PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA

PENGACARA AROGAN DAN PUTRI BURUK RUPA
KEMBALI KE JALAN MELATI


__ADS_3

“Ya sudah untuk apa mas Giandra


mengurusi aku?semua yang mas lakukan terhadap bapak ku sudah aku bayar dengan


tubuh ku,apa yang mas lakukan padaku malam itu sudah cukup untuk semuanya,jadi


aku tidak mau mas Giandra mengurusi urusan pribadi ku “


Amanda mengatakan hal tersebut


dengan sangat berani,entah hari ini dia mendapatkan kekuatan darimana,namun


semua hal yang kini berhasil dia katakan membuat hatinya sedikit lega.


“Minggir!”


Dan pada akhirnya hanya satu kata


tersebut yang keluar dari mulut Giandra.


“Minggir aku bilang,hari ini aku


akan kembali ke rumah orang tua seperti yang mereka minta”


Amanda langsung mengambil beberapa


langkah agar tidak menghalangi jalan Giandra.


“Silahkan mas Giandra”


Amanda mengatakan hal tersebut kepada Giandra dan memandang


punggung Giandra yang semakin berlalu masuk ke dalam kamarnya.


“Sial kenapa seolah –olah aku terlihat cemburu di hadapan


wanita itu”


Setelah sampai di dalam kamar Giandra langsung masuk ke


dalam kamar mandi dan mengatakan itu semua di dalam kamar mandi.


“Aku tidak boleh seperti ini terus “

__ADS_1


Setelah selesai dari dalam kamar mandi Giandra segera keluar


dan terus mengatakan hal tersebut di depan lemarinya,dengan cepat Giandra


menurunkan koper dan membawa sebagian baju yang berada di dalam lemarinya.


“Pergi dari rumah ini adalah langkah yang paling tepat agar


aku tidak mengingat –ingat lagi wanita itu”


Setelah semua persiapan  beres Giandra mengatakan kembali kata-kata


tersebut sambil mengangkat koper –koper miliknya dari dalam kamar.


“Mas hati –hati”


Satu suara dengan lembut mengatakan hal itu saat Giandra


memasukan koper –koper tersebut ke dalam mobilnya,Giandra tidak berani untuk


membalikan  badan dan melihat pemilik


suara yang tentunya sudah dia kenal .


ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan sangat kencang keluar dari


pintu gerbang miliknya


“Aku harus bisa untuk melupakan wanita itu,ya aku harus


kembali fokus mencari cinta masa kecilku lagi”


Di dalam mobil hal tersebut yang terus Giandra katakan


kepada dirinya sendiri,dengan kendaraan yang masih dia lajukan dengan sangat


kencang,Giandra masuk ke dalam jalan Melati,satu jalan yang akhir –akhir ini


sudah jarang sekali Giandra kunjungi kembali.


“Selamat malam mas Giandra”


Satu sapaan dari madam Gretta yang selalu menyambut siapapun

__ADS_1


laki-laki yang mengunjungi tempat nona malam miliknya tersebut.


“Malam madam Gretta,dimana Diana?


Giandra kembali menanyakanj keberadaan Diana yang sudah lama


tidak dia cari kembali.


“Ah mas Giandra mencari Diana ?baiknya tunggu


sebentar,pelayan tolong panggilkan Diana beritahu jika mas Giandra datang


mencarinya”


Madam Gretta meminta bebeapa pelayan untuk memangilkan


Diana.


“Selamat malam mas Giandra”


Satu wanita cantik berkulit putih dengan lembut menyapa


Giandra yang sejak tadi masih asyik berdiri mengamati rumah madam


Gretta,Giandra langsung membalikan badan dan melihat wanita cantik yang kini


sudah berdiri di hadapan nya tersebut,sungguh berbeda dengan perawakan dari


Amanda dari sisi tubuh dan kecantikan Amanda jelas lebih buruk daripada Diana,itu


yang saat ini ada di dalam pikiran Giandra.


“Mas lama tidak kemari,apakah mas tidak rindu terhadapku?”


Dengan tatapan menggoda Diana mengatakan hal tersebut kepada


Giandra,Diana sang nona malam kelas atas yang saat ini begitu menginginkan


Giandra dengan cara yang halus mengatakan hal tersebut perlahan ke arah Giandra.


“Aku sibuk Diana”


“Jadi sekarang mas mau aku temani kemana”

__ADS_1


Diana mengatakan hal tersebut dengan manja kea rah Giandra.


__ADS_2