
“Ya sudah untuk apa mas Giandra
mengurusi aku?semua yang mas lakukan terhadap bapak ku sudah aku bayar dengan
tubuh ku,apa yang mas lakukan padaku malam itu sudah cukup untuk semuanya,jadi
aku tidak mau mas Giandra mengurusi urusan pribadi ku “
Amanda mengatakan hal tersebut
dengan sangat berani,entah hari ini dia mendapatkan kekuatan darimana,namun
semua hal yang kini berhasil dia katakan membuat hatinya sedikit lega.
“Minggir!”
Dan pada akhirnya hanya satu kata
tersebut yang keluar dari mulut Giandra.
“Minggir aku bilang,hari ini aku
akan kembali ke rumah orang tua seperti yang mereka minta”
Amanda langsung mengambil beberapa
langkah agar tidak menghalangi jalan Giandra.
“Silahkan mas Giandra”
Amanda mengatakan hal tersebut kepada Giandra dan memandang
punggung Giandra yang semakin berlalu masuk ke dalam kamarnya.
“Sial kenapa seolah –olah aku terlihat cemburu di hadapan
wanita itu”
Setelah sampai di dalam kamar Giandra langsung masuk ke
dalam kamar mandi dan mengatakan itu semua di dalam kamar mandi.
“Aku tidak boleh seperti ini terus “
__ADS_1
Setelah selesai dari dalam kamar mandi Giandra segera keluar
dan terus mengatakan hal tersebut di depan lemarinya,dengan cepat Giandra
menurunkan koper dan membawa sebagian baju yang berada di dalam lemarinya.
“Pergi dari rumah ini adalah langkah yang paling tepat agar
aku tidak mengingat –ingat lagi wanita itu”
Setelah semua persiapan beres Giandra mengatakan kembali kata-kata
tersebut sambil mengangkat koper –koper miliknya dari dalam kamar.
“Mas hati –hati”
Satu suara dengan lembut mengatakan hal itu saat Giandra
memasukan koper –koper tersebut ke dalam mobilnya,Giandra tidak berani untuk
membalikan badan dan melihat pemilik
suara yang tentunya sudah dia kenal .
ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan sangat kencang keluar dari
pintu gerbang miliknya
“Aku harus bisa untuk melupakan wanita itu,ya aku harus
kembali fokus mencari cinta masa kecilku lagi”
Di dalam mobil hal tersebut yang terus Giandra katakan
kepada dirinya sendiri,dengan kendaraan yang masih dia lajukan dengan sangat
kencang,Giandra masuk ke dalam jalan Melati,satu jalan yang akhir –akhir ini
sudah jarang sekali Giandra kunjungi kembali.
“Selamat malam mas Giandra”
Satu sapaan dari madam Gretta yang selalu menyambut siapapun
__ADS_1
laki-laki yang mengunjungi tempat nona malam miliknya tersebut.
“Malam madam Gretta,dimana Diana?
Giandra kembali menanyakanj keberadaan Diana yang sudah lama
tidak dia cari kembali.
“Ah mas Giandra mencari Diana ?baiknya tunggu
sebentar,pelayan tolong panggilkan Diana beritahu jika mas Giandra datang
mencarinya”
Madam Gretta meminta bebeapa pelayan untuk memangilkan
Diana.
“Selamat malam mas Giandra”
Satu wanita cantik berkulit putih dengan lembut menyapa
Giandra yang sejak tadi masih asyik berdiri mengamati rumah madam
Gretta,Giandra langsung membalikan badan dan melihat wanita cantik yang kini
sudah berdiri di hadapan nya tersebut,sungguh berbeda dengan perawakan dari
Amanda dari sisi tubuh dan kecantikan Amanda jelas lebih buruk daripada Diana,itu
yang saat ini ada di dalam pikiran Giandra.
“Mas lama tidak kemari,apakah mas tidak rindu terhadapku?”
Dengan tatapan menggoda Diana mengatakan hal tersebut kepada
Giandra,Diana sang nona malam kelas atas yang saat ini begitu menginginkan
Giandra dengan cara yang halus mengatakan hal tersebut perlahan ke arah Giandra.
“Aku sibuk Diana”
“Jadi sekarang mas mau aku temani kemana”
__ADS_1
Diana mengatakan hal tersebut dengan manja kea rah Giandra.