PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA

PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA
PERTENGKARAN


__ADS_3

Dari mobil turun satu laki - laki yang sudah tidak asing lagi bagi Jonas.


"Pengacara Giandra."


Hal tersebut yang Jonas katakan ketika melihat laki - laki yang turun dari mobil.


"Dokter itu ada di sini?, ada hubungan apa mereka berdua?"


Tatapan Giandra tak kalah tajam saat melihat Jonas duduk di teras rumah masa kecil Amanda.


Dengan seribu langkah Giandra maju mendekat ke arah Jonas.


"Jadi sekarang kau suka juga untuk bertamu ke rumah istri orang ha?"


Dengan gaya yang arogan Giandra mengatakan hal tersebut kepada Dokter Jonas...


"Tunggu mas Giandra jangan Salah paham dulu."


Jonas kini berusaha akan menjelaskan untuk apa dirinya bisa ada di rumah Amanda pagi - pagi ini.


"Tidak ada yang perlu untuk di jelaskan lagi!"


Dengan marah Giandra mengatakan hal tersebut kepada Jonas, seketika itu juga Amanda datang dengan membawa kopi untuk Jonas.


"Mas Giandra."


Amanda hampir saja menjatuhkan cangkir yang berisikan kopi tersebut di depan Giandra.

__ADS_1


"Ya ini aku, jadi ini kelakuan mu di luar ha!"


Giandra membentak Amanda dengan keras.


"Tunggu mas Giandra biar aku jelaskan."


"Diam kau!"


Giandra memberikan peringatan kepada Jonas untuk tetap diam.


"Kau tau ayah mu yang mengatakan jika kau disini, kau tau semalaman aku mengendarai mobil untuk bertemu dengan mu, aku mau meminta maaf kepada mu, aku datang untuk aku mengajak mu kembali kepada ku, namun setelah aku sampai aku malah menemukan manusia ini, dan aku juga melihat mu membuatkan kopi dan entah apa lagi yang telah kalian lakukan berdua."


"Aku sungguh sangat menyesal datang kemari untuk menemui mu."


Dengan lantang Giandra mengatakan hal tersebut kepada Amanda yang sejak tadi menundukkan wajahnya.


"Kenapa kau diam saja ha, merasa bersalah?"


"Mas."


Pada akhirnya Amanda bersuara di hadapan Giandra.


"Sebaiknya mas pergi dari hadapan ku sekarang."


Deg


Giandra sangat kaget dengan apa yang telah dia dengarkan.

__ADS_1


"Manda, kau tidak mau membicarakan dulu?"


"Tidak Nas, untuk apa aku membicarakan segala sesuatu dengan laki - laki yang tidak pernah mempercayai istrinya sendiri."


"Mas Giandra harusnya berpikir kenapa aku bisa pergi dari hadapan mas Giandra, mas Giandra seharusnya bisa berpikir Kenapa aku bisa tiba - tiba menghilang, kenapa saat aku menghilang mas Giandra tidak pernah mencari ku?"


"Kau yang mengatakan di surat jika aku tidak usah untuk mencari mu bukan? jadi aku mengikuti mau mu dan ternyata sekarang aku jadi mengetahui kenapa kau mengatakan hal tersebut di dalam surat, pasti itu semua karena laki - laki ini."


Deg


Amanda langsung terdiam dengan semua perkataan yang telah di ucapkan oleh Giandra.


"Pikiran mas terlalu dangkal!"


"Apa maksud mu ha?"


Dengan penuh emosi Giandra mencengkram lengan Amanda.


"Hentikan mas Giandra, aku tidak akan pernah membiarkan mas Giandra menyakiti Amanda.


"Jadi kau melindungi wanita pelacur ini!"


Detik itu juga Giandra langsung melayang kan pukulan kepada Jonas.


"Hentikan!"


Amanda segera menaruh gelasnya di meja dan mencoba untuk menghentikan perkelahian Giandra dan juga Jonas.

__ADS_1


Semua tetangga mulai berdatangan dan mencoba melerai Jonas dan Giandra yang sedang bertengkar.


Hai, hai terima kasih sudah membaca cerita mas Giandra jangan lupa vote, like yang banyak yah biar authornya tetap semangat untuk menulis. Terima kasih 😘


__ADS_2