
Jadi gimana dengan wanita yang sedang kau incar Nas?"
Aditya mulai mengatakan hal tersebut kepada Jonas
"Masih buntu Dit"
"Pendekatan mu mungkin kurang Nas"
"Ah entahlah Dit"
"Jangan lama-lama Nas pendekatan nya,nanti keburu di ambil orang"
Aditya berusaha untuk mengatakan hal tersebut kepada Jonas.
"Kau sendiri gimana Dit?ada yang sudah diincar?"
Jonas kita memberikan pertanyaan tersebut kepada Aditya.
"Ada sih Nas,tapi dia cintanya sama orang lain"
"Kau bertepuk sebelah tangan?"
"Ya belum bisa di bilang begitu sih"
"Lantas apa itu namanya?"
"Ya karena aku belum pendekatan penuh sama dia"
__ADS_1
"Kenapa Dit?"
"Mengalir ajah Nas"
Aditya menepuk-nepuk bahu Jonas sambil mengatakan hal tersebut,karena tak lama ada pasien yang harus mereka tangani.
Malam ini terjadi obrolan singkat antara Jonas dan juga Aditya,satu obrolan yang membuat mereka membicarakan hal sama tanpa saling mengetahui siapa wanita yang saat ini sedang dibicarakan.
Sementara itu setelah makan malam, Giandra mengantarkan Diana untuk ke apartment nya.
"Mas gak mau nginep di tempat Diana?"
Diana menawarkan sesuatu hal yang di butuhkan oleh laki-laki dewasa.
"Tidak Diana,aku harus segera kembali ke rumah"
Diana mengatakan hal tersebut sambil mulai menggoda Giandra di dalam mobil,satu hal yang dulu selalu membuat Giandra lemah tak berdaya,namun ketika godaan itu kembali terjadi malam ini,malah membuat Giandra jijik untuk menatap Diana
"Tidak Diana,aku mau langsung pulang"
Giandra mengatakan hal tersebut sambil menyingkirkan tangan Diana yang sudah mulai menjelajah tubuh Giandra.
"Baiklah mas,jaga diri mas baik-baik"
Setelah mengatakan hal tersebut Diana segera turun dari dalam mobil dan melangkah masuk ke dalam apartment.
Malam ini Diana begitu kesal, karena untuk kesekian kalinya Giandra menolak Diana,satu orang nona malam yang dulunya selalu menjadi favorite Giandra
__ADS_1
"Mas, besok kita akan ketemu lagi kan?"
"Ya,nanti aku kabari kau,dan kau harus membawa semua barang yang aku minta"
"Pasti mas"
Setelah mengatakan hal tersebut Giandra segera melajukan kembali mobilnya.
"Apa betul Diana adalah cerita masa kecil ku?jika benar mengapa aku sama sekali tidak memiliki getaran apapun terhadap Diana?"
"Aaaaaarh apakah aku terlalu terobsesi terhadap cinta masa kecil ku ini?"
Hal tersebut yang selalu di katakan oleh Giandra di dalam mobil,sambil terus melajukan mobilnya Giandra mencoba untuk tidak memikirkan kebingungan nya tentang Diana.
"Lebih baik aku segera kembali ke rumah"
Setelah mengatakan hal tersebut Giandra yet melajukan mobilnya dan mencoba untuk tidak memikirkan lagi apakah benar Diana adalah orang yang selama ini dia cari.
Sementara itu di kediaman rumah Giandra.
"Ini apa?"
Saat Amanda melintas di ruang kerja Giandra, Amanda menemukan satu foto lama Giandra.
"Ini mas Giandra? ya ampun dia jelek sekali waktu kecil,lalu gadis ini siapa?pacar mas Giandra?atau kasih tak sampai?"
Amanda tersenyum sambil melihat -lihat foto yang berada di dalam ruang kerja Giandra.
__ADS_1
Ah lebih baik aku segera pergi dari sini, sebelum besok aku di terkam oleh mas Giandra karena masuk ke dalam ruangannya tanpa izin