
“dad,kami pamit.jaga diri mu,jangan lupa mampir ke apartemen Lei nanti.kami akan sangat-sangat merindukan mu.”lirih rider memeluk tubuh sang Daddy.
Diam, Daddy William tidak menjawab apapun.dia semakin meresapi pelukan dari sang putri,putri yang sangat ia sayangi.
“tidak bisa ya kalian tetap di sini? setidak nya demi daddy.daddy sangat merindukan kalian.”isak Daddy William.
Aku juga sangat merindukan mu dad,tapi aku tidak akan membiarkan virgin menghancur kan semua yang sudah ku rencana kan.lei memang suami bayaran ku, tapi aku tetap tidak akan membiar kan nya merenggut apapun dari ku.
Rosse menggeleng pelan, menggengam erat tangan sang Daddy.
“aku tetap putri mu walau pun kita tidak tinggal satu rumah.”rosse meyakinkan.
“daddy sangat mencintai mu princess.”lirih Daddy William.
“aku lebih menyayangi mu.”jawab rosse.
Tidak lama pandangan rosse teralihkan pada Rossi dan juga Alderad yang sudah membawa banyak koper.
“rosse tunggu!!.”
rosse yang hendak berjalan keluar, terhenti mendengar panggilan sang ayah, Rahardian.
“jangan pergi princess,turuti perkataan ayah kali ini.”titah Rahardian tidak ingin di bantah.
seperti biasa nya, Rosse tidak bisa membantah saat sang ayah berujar.
“aku tetap putri mu ayah,ini bukan rumah ku lagi.tapi rosse pasti kan satu hal, ayah adalah tempat Rosse kembali.rosse sangat menyayangi ayah,tapi udara di rumah ini sedang tidak bersahabat.”jawab Rosse.
Setelah selesai berpamitan, rosse dan Rossi meninggalkan mansion.membiar kan sang Daddy dalam kegamangan nya.
Mobil milik Lei terus melaju dengan kecepatan kencang,membelah kepadatan kota.
Tidak butuh waktu lama,mobil Lei berhenti di sebuah parkiran tepat di dekat sebuah bangunan bertingkat tinggi.
“ayo!.”ajak Lei.
Setelah menggunakan lift,mereka langsung sampai di apartemen milik Lei.
Setelah memakai id card milik nya,pintu apartemen terbuka.nuansa minimalis,tanpa banyak furniture menyambut rosse dan rombongan.
“wah ini Benar-benar indah.”rosse berdecak kagum.
“rossi Alderad kalian bisa menggunakan kamar yang ada di sana,anggap saja rumah sendiri.”ujar Lei, menunjuk sebuah kamar yang ada di pojok ruangan.
“terima kasih,maaf merepotkan.”rossi menjawab dengan nada tidak enak.
“tidak masalah,kita saudara ipar.”
__ADS_1
Nyes.
Hati rosse seakan-akan di siram oleh air dingin, perkataan Lei tentang Rossi, membuat hati nya mendingin.
aku tau,aku tidak pernah salah memilih mu sebagai suami ku, walaupun hanya di atas kertas.
Rosse tersenyum sangat lebar,berjalan mendekat ke arah Lei lalu bergelayut manja di lengan kekar sang suami.
“baby rosse akan tidur di mana?.”tanya rosse manja.
cih!ternyata dia juga bisa manja.
umpat Alderad dan juga Rossi secara bersamaan.ini adalah pertama kali nya rosse bersikap manja pada sang suami di hadapan mereka.
“kau akan tidur bersama ku,ayo masuk!.”
Lei mengajak rosse masuk ke kamar nya.
“istirahat lah!kondisi mu belum baik-baik saja.”ujar Lei,memaksa rosse untuk berbaring di ranjang.
sementara ia sibuk membuka koper,lalu memindahkan baju-baju milik nya dan juga Rosse di lemari.
