Pernikahan Bayaran

Pernikahan Bayaran
part 24


__ADS_3

HAPPY READING.


Restoran.


keesokan hari nya.


“bonus sebanyak ini?.”tanya Lei tidak percaya.


“penjualan restoran ini meningkat pesat, mungkin karena chef utama nya adalah menantu keluarga Smith.”ledek sang manager.


Skill yang di miliki Lei dalam bidang memasak memang tidak perlu di ragu kan lagi, semua masakan nya di akui enak oleh para pelanggan.


“terima kasih Mr. Saya pamit.”pamit Lei berlalu pergi dari sana.


Sebelum pulang,Lei lebih dulu mampir ke sebuah minimarket dua puluh empat jam.


Tolong belikan pembalut dan obat nyeri Lei,perut ku sakit sekali.segera pulang ya,please.


Sebaris pesan dari rosse,membuat Lei masuk ke minimarket.


Setelah keperluan dapur di apartemen terpenuhi,Tanpa malu Lei berjalan ke jajaran produk Wanita.lalu memasuk kan tiga pcs pesanan rosse,dan juga satu obat nyeri haid.


Apartemen.


“hiks,sakit.”isak rosse.


Tubuh rosse melengkung di atas kasur,berulang kali gadis bermanik biru laut itu terisak.


“lei,sakit!.”


Brak.


Lei membuka pintu dengan nafas yang menderu, menjatuhkan kantong belanjaan begitu telinga nya menangkap rintihan Rosse.


“rosse,ada apa?apa sakit?ayo bangun dan minum obat?.”ujar Lei beruntun.


“bantu aku.”pinta rosse.


Dengan sigap Lei membantu rosse untuk duduk, ia juga mengulur kan air putih dan obat pereda nyeri haid.


“hiks Lei sakit.”


Di tengah-tengah meminum obat,rosse terus merintih kesakitan.membuat Lei serba salah,kedua tangan nya mendekap tubuh rosse.


“aku sudah membeli pesanan mu,biar ku gendong.”


Lei menggendong tubuh Rosse ala bridal style,lalu menduduk kan nya di kloset.


Dapur.


Sembari menunggu air panas matang untuk mengompres perut Rosse,Lei meletak kan barang belanja nya di lemari dan juga kulkas.


“lei!!!.”


Baru saja meletak kan air panas di mangkuk,suara pekikan rosse membuat Lei terburu-buru masuk ke dalam kamar.


“gendong.”ujar rosse,mengulur kan tangan nya pada Lei.

__ADS_1


“sakit.”ringis rosse.


“berbaring lah,lalu kompres dengan ini.”titah Lei,memberi kan handuk yang telah di celupkan air panas.


“kau saja,tenaga ku terkuras habis.”jawab Rosse.


Seperti biasa,sikap tidak tau malu rosse sudah mendarah daging.ia menyikap baju yang di pakai,hingga menampak kan perut putih mulus dan ramping milik nya.


Astaga.aku baru sadar,aku menikahi wanita tidak tau malu.


Lei berdecak dalam hati,tapi tak urung dia masih mengompres perut Rosse.


“lei, tangan mu.”lirih Rosse.


“ada apa dengan tangan ku?.”tanya Lei bingung.


“sini!.”rosse menarik tangan Lei,lalu memeluk nya seperti guling.


“jangan tinggal kan aku sendirian.”gumam rosse tidak sadar.


Lei menghela nafas sangat panjang,terus mengompres rosse,sampai tidak sadar ia ikut terlelap di sebelah sang istri.


Di balik pintu,Rossi memandang sendu ke arah sepasang suami-istri itu.


Aku akan membunuh mu virgin,jika kau sampai menggangu rumah tangga saudari ku.


Rossi mengepal kan tangan nya.


Keesokan pagi nya.


Di meja makan,tengah terjadi perdebatan antara rosse dan juga Lei.


“aku baru bekerja sebagai CEO hari ini Lei,tidak etis jika aku harus libur di hari pertama.”jawab rosse lesu.


“tapi kondisi mu sedang tidak baik-baik saja.”debat Lei kesal.


