
Jadi besok kau sudah mantap mengakhiri petualangan cinta mu Giandra?"
Nico sahabat Giandra dan juga seorang aparat menanyakan hal tersebut kepada Giandra.
"Aku menikahi dia karena status saja Nico"
"Aku tidak mau tau,yang jelas kau telah kalah dari taruhan kita"
"Apakah itu berlaku jika aku menikahi dia tanpa cinta?"
"Meskipun pada awalnya kau menikah dengan mbak Amanda tanpa cinta tapi aku sangat yakin pada nantinya kau akan semakin tergila - gila dengan mbak Amanda,bahkan ni yah,kalau boleh aku mengatakan saat ini saja kau sebenarnya sudah mulai mencintai mbak Amanda,tapi ego mu terlalu besar untuk mengakui jika rasa itu sebenarnya sudah mulai muncul"
Aditya mengatakan semua hal tersebut sambil makan kacang goreng yang tergeletak di meja.
"Sok tau kau Dit"
__ADS_1
Giandra mengatakan hal tersebut sambil memukul pelan pundaknya.
"Siapa yang tidak akan jatuh cinta jika memiliki istri yang bisa merawat kita dengan baik,mengerti akan kebutuhan kita terutama kebutuhan laki-laki dewasa, percaya mbak Amanda menjadi istri yang sedia setiap saat terhadap apapun yang kau minta,asal kau tidak keterlaluan saja minta di layani dia di tempat tidur setiap jam"
Semua para laki -laki yang berada di dalam villa tersebut tertawa dan hal tersebut tidak berlaku pada Giandra yang memilih bersikap biasa,namun hatinya begitu bahagia.
"Sudahlah jangan kalian buat dia tegang,ayo kita habiskan malam lajang kita dengan bahagia,karena esok ada satu kawan kita yang sudah tidak akan menjadi laki-laki pencinta wanita malam lagi"
Rian mengatakan hal tersebut sambil mengangkat gelasnya tinggi -tinggi dan aksinya tersebut diikuti oleh para laki -laki yang lainnya.
Sementara itu hari yang semakin malam dan Amanda yang sudah selesai menjalani semua perawatan tubuh memilih untuk segera masuk ke dalam kamar dan beristirahat.
Amanda mengatakan hal tersebut sambil merebahkan badannya di atas tempat tidur, Amanda memandang ke atas dan atap kamarnya yang transparan membuat Amanda dapat melihat bintang - bintang di langit dengan sangat jelas.
"Esok hari aku akan menjadi milik orang lain,esok hari di belakang nama ku akan di tambahan nama Wijaya,dan setelah hari esok aku harus hidup dengan satu laki -laki yang menjadi suami ku,Tuhan aku berjanji akan melayani dia dengan baik, menjadi istri yang baik dan memberikan yang terbaik, meskipun aku tidak pernah mengetahui motif mas Giandra menikah dengan ku, meskipun aku juga tidak mengetahui apakah mas Giandra mencintai ku atau tidak,namun aku akan melakukan bagian ku dengan baik,dan biarkan bagian mas Giandra menjadi urusan nya dengan Mu Tuhan.Amin.
__ADS_1
Setelah selesaikan mengatakan hal tersebut Amanda terlelap di dalam tidur indahnya.
"Mbak Amanda kau cantik sekali"
Pagi ini Amanda di bangunkan pagi -pagi sekali oleh Ibu Giandra dan setelah itu Amanda segera menuju ruang make up pengantin,pagi ini Amanda menjalani satu proses yang tidak kalah melelahkan dari kemarin.
"Terima kasih Anindita,kau juga cantik"
Amanda balik memuji Anindita yang pagi ini sudah menggunakan riasan,sanggul dan kebaya warna kuning.
"Terima kasih kakak ipar"
Anindita mengatakan hal tersebut sambil tersenyum.
"Nduk apakah sudah siap semuanya?"
__ADS_1
"Sudah pak sebentar lagi"
"Ya sudah bapak dan pak de Rahmat tunggu di bawah ya nduk"