PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA

PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA
APAKAH AKU SALAH?


__ADS_3

Ini mas Giandra? ya ampun dia jelek sekali waktu kecil,lalu gadis ini siapa?pacar mas Giandra?atau kasih tak sampai?"


Amanda tersenyum sambil melihat -lihat foto yang berada di dalam ruang kerja Giandra.


Ah lebih baik aku segera pergi dari sini, sebelum besok aku di terkam oleh mas Giandra karena masuk ke dalam ruangannya tanpa izin.


Setelah mengatakan hal tersebut Amanda segera mengembalikan foto tersebut di tempat dimana Amanda melihatnya segera keluar dari ruang kerja Amanda dan masuk kembali ke dalam kamarnya.


"Tuhan,hari esok harus lebih baik dari hari ini,Amin"


Dan setelah mengatakan hal tersebut Amanda terlelap di dalam tidurnya.


Sementara itu Giandra yang saat ini sudah sampai di rumah ke dua orang tuanya segera masuk ke dalam kamar dan membersihkan dirinya.


"Apa yang sebenarnya terjadi dengan ku? masa aku jatuh cinta pada gadis itu? lalu bagaimana dengan usaha ku mencari cinta masa kecilku? bagaimana jika ternyata benar Diana adalah cinta masa kecilku? kenapa aku tidak memiliki perasaan apa-apa lagi?"


Hal tersebut yang terus Giandra ucapkan di atas tempat tidur,rasa penasaran dan sekaligus rasa tidak ingin untuk mengakui apa yang saat ini sedang terjadi di dalam hatinya.


"Ah lebih baik besok aku kembali ke rumah itu untuk lebih menyakinkan hal ini"


Selesai mengatakan hal tersebut Giandra menarik selimut nya hingga ke atas kepalanya dan mencoba untuk memejamkan mata yang kini sangat susah untuk di pejamkan


"Selamat pagi mbak Amanda"


Bibi pagi ini menyapa Amanda yang baru bangun sudah langsung menuju ke dapur.


"Pagi bi"

__ADS_1


"Mbak ada tamu yang menunggu mbak Amanda di luar"


Amanda yang hendak memegang pekerjaan dapur segera terdiam.


"Siapa bi? pagi-pagi sudah ada yang mencari ku?"


"Entahlah mbak,katanya namanya mas Jonas"


"Mas Jonas?"


Amanda langsung mengatakan hal tersebut sambil memandang sang bibi dengan tatapan tajam.


"Ya mbak"


Dan seketika itu juga Amanda langsung berlari ke teras rumah dan betul Amanda dapat melihat punggung Jonas dari ruang tamu.


Mendengar namanya dipanggil Jonas langsung membalikan badannya.


"Hai Man,pagi"


Jonas memberikan sapaan tersebut kepada Amanda dengan sebuah senyuman yang membuat wajahnya semakin tampan.


"Pagi -pagi begini sudah berada disini,ada apa?"


Amanda mengatakan hal tersebut sambil mendekatkan diri ke arah Jonas.


"Aku bawakan ini untuk mu Man,kau pasti suka

__ADS_1


"


Dan setelah itu Jonas mengeluarkan satu kotak es krim dari kantong plastiknya.


"Es krim?"


"Ya,es krim,ini kan makanan kesukaan mu waktu dulu,ini"


Jonas memberikan kotak es krim tersebut kepada Manda dan Amanda menerima pemberian Jonas tersebut dengan wajah berbinar.


"Terima kasih Jonas,kau selalu tau apa kesukaan ku"


Amanda mengatakan hal tersebut sambil membuka kotak es krim yang diberikan Jonas kepada dirinya.


"Enak banget es krim nya Nas"


"Kau suka?


Amanda langsung menganggukan kepalanya saat Jonas mengatakan hal tersebut.


"Baiklah mulai besok aku akan mengirimkan lebih banyak es krim lagi untuk mu"


"Tidak usah Nas,nanti merepotkan"


"Tak masalah Manda,selama itu membuat mu bahagia,maka aku akan melakukan hal tersebut untuk mu"


Amanda langsung terdiam dengan semua perkataan Jonas.

__ADS_1


"Hei kenapa diam? apakah aku ada yang salah bicara?"


__ADS_2