“aku dididik menjadi orang bertanggung jawab,ayah bilang tidak baik melalaikan kewajiban.”


Jika sudah menyangkut didikan sang ayah,Lei tidak bisa lagi berkutik.


“kami akan menjaga nya jangan khawatir.”tukas Rossi dengan sangat cepat.


“jaga diri mu dengan baik,hubungi aku jika terjadi sesuatu.”pesan Lei sebelum rosse masuk ke dalam mobil nya.


“hem,aku berangkat assalamualaikum.”salam rosse, mengecup pipi kanan Lei.


“uhhh!!!.”


Secara bersamaan rossi dan Alderad berseru secara bersamaan,saat sebuah adegan romantis terjadi di hadapan mereka, secara live.


“dah lei.”


Bahkan saat mobil yang di tumpangi oleh rosse,Rossi dan juga Alderad berlalu pergi dari sana,Lei masih di tempat nya.


Sebuah kecupan pertama yang di labuhkan oleh rosse.


Astaga,jantung ku hampir keluar dari tempat nya karena rosse,dasar gadis barbar.

__ADS_1


Gumam Lei dalam hati sebelum berlalu pergi dari sana,masih dengan menyisakan senyum yang tidak pernah surut.


Andai kau tau aku siapa,mungkin hubungan kita akan berjarak sangat jauh,maaf rosse.


Lei menghela nafas sangat panjang.Tangan nya mengepal,ada rahasia tersembunyi dalam diri nya,yang bisa saja menghancur kan hubungan kedua nya.


SMITH GROUP.


“pagi.”


Rosse membalas sapaan para karyawan nya,ikut menunduk kan kepala nya hormat.


Membangun image yang sopan dan baik adalah tujuan pertama Rosse,guna memberikan kesan baik bagi para pegawai.


“selamat pagi nona.”sapa sekertaris Steven.


“lho uncle tidak ikut pensiun seperti Daddy?.”tanya rosse dengan dahi berkerut.


Sekertaris Steven mengulas senyum sangat tipis,bahkan hampir tidak terlihat.


“anda ingat saya pernah bilang apa?.”


Apa?.


Rosse menekan kepala nya,berusaha untuk mengingat-ingat apa yang terjadi.


“saya akan hadir saat princess membutuh kan,selama anda belum terbiasa dengan suasana kantor saya yang akan ada di belakang anda.semua masalah anda,saya yang akan mengurus nya.”


Perkataan sekertaris Steven sembilan belas tahun,kembali terlintas di fikiran sekertaris Steven.


“ah Iya princess,ada orang yang sedang menunggu anda sekarang!.”ujar sekertaris Steven mengingat kan.


“siapa?.”


Aku kan tidak membuat janji dengan siapapun,lalu siapa yang menunggu ku?.


Batin Rosse bertanya-tanya.berkali-kali rosse mengechek arloji di tangan nya,sembari mengingat.


“rosse aku ke ruangan ku dulu ya!temui orang itu,jadi lah profesional my honey.”ujar Rossi,mengecup singkat pipi rosse.


“aku akan membantu Rossi dulu,jaga diri mu.”pamit Alderad.


sepergi nya Rossi dan Alderad,rosse di ekori oleh sekertaris Steven masuk menuju lift yang berbeda.


baru saja pintu lift hendak tertutup,sebuah kaki dengan Hells putih menahan nya.


dia lagi,Allah ya Rabbi ya Karim.tolong lah hamba mu ini,kenapa pagi-pagi hamba mu yang cantik,baik hati, Sholeha,dan calon bidadari surga ini harus hancur karena bertemu dengan nya.istigfar rosse, astagfirullah jangan sampai tergoda oleh kuntilanak itu.


Rosse hanya menatap datar ke arah gadis yang baru masuk,enggan berbasa-basi walau pun mereka pernah satu rumah.


Ting.


seorang laki-laki tampan dengan bahu tegap,dan punggung yang lebar tengah menunggu tepat di depan pintu ruangan rosse.


“maaf,anda mau bertemu dengan saya ya misterr?.”


# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.

__ADS_1


__ADS_2