
Suster tolong tinggalkan kami berdua."
"Ya mas Jonas."
Suster yang sejak tadi berada di dalam ruangan segera keluar begitu Jonas memintanya untuk pergi.
"Jadi apakah ada hal yang perlu aku dengarkan dan belum kau ceritakan kepadaku?"
Jonas mencoba mengatakan hal tersebut kepada Amanda yang sejak tadi diam dan menundukkan wajahnya.
"Aku kesini karena aku kabur Nas."
Jonas langsung terdiam dengan semua perkataan Amanda.
"Jadi apakah Ayah dari janin yang saat ini kau kandung adalah pengacara Giandra?"
Satu pertanyaan yang pada akhirnya terlontar dari mulut Jonas, lidah Jonas terasa kelu ketika harus menanyakan hal tersebut kepada Amanda.
"Ya Jonas, Ayah dari janin yang saat ini aku kandung adalah mas Giandra."
Dan air mata Amanda langsung mengalir dengan sangat deras ketika Amanda mengatakan hal tersebut kepada Jonas.
__ADS_1
"Kami sudah menikah Nas, kami menikah secara diam - diam."
Hati Jonas seperti di sayat oleh pisau ketika Amanda kini mulai menceritakan kebenaran nya.
Jonas yang juga mencintai Amanda kini hatinya harus terpatahkan untuk selama - lamanya karena status Amanda saat ini yang sudah merupakan istri sah dari Giandra dan sedang mengandung anaknya.
"Apakah pengacara Giandra mengetahui kondisi mu yang saat ini sedang hamil?"
Pertanyaan Jonas membuat Amanda berhenti untuk menangis.
"Tidak Jonas, mas Giandra tidak tau kondisi terbaru ku."
Amanda kembali mengatakan hal tersebut kepada Jonas dengan berusaha untuk menghapus air matanya.
Jonas kembali bertanya hal tersebut kepada Amanda.
"Aku tidak bisa menceritakan kepada mu lebih dalam Nas, saat ini aku hanya ingin mas Giandra tidak mengetahui keberadaan ku, dan juga keadaan ku sedang hamil, aku mohon kau bisa menjaga rahasia ini, kau adalah teman baik ku Nas, dan aku percaya kepada mu Mas."
Amanda mengatakan hal tersebut dengan pandangan matanya yang seakan - akan kini betul - betul memohon kepada Jonas,agar Jonas tidak mengatakan hal tersebut kepada Giandra.
"Baiklah, untuk menghargai persahabatan kita, aku tidak akan mengatakan hal tersebut kepada pengacara Giandra, sekarang kau beristirahat lah, nanti jika kau sudah lebih baik aku akan membawa mu pulang ke rumah."
__ADS_1
"Terima kasih Nas."
Amanda mengatakan hal tersebut kepada Jonas dan Jonas berusaha untuk bisa mengerti perasaan Amanda, ada banyak hal yang ingin Jonas tanyakan, namun kini Jonas harus menjaga perasaan Amanda dan hal tersebut yang pada akhirnya urung Jonas lakukan.
"Istirahat lah aku akan keluar dulu."
Setelah mengatakan hal tersebut Jonas keluar dari ruangan tersebut dan membiarkan Amanda untuk beristirahat..
Sementara itu pagi ini di kantor Giandra.
"Ada apa mas Giandra? kenapa mas Giandra memanggil ku?"
Dengan pandangan matanya yang tajam Giandra kini mendekat ke arah Anindita.
"Apakah kau tau kemana Amanda pergi?"
Anindita yang sudah hafal dengan sikap Jonas segera mencoba untuk memberikan intimidasi kepada Anindita agar Anindita bisa memberikan keterangan yang jujur untuk Jonas.
"Aku sama sekali tidak mengetahui keberadaan mbak Amanda mas Giandra."
Anindita mencoba untuk tetap tenang dalam menjawab pertanyaan Giandra.
__ADS_1
Hai, hai terima kasih sudah membaaca cerita mas Giandra jangan lupa vote, like yang banyak yah biar authornya tetap semangat untuk menulis. Terima kasih 😘