PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA

PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA
AMANDA BERANI


__ADS_3

"Kau saja yang bertemu dengan


mereka Nin"


Setelah mengatakan hal tersebut


Giandra bangkit dari tempat duduknya dan langsung menyambar kunci mobilnya di


meja.


"Mas katakan kepadaku mas mau


kemana?"


Anindita segera meraih lengan


Giandra begitu Giandra akan keluar dari ruangan.


"Lepaskan aku!"


Mata Giandra memerah menahan marah


ketika mengucapkan hal tersebut kepada Anindita,saat ini pikiran Giandra hanya


tertuju kepada satu orang saja yang membuatnya sampai seperti itu.


“Mas Giandra,mas mau ketemu siapa


mas?”


Anindita kembali berteriak kepada


Giandra,namun Giandra sudah semakin menjauh dari Anindita,Anindita pada


akhirnya hanya bisa melihat punggung Giandra yang kini sudah menghilang di


balik mobilnya,Anindita dapat melihat Giandra akan mengendarai mobil tersebut


dengan kencang.


“Sebenarnya siapa mas Giandra yang


sampai membuatmu seperti ini”


Hal tersebut yang pada akhirnya


hanya bisa dikatakan oleh Anindita saat Anindita hari ini melihat kelakuan dari


Giandra.


Giandra yang sekarang telah sampai


di gerbang rumah nya segera meminta para penjaga membuka gerbang tersebut.


“Hei buka,lamban sekali kalian

__ADS_1


bekerjanya!”


Giandra berteriak dari dalam mobil


kepada beberapa penjaga gerbang di dalam rumahnya tersebut,setelah pintu


gerbang terbuka Giandra segera melajukan mobilnya dengan kencang untuk masuk ke


dalam halaman depan rumahnya sendiri.


Giandra turun dari dalam mobil dan


membanting pintu mobil tersebut dengan sangat kencang tanda bahwa saat ini


Giandra sedang marah.


“Amanda Joyodiningrat dimana kau,ayo


cepat turun”


Begitu Giandra masuk Giandra


langsung berteriak dengan sangat kencang memanggil- manggil nama Amanda.


“Mas ada apa?kenapa mas Giandra


berteriak kencang sekali?”


Amanda menjawab Giandra dari lantai


Amanda tidak mau untuk turun.


“Turun!!”


Giandra kembali berteriak dan di


saat itulah Amanda langsung turun untuk menghampiri Giandra.


“Mas sudah pulang? Ada apa mas?”


“Katakan kepadaku siapa yang


menyuruh mu untuk sembarangan menerima tamu di dalam rumah ku?”


Giandra mengatakan hal tersebut


sambil maju mendekat ke arah Amanda’


“Apa maksud mas Giandra?”


“Dasar perempuan murahan,masih pura –pura


tidak mengerti,untuk apa dokter itu datang ke rumah ini?”


Sakit hati Amanda ketika Amanda

__ADS_1


ketika Giandra menyebutnya wanita murahan.


“Dia Jonas mas Giandra dia sahabat


aku,dan dia punya nama”


“Satu lagi aku bukan wanita


murahan,mas Giandra yang telah memperkosa aku!”


Dengan berani Amanda mendekati


Giandra dan membisikkan semua kata –kata tersebut ke telingga Giandra.


“Jadi tolong jangan campuri urusan


pribadi aku,apa mas Giandra cemburu?”


Deg


Perkataan Amanda membuat wajah


Giandra semakin memerah,Giandra jelas tidak akan mengakui kepada Amanda tentang


perasaan yang sebenarnya terjadi saat ini di dalam dirinya.


“Cih tidak mungkin aku cemburu


kepada mu gadis kampungan”


“Ya sudah untuk apa mas Giandra


mengurusi aku?semua yang mas lakukan terhadap bapak ku sudah aku bayar dengan


tubuh ku,apa yang mas lakukan padaku malam itu sudah cukup untuk semuanya,jadi


aku tidak mau mas Giandra mengurusi urusan pribadi ku “


Amanda mengatakan hal tersebut


dengan sangat berani,entah hari ini dia mendapatkan kekuatan darimana,namun


semua hal yang kini berhasil dia katakan membuat hatinya sedikit lega.


“Minggir!”


Dan pada akhirnya hanya satu kata


tersebut yang keluar dari mulut Giandra.


“Minggir aku bilang,hari ini aku


akan kembali ke rumah orang tua seperti yang mereka minta”


Amanda langsung mengambil beberapa

__ADS_1


langkah agar tidak menghalangi jalan Giandra.


__ADS_2