“lei,biar aku saja yang merapihkan baju.kau pasti lelah kan?aku sudah sedikit baikan,jangan khawatir.”ujar rosse.
aku seperti istri yang tidak tau diri.semua pekerjaan rumah yang seharus nya ku kerja kan,kau yang mengerjakan.
rosse meringis dalam hati.karena selama ini Lei tidak pernah membiar kan rosse menyentuh pekerjaan rumah sedikit pun.
diam.lei tidak menanggapi perkataan rosse,masih sibuk dengan kegiatan nya sendiri.
“lei!!!.”pekik rosse kesal.
drug.
Lei sedikit menghentak kan koper yang tengah ia pegang,menoleh menatap rosse dengan pandangan heran.
“kau tau rosse? jika perempuan lain yang ada di posisi mu tentu saja mereka akan senang dan bangga.karena mereka di perlakukan seperti ratu bukan babu.hanya segelintir perempuan yang beruntung,lalu kau?.kau sudah di beri keberuntungan tapi tidak suka?.”tanya Lei heran.
“bukan begitu Lei aku istri mu!.semua pekerjaan rumah tangga adalah tanggung jawab ku,tidak seharus nya kau yang melakukan nya.”sanggah rosse.
“lakukan sesuka mu!!!.”
brak.
setelah selesai berbicara,Lei langsung keluar dengan membanting pintu kamar.sampai-sampai membuat Rosse tersentak kaget.
Lei kenapa?kok dia marah karena hal sepele,apa jangan-jangan Lei sedang datang bulan seperti ku?.
__ADS_1
batin Rosse polos.
di balik pintu.
Lei menyandar kan tubuh nya pada dinding tepat di sebelah pintu yang baru saja ia banting.
kesal,tentu saja.
anggap saja ini adalah tebusan atas rasa bersalah ku telah merenggut banyak hal dari mu dulu.
mansion keluarga Smith
“pergi dari rumah ku sekarang!!!.”
suara teriakan baass terdengar sangat nyaring.memenuhi seluruh penjuru mansion Smith di ikuti sebuah Guci yang melayang ke sembarang arah.
pyar.
nisa berdiri membelakangi Gucci, sampai-sampai punggung nya yang terkena lemparan guci dari William,demi melindungi sekertaris Steven.
awh,ternyata ini cukup sakit.
ringis nisa dalam hati.tapi sedetik kemudian,ia berdiri dengan tegap dan memasang wajah datar.
“dad,jangan usir aku.”isak virgin,luruh di lantai.
“kau harus pergi dari sini!kau sudah menghancur kan keluarga ku!!.”bentak daddy william.
“honey,kau baik-baik saja?.”
Mark yang baru datang segera berhamburan ke arah Nisa, mengechek kondisi Khumaira-nya.
“tuan William berani sekali anda menyakiti istri saya!.”pekik Mark dengan wajah yang mulai mengeras.
“tidak masalah,tuan William tidak sengaja.dia hanya marah pada bulan thin,aku harap kau bisa maklum.”nisa berbisik lirih.
Mark langsung mengalihkan pandangan nya pada virgin yang tengah bersimpuh di atas lantai marmer.
iba?.oh tentu saja tidak.karena perempuan ini lah sang istri terkena lemparan guci salah sasaran.
“nona Gerland,seharus nya anda tahu balas Budi bukan?.atau anda menang tidak tau diri? setelah anda menghancurkan dan membuat Putri keluarga ini pergi dari sini. anda juga ingin membuat rumah tangga orang tua angkat yang sangat menyayangi anda berakhir di meja pengadilan?.”sindir mark sinis.
telak.
virgin tertegun di tempat mendengar sindiran yang di beri kan oleh Mark pada nya.
ia bingung harus berkata apa sekarang,itu bukan lah niat nya.dia menyayangi keluarga ini,bahkan sangat.
__ADS_1
“anda orang paling tidak tau balas Budi yang pernah saya temui di dunia ini.”desis mark.
# like komen and vote.