_1


Ya ampun Nona, anda membuatku kaget saja, dan kau Tuan Muda selalu menggoda Nona saja, hahahhaha sampai kapan kalian akan seperti ini? gumam Ari dalam hatinya.


Ckitttt....


Mobil berhenti di sebuah parkiran, Ari turun dari mobil dan membukakan pintu untuk ku dan Tuan Muda mesum gila. Saat ke luar dari mobil, ku melihat pemandangan yang sangat indah, tak begitu jauh aku mendengar suara deru air berjatuhan, sepertinya air terjun, mataku bergerak memutari semua alam seraya mencari dimana air terjun nya!


"Bagaiman! Kau senang?"


"Ahhh, Aku senang sekali, ehhh tunggu! apakah kau tidak membuat rencana buruk padaku?"


"Aku belum menemukan rencana buruk untuk mu! Kalau sudah kutemukan, Aku akan langsung mencobanya padamu! sekarang nikmati saja hadiahku padamu!"


"Apa!!!! Kau serius, aku tidak sedang berulang tahun, kenapa kau memberiku hadiah?"


"Aku kalah bertaruh tadi malam saat pesta, jadi ini adalah hadiah untuk mu!"


Akhirnya aku bisa menikmati pemandangan air terjun, kuharap dia tidak berbohong padaku. Saat Aku sedang duduk menikmati pemandangan yang begitu indah nya, tiba-tiba aku mendengar keributan. Entah apa sedang terjadi? Aku akan melihatnya, ternyata yang membuat keributan adalah Eun Ah. Ya Allah, tidak salahkah ini, dia berada di manapun aku berada!


Lebih baik aku pergi saja, malas aku menghadapi nya! "hai tunggu kau wanita kampungan!" ucap Eun Ah kepada Roslina.


"Malas aku menghadapi mu! lebih baik kau pergi! jika kau tidak mau pergi aku saja yang akan pergi! ucap Rosalina sambil melangkah meninggalkan Eun Ah.


Eun Ah berlari mengejar Rosalina dan akan memukul, Rosalina yang menyadari nya, langsung menangkis nya, dan berkata" dengar kau gadis gila! Aku diam saja bukan berarti aku takut padamu! Aku bisa saja menghajar mu bahkan membuatmu lenyap untuk selama-lamanya! jika kau menginginkan Alex, kau bisa ambil! dan jangan kau terus mengganggu ku! lagi pula jika tidak ada Aku, Aku yakin kau juga tidak bisa merebut hati nya! Sekarang kau tidak bisa merebut Alex! karena di hati Alex hanya ada Aku! sudah jelas hah! lebih baik kau pergi, jangan mengganggu kesenangan ku! Mengerti!!!!!!!"


Mendengar perkataan yang dikatakan Rosalia, Eun Ah langsung mundur dan pergi meninggalkan Rosalina. Dan tanpa sengaja Eun ahh terpeleset dan terjatuh ke dalam air.


Hahahaha...sebaiknya kau hati-hati Nona! jangan kau bertindak ceroboh sehingga akan mempermalukan dirimu sendiri! ucap Rosalina sambil terus tertawa.


Alex dan Ari yang mendengar perkataan Rosalia masih terpaku tidak percaya. "Hai kalian Tuan Muda dan Asisten comopleks, Aku sudah membantu kalian terbebas dari gangguan wanita gila, jadi ku harap hari ini jangan membuatku kesal dengan perintah kalian." ucap Rosalina sambil berjalan membelakangi mereka.


Hahahahhahahhahaha Alex dan Ari tertawa terbahak.


"Tuan Muda, maafkan saya tidak bisa menahan tawa saya! karena Nona Rosalina bisa berkata seperti itu.!" ucap Ari.


"Haha sudahlah, kita biarkan saja dia berlaku seenak nya untuk hari ini!"


Terimakasih sudah membaca novel ku 😊


Jangan lupa like dan komen nya ya 😉


c u next episode 😉

__ADS_1


__ADS_2