PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA

PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA
AMBISI DIANA


__ADS_3

"Diana kau tau bahwa aku tidak senang dengan basa -basi,jadi langsung pada pokok permasalahan saja,ada apa kau memanggil ki kemari?"


Giandra meletakan minuman yang diberikan Diana kepada dirinya, terakhir Giandra meminum apa yang diberikan oleh Diana,dia pada akhirnya mengambil kesucian Amanda secara paksa.


"Mas Diana mimpi buruk, sekarang Diana takut"


Giandra mengernyitkan dahi saat Diana mengatakan hal tersebut kepadanya.


"Apa hubungan nya dengan ku?jadi kau memanggil ku hanya untuk membicarakan hal bodoh seperti ini?"


Giandra sangat kesal karena Diana memanggil nya untuk hal ini.


"Bukan seperti itu maksud ku mas"


"Lalu untuk apa lagi?"


Giandra bertambah kesal saat mendengarkan jawaban dari Diana.


"Saat Diana bermimpi Diana melihat satu gelang anak kecil berwarna putih,di dalam mimpi tersebut Diana melihat gelang itu"


Deg


Giandra kini semakin terdiam dengan semua penjelasan yang diberikan dari Diana.


"Kenapa di dalam mimpi mu itu ada gelang itu?"

__ADS_1


Giandra mengatakan hal tersebut kepada Diana dengan penuh selidik.


"Karena itu gelang Diana yang sudah hilang"


"Hilang?"


"Ya mas gelang Diana yang sudah hilang bertahun - tahun yang lalu"


Diana terus mengatakan hal tersebut kepada Giandra berharap Giandra mendengarkan semua penjelasan Diana.


"Coba ceritakan lagi tentang gelang itu,atau kalau tidak ciri -ciri gelang tersebut seperti apa?"


Diana tersenyum penuh arti di dalam hati dia mulai mengatakan bahwa kini rencanannya mulai berhasil Giandra dengan perlahan mulai masuk ke dalam perangkapnya


"Gelang putih yang Diana pakai dan hilang saat Diana mengalami kecelakaan,dan ahhh mas sakit kepalaku,kepalaku sakit sekali"


"Lalu setelah itu ada hal apa lagi Diana"


Giandra semakin penasaran dengan apa yang telah dikatakan oleh Diana.


"Maaf mas Giandra Diana tidak dapat mengingat apa -apa lagi"


Diana langsung menangis sambil memegang kepalanya.


"Baiklah sekarang kau harus istirahat"

__ADS_1


Giandra membawa Diana untuk beristirahat di atas tempat tidurnya.


"Mas jangan tinggalkan Diana,Diana mohon mas jangan tinggalkan Diana"


Diana mengatakan hal tersebut sambil memegang tangan Giandra.


"Baiklah aku akan menunggu mu disini sampai dirimu tertidur"


"Terima kasih mas Giandra"


Diana mengatakan hal tersebut sambil tersenyum penuh arti,Diana memeluk erat lengan Giandra sampai pada akhirnya Diana tertidur.


Mustahil apa dia gadis yang selama ini aku cari?


Giandra mengatakan hal tersebut sambil memandangi wajah Diana yang saat ini sedang tertidur.


Daripada aku disini lebih baik aku selidiki saja kebenaran nya.


Dengan perlahan Giandra melepaskan pegangan dari Diana,mengambil jasnya Dan keluar dari kamar kos Diana, Giandra masuk ke dalam mobil dan melajukan mobil tersebut dengan kecepatan tinggi.


Sementara itu di dalam kamar Diana kembali membuka mata.


"Mas Giandra sebentar lagi kau akan lebih masuk ke dalam pelukanku tak kusangka membodohi mu itu sangat gampang sekali,masih percaya dengan cinta masa kecil,masih percaya jika suatu saat akan menemukan cinta tersebut,cih itu hanya seperti di dalam dongeng saja"


"Terima kasih madam Gretta apa yang madam katakan ternyata benar,mas Giandra sangat mencintai cinta masa kecilnya tersebut,laki -laki hanb pintar hukum namum begitu bofjh soal cinta"

__ADS_1


Diana mengatakan hal tersebut sambil tersenyum,kini Diana memiliki banyak sekali rencana untuk bisa memiliki Giandra.


__ADS_2