PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA

PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA
AKU KABUR JONAS


__ADS_3

Jonas yang kini sadar ada yang aneh dengan Amanda segera menanyakan kembali ada apa dengan Amanda."


"Nas, kepala aku pusing dan perut aku mual sekali."


Amanda tiba - tiba saja memegang perutnya dan kepala secara bergantian.


"Biasa mbak kalau hamil muda memang seperti itu."


Sang pemilik warung yang kini berada di dekat Amanda tiba mengatakan semua hal tersebut kepada Amanda.


"Nas aku ingin pulang."


"Tapi kau belum makan apa - apa Manda"


"Nanti aku makan di rumah saja Nas."


Kepala Amanda yang saat ini semakin pusing membuat Amanda mengatakan hal tersebut kepada Jonas.


"Baiklah, ayo kita pulang."


Jonas mengatakan hal tersebut lalu berdiri membayar semua makanan dan langsung mengajak Amanda untuk pulang.


Sepanjang perjalanan kembali ke rumah, Amanda memilih untuk diam, Amanda terus memikirkan apa yang dikatakan oleh Ibu - ibu yang ada di warung nasi pecel tersebut.


Apa benar aku hamil? bulan ini aku memang belum datang bulan .


Hal tersebut yang dikatakan oleh Amanda dari dalam hatinya.


"Manda, apakah kau baik - baik saja?"


Jonas yang sejak tadi melihat keadaan Amanda yang kini sudah mulai pucat kembali menanyakan hal tersebut kepada Amanda.

__ADS_1


"Aku baik - baik saja Jonas."


Baru selesai mengatakan hal tersebut, Amanda langsung pingsan di tengah jalan.


"Astaga Amanda!"


Jonas dengan sigap langsung menangkap tubuh Amanda yang kini sudah pingsan.


Jonas melihat ke sekeliling dan kini Jonas baru sadar jika lokasi mereka tak jauh dari puskesmas tempat Jonas praktek.


"Lebih baik aku bawa dia ke sana."


Jonas segera menggendong Amanda san membawa Amanda ke puskesmas terdekat.


"Mas Jonas, kenapa dengan gadis ini mas?"


"Nanti aku jelaskan suster, siapkan ruangan."


"Baik mas Jonas."


"Mas Jonas."


Dan beberapa saat kemudian sang perawat mengatakan hal tersebut kepada Jonas dan pada akhirnya mereka saling pandang.


"Dia hamil sus."


Jonas mengatakan hal tersebut dalam keadaan yang lemas, cintanya pupus sudah ketika mengetahui kalau saat ini Amanda sedang mengandung lewat pemeriksaan sederhana di dalam ruangan puskesmas tersebut.


"Jonas, Jonas."


Amanda yang telah pulih kembali kesadaran nya segera memanggil nama Jonas.

__ADS_1


"Manda, bagaimana keadaan mu? apakah kau baik - baik saja?"


Jonas langsung memegang pundak Amanda ketika melihat Amanda akan bangun dari tempat tidurnya.


"Aku kenapa Nas?"


Amanda yang sudah sepenuhnya sadar kini mulai menanyakan hal yang telah terjadi di dengan dirinya.


"Manda, aku ingin bertanya kepada mu, tapi kau harus jawab jujur."


Amanda Langsung terdiam dengan semua hal yang telah Jonas katakan.


"Kenapa Nas aku positive hamil?"


Amanda langsung mengatakan hal tersebut kepada Jonas.


"Ya Manda kau positive hamil."


Detik itu juga Amanda terdiam.


"Suster tolong tinggalkan kami berdua."


"Ya mas Jonas."


Suster yang sejak tadi berada di dalam ruangan segera keluar begitu Jonas memintanya untuk pergi.


"Jadi apakah ada hal yang perlu aku dengarkan dan belum kau ceritakan kepadaku?"


Jonas mencoba mengatakan hal tersebut kepada Amanda yang sejak tadi diam dan menundukkan wajahnya.


"Aku kesini karena aku kabur Nas."

__ADS_1


Jonas langsung terdiam dengan semua perkataan Amanda.


Hai, hai terima kasih sudah membaaca cerita mas Giandra jangan lupa vote, like yang banyak yah biar authornya tetap semangat untuk menulis. Terima kasih 😘


__ADS_2