
Baiklah,kapan kita akan ke penjara?"
"lebih cepat lebih baik"
"Besok saja mas, kebetulan besok ada waktu untuk kunjungan kepada narapidana"
Anindita kembali mengatakan hal tersebut di tengah - tengah pembicaraan keluarga.
"Besok Nin?"
"Ya mas Giandra,kan pernikahan mas minggu depan"
"Baiklah,atur saja,aku hanya ingin pernikahan ku nanti di hadiri orang-orang terdekat saja,dan karena pak Surjono masih di dalam kasus hukum maka aku tidak ingin orang lain mengetahui pernikahan ini,aku hanya ingin pihak keluarga saja yang mengetahui nya, sementara sampai semua kasus hukum pak Surjono selesai"
"Baiklah,kami sebagai keluarga berusaha untuk menerima keputusan mu nak,yang terpenting kalian memiliki ikatan yang sah di hadapan hukum dan juga agama"
"Baiklah jika tidak ada yang di bicarakan lagi, Giandra mau istirahat"
Setelah mengatakan hal tersebut, Giandra langsung beranjak dari tempat duduknya dan langsung masuk ke dalam kamarnya.
"Menikah dengan gadis itu?apakah aku sudah mengambil keputusan yang benar?tapi seorang Giandra tidak akan mungkin menarik kembali keputusan nya"
Di dalam kamar Giandra mengatakan hal tersebut dan setelah itu Giandra langsung tertidur.
__ADS_1
Keesokan hari di kediaman rumah Giandra.
"Mbak Manda bangun mba"
Satu ketukan pelan kini terdengar di pintu kamar Amanda, Amanda yang mendengar ada suara segera membuka pintu kamarnya.
"Mbak Anindita"
"Pagi mbak Amanda"
"Pagi-pagi sudah ada disini,ada apa mbak?"
Anindita langsung mengernyitkan dahi ketika Amanda mengatakan hal tersebut kepadanya.
Amanda hanya menggelengkan kepalanya ketika Anindita mengatakan hal tersebut.
"Astaga mungkin mas Giandra lupa,tadi pagi mas Giandra sudah berangkat dengan bapak dan ibu"
"Memang nya ada apa mbak?"
"Hari ini mas Giandra secara resmi akan meminta mbak Amanda menjadi istrinya di hadapan pak Surjono"
Deg
__ADS_1
Perkataan Anindita seperti petir di pagi hari yang kini sangat membuat Amanda kaget.
"Maksud mbak Anindita lamaran?"
"Ya semacam itu tapi karena kondisi pak Surjono sedang berada di dalam penjara maka semua akan menyesuaikan kondisi pak Surjono"
Amanda terdiam mematung dengan semua hal yang saat ini dikatakan oleh Anindita,kini Amanda tidak bisa lagi lari atau melakukan hal apapun yang melanggar,karena saat ini Giandra dan keluarga sedang menuju ke penjara untuk meminta restu pak Surjono.
"Ayo mbak kita bersiap-siap, meskipun kita tidak bisa ikut masuk ke dalam karena batasan pengunjung, namun bapak dan ibu meminta kita menunggu di restaurant dekat dengan penjara,agar lebih gampang,ayo mbak"
Anindita menggiring Amanda untuk bersiap-siap, Amanda sudah tidak dapat berbuat apa -apa lagi kecuali mengikuti semua yang Anindita akan lakukan, Anindita memilih kan baju dan juga membantu merias wajah Amanda.
"Sempurna,mbak Amanda sangat manis
"
Anindita mengatakan hal tersebut karena kini telah selesai membantu riasan Amanda,hari ini Amanda menggunakan dress selutut berwarna biru dan riasan natural yang membuat wajah Amanda semakin terlihat manis.
"Ayo mbak"
Anindita membukakan Amanda pintu mobilnya agar Amanda masuk ke dalam mobilnya.
Tak lama setelah itu mobil Anindita meluncur meninggalkan kediaman rumah Amanda.
__ADS_1
Sementara itu kini Giandra dan ke dua orang tua nya telah sampai di penjara, mereka masuk seperti layaknya orang yang akan melakukan kunjungan terhadap narapidana.