
Tak masalah Manda,selama itu membuat mu bahagia,maka aku akan melakukan hal tersebut untuk mu"
Amanda langsung terdiam dengan semua perkataan Jonas.
"Hei kenapa diam? apakah aku ada yang salah bicara?"
"Tidak ada Nas,aku hanya mengingat seseorang ketika dia mengatakan hal ini"
"Siapa Man?"
"Mas Prasetya"
"Ah aku tau mas Prasetya yang dulu kekasih mu?"
"Ya Nas setelah mengatakan hal seperti ini,lalu dia selingkuh dengan mbak Citra"
Amanda langsung menundukkan wajahnya ketika mengatakan hal tersebut.
"Hei kau tidak perlu sedih,maafkan aku jika perkataan ku tadi membuat kamu sedih"
Jonas mendekatkan diri ke arah Amanda dan menepuk-nepuk bahu Amanda.
"Ya memang sih aku mengatakan hal itu,tapi aku juga tidak mau menjanjikan apapun ke kamu Man,nanti aku takut tidak bisa menepati nya,yang penting sekarang masalah bapak Surjono bisa segera selesai ya Man,agar kau tidak sedih lagi"
"Terima kasih Nas"
Jonas memeluk pundak Amanda sambil mengatakan hal tersebut,dan disaat yang bersamaan satu mobil mewah masuk ke dalam halaman kediaman rumah Giandra,satu laki-laki dingin keluar dari mobil tersebut dengan wajah datar.
"Man,itu pengacara Giandra kan?"
__ADS_1
"Ya Nas"
"Untuk apa dia pagi-pagi kemari?"
"Entahlah Nas"
Jonas mengatakan hal tersebut sambil masih memeluk pundak Amanda dan Giandra yang memandang itu semua langsung merasakan gerah.
"Mas Giandra selamat pagi"
Jonas mengatakan hal tersebut sambil memberikan salam dengan tangan nya, Giandra memandang tangan Jonas yang sudah diulurkan kepadanya dan tidak menyambut jabatan tangan Jonas dengan baik.
"Kau mau apa kemari pagi-pagi?"
Giandra mengatakan hal tersebut dengan ketus kepada Jonas.
"Aku hanya memberikan Amanda es krim mas"
Deg
Jonas yang mendengarkan perkataan Giandra langsung tersulut kemarahan.
"Apa maksud perkataan mas Giandra? apa salahnya aku datang dan ingin melihat sahabat ku sendiri"
"Salah?ya tentu saja salah,kau bertamu tanpa seizin ku"
Kini wajah Giandra dan Jonas sudah saling dekat dan semakin dekat, terlihat dengan jelas tatapan wajah mereka yang masing-masing sedang tersulut kemarahan.
"En anu,aku mohon jangan marah mas Giandra,Jonas hanya ingin membuat aku bahagia dengan memberikan ini"
__ADS_1
Deg
Giandra langsung memalingkan wajahnya kepada Amanda saat Amanda mengatakan hal tersebut ke arahnya.
"Jadi bahagia mu hanya di ukur dengan es krim ini?"
Giandra menunjukan pemberian Jonas.
"Mas,Jonas sahabat ku,apapun yang diberikan oleh Jonas sudah pasti aku suka"
Giandra begitu marah dengan apa yang di katakan oleh Amanda.
"Cepat masuk ke dalam!"
Dengan suara nyaring Giandra mengatakan hal tersebut kepada Amanda dan kini Amanda hanya bisa terdiam.
"Man,kalau kau merasa di sakiti jangan dituruti,ayo pergi dari sini Man"
Jonas kembali mengatakan hal tersebut kepada Amanda.
"Diam kau!, Amanda aku bilang masuk ke dalam sekarang!!"
Giandra kembali mengatakan hal tersebut dengan suara yang lebih keras dari sebelum nya.
"Amanda jangan!"
Jonas kembali mengatakan hal tersebut sambil menggelengkan kepalanya.
"Aku hitung sampai tiga,satu,dua"
__ADS_1
Dan pada hitungan ke dua Amanda langsung masuk kembali ke dalam rumah.
"Kau lihat dia begitu patuh kepada ku,jadi kau tidak akan pernah bisa macam-macam"