
Maafkan Manda yah mas, Manda belum terbiasa dengan situasi yang saat ini sudah terjadi, jujur Manda masih takut dengan mas Giandra, Manda ketakutan karena hal itu mas,, maafkan Amanda ya mas."
Dan ketika Amanda mengatakan hal tersebut, kini hati Giandra tersentak, Giandra baru sadar bahwa pemerkosaan terhadap Amanda yang membuat Amanda seperti ini.
"Maafkan mas ya, seharusnya mas yang patut untuk di salahkan dengan semua hal yang telah terjadi dengan mu, entah sudah berapa kata - kata yang tidak pantas yang mas keluarkan untuk mu."
Giandra menyambut uluran tangan Amanda dengan mencium keningnya sambil mengatakan hal tersebut kepadanya.
"Manda sudah memaafkan mas Giandra, mungkin ini hanya perasaan Amanda saja yang masih belum bisa menerima mas, apakah mas mau membantu Amanda agar Amanda tidak takut lagi kepada mas Giandra?"
Dengan menatap tajam Giandra, Amanda mencoba berani untuk mengatakan setiap isi hatinya tersebut.
"Kau yakin kau mau mencoba nya malam ini ?"
Giandra kembali meminta kepastian dari Amanda.
"Iya mas."
__ADS_1
Dengan penuh kepastian Amanda mencoba untuk berani menganggukan kepalanya.
"Baiklah, aku akan mengajari mu sayang."
Giandra mengatakan hal tersebut kepada Amanda dan kembali mencium keningnya.
"Sekarang kau harus tau bahwa aku mencintai mu sayang, apapun yang akan aku lakukan kepada mu itu adalah karena aku mencintai mu."
Amanda langsung menganggukan kepalanya saat Giandra mengatakan hal tersebut.
Dengan perlahan tangan Giandra mulai menyentuh baju tidur Amanda.
Amanda yang mendengarkan ucapan Giandra langsung menundukkan kepalanya..
"Hei aku ini suami mu, jangan kau tunduk kan wajah mu seperti itu, ketika aku berbicara kepada mu, meskipun aku suami mu, aku berhak atas tubuh mu, namun aku tidak akan pernah melakukan hal tersebut tanpa persetujuan dari mu, hal itu karena kau adalah istri ku, kau bukan seorang pelacur yang aku sewa dan aku bisa perlakukan se enaknya sendiri."
Ucapan Giandra yang belum pernah Amanda dengarkan ini membuat hati Amanda begitu teduh.
__ADS_1
"Jadi bagaimana apakah kau memberikan aku izin untuk aku membuka baju mu sekarang."
Amanda menganggukan kepalanya perlahan sebagai tanda persetujuan nya terhadap hal apa yang akan Giandra lakukan.
"Baiklah"
Dan tangan Giandra mulai membuka kancing baju tidur Amanda satu per satu, Amanda berusaha untuk tidak memejamkan mata saat tangan Giandra mula membuka kancing bajunya tersebut.
Tak butuh waktu lama, semua kancing baju tidur Amanda kini sudah terbuka, Giandra mulai bisa melihat bentuk tubuh Amanda, hatinya bergejolak, ingin rasanya Giandra langsung menerkam tubuh tersebut, namun kini Giandra harus bisa mengendalikan dirinya sampai Amanda betul - betul merasa nyaman.
"Sekarang aku akan membuat baju mu sayang."
Amanda kembali menganggukan kepalanya dan setelah mendapatkan persetujuan dari Amanda Giandra mulai membuka semua pakaian atas Amanda, kini nampak tubuh polos Amanda di bagian atas yang begitu indah di mata Giandra.
Amanda langsung menutupi tubuh bagian atasnya yang telah polos dengan ke dua tangannya.
"Singkirkan tangan mu sayang, biarkan suami mu ini menikmati nya."
__ADS_1
Giandra memegang tangan Amanda dengan lembut dan menyingkirkan tangan yang telah menutupi bagian tubuh Amanda yang indah tersebut.
Hai, hai terima kasih sudah membaca cerita mas Giandra jangan lupa vote, like yang banyak yah biar authornya tetap semangat untuk menulis. Terima kasih 😘