PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA

PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA
LEDAKAN HATI AMANDA


__ADS_3

"Ya sejak kita menikah mas, mas yang mengatakan pernikahan ini bukan pernikahan sandiwara kan?"


Giandra langsung terdiam dengan semua hal yang saat ini Amanda katakan.


"Ya ini memang bukan pernikahan sandiwara."


"Dan mas Giandra tau, tadi pagi telah datang seorang wanita yang mengaku sebagai calon istri mas Giandra."


"Calon istri? siapa nama wanita itu?"


"Siapa nama wanita itu?"


"Diana mas"


Amanda mengatakan hal tersebut namun tidak berani memandang ke arah Giandra, Amanda takut jika amarahnya karena cemburu terbaca oleh Giandra.

__ADS_1


"Bagaimana kalau yang dikatakan oleh Diana itu benar? kalau memang benar dia adalah calon istri ku?"


Deg


Pandangan mata Amanda kini beralih tajam ke arah Giandra.


"Mas mau bilang kalau dia benar - benar calon istri mas Giandra? terus aku ini apa mas?"


Dan detik itu juga air mata Amanda mulai mengalir.


"Amanda bingung dengan semua hal yang telah mas Giandra lakukan kepada Amanda, awalnya Amanda berterima kasih karena mas Giandra mau membantu Amanda tanpa bayaran, dan mengizinkan Amanda untuk tinggal di tempat mas Giandra."


"Tapi setelah itu Amanda mendapatkan satu kenyataan pahit saat mas Giandra merenggut hal yang selama ini Amanda jaga, dan mas Giandra menganggap semua hal itu biasa?"


"Mas tau rasanya untuk Amanda? detik itu juga Amanda ingin bunuh diri, Amanda kehilangan harga diri, Amanda Kehilangan kehormatan,dan bagi mas Giandra yang sering melakukan hal itu adalah hal biasa? mas saat Amanda bunuh diri Amanda berharap Amanda mati! namun pada akhirnya Amanda masih hidup sampai sekarang."

__ADS_1


"Saat Amanda tiba - tiba harus menikah dengan mas Giandra secara mendadak Amanda tidak punya pilihan lagi untuk menolak, apalagi saat bapak sudah menyetujui semuanya."


"Mas tau Amanda tak lebih dari patung mas Giandra!"


"Semua hal yang Amanda katakan, semua pendapat Amanda tidak pernah mas dengarkan,mas membungkam mulut Amanda hanya karena Amanda wanita miskin dengan kasus dan wanita miskin itu meminta tolong kepada mas Giandra dan karena Amanda tidak memiliki uang mas Giandra bisa memperkosa Amanda dan mengatakan hal itu biasa!"


"Sekarang dengan ringan mas Giandra mengatakan jika mbak Diana itu calon istri mas Giandra, mas apakah mas pernah memikirkan perasaan Amanda?"


Amanda memuntahkan semua hal yang selama ini berada di dalam hatinya, rasa sesak, rasa perih yang di pendam nya terlalu lama kini meledak bagai bom atom yang dia tujukan kepada Giandra.


"Manda lelah mas, Manda lelah dengan semuanya, boleh Manda beristirahat mas? jangan siksa Manda secara batin lagi mas, Amanda ingin hidup tenang, jika benar dia calon istri mas Giandra, jangan mempermainkan pernikahan ini di hadapan Tuhan"


Dan terakhir Amanda mengatakan hal tersebut sambil duduk di atas kasur, air matanya, tangisan meledak dengan sangat kencang.


Sejak tadi Giandra hanya menatap Amanda saat Amanda mengatakan semua hal yang selama ini dia rasakan, tatapan Giandra yang datar membuat Amanda semakin frustrasi dan merasa percuma mengatakan hal tersebut kepada Giandra.

__ADS_1


Hai, hai terima kasih sudah membaca cerita mas Giandra jangan lupa vote, like yang banyak yah biar authornya tetap semangat untuk menulis. Terima kasih 😘


__ADS_2