
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Malam hari.
“aunty!!!.”
Nisa yang sedang duduk di ruang tamu keluarga Smith,menoleh saat sebuah teriakan terdengar nyaring.
“sudah ku bilang ini bukan lagi rumah ku!!!.”
Ayah Rahardian dan juga daddy William yang mendengar suara teriakan Rosse segera berlari keluar.
“lee lepas!aku bilang ini bukan rumah ku!aku tidak punya hubungan apapun dengan rumah ini!.”teriak rosse kesal.
“lee,apa yang kau lakukan?.”
Tegur Nisa pada keponakan nya yang masih terus menyeret pergelangan tangan Rosse.
“aku hanya minta di antar kemari,dia terus mengoceh sepanjang perjalanan.ini bukan rumah ku,aku tidak punya hubungan dengan rumah ini.”omel Lee kesal.
“argh!sakit bodoh!.”umpat rosse.
“ini karena kesalahan mu!ini rumah mu kenapa kau bilang tidak punya hubungan dengan rumah ini!.”bentak Lee kesal.
Rosse menghela nafas sangat panjang.sekali hentakan,cekalan tangan Lee terlepas.
“rumah adalah tempat kau kembali,tapi rumah ini bukan tempat ku kembali untuk melepas lelah,tapi malah membuat tekanan darah ku meninggi.aku hanya punya dua tempat kembali,rumah ayah Rahardian di mana aku di besar kan dan Lei,di mana pun dia berada bahkan di penjara, dia tetap tempat ku kembali.”jawab rosse tegas.
“kau selalu saja egois.”desis Lei.
“aku tidak egois!.”
“kau egois!.”
“aku tidak egois!.”
“kau egois!.”
“tidak.”
“diam!.”
Rosse dan Lee langsung bungkam.seperti saat kecil, dua musuh bebuyutan itu hanya akan Diam jika Nisa sudah berteriak.
“rosse,masuk lah.kita bicara baik-baik,ayah mengajar kan itu pada mu kan?.”tanya ayah Rahardian.
“aku tidak Sudi berbagi udara dengan nya!.”kesal rosse,melirik sinis ke arah Lee.
“aku lebih tidak Sudi,satu ruangan dengan gadis kekanak-kanakan seperti mu.”sahut Lee tidak kalah kesal.
Perdebatan kedua nya terhenti,saat sebuah mobil masuk ke halaman Mansion.masih dengan seragam chef milik nya,lei keluar dari mobil.
“rosse,kenapa tidak mengabari jika mau kemari?.”tanya Lei lembut.
“lee memaksa ku.”
__ADS_1
Jawab rosse pelan,tangan nya bergelayut manja di lengan kekar dan berotot milik sang suami.
“Mr.lee anda tau sedang bersama siapa kan?istri orang.seharus nya anda meminta izin lebih dulu,sebelum membawa nya pergi.”ujar Lei tidak suka.
“sudah,Lee masuk!.dan kalian,pulang lah.”ujar Nisa sebelum berlalu masuk.
“rosse,Lei makan lah di sini.daddy dan ayah yang memasak,Daddy rindu dengan mu princess.”
Rosse menatap gamang ke arah pintu mansion, hanya tinggal beberapa langkah lagi.
Malas,hanya itu yang ada di fikiran nya sekarang.tapi melihat dua laki-laki tersayang nya memaksa,rosse tidak bisa melakukan apapun.
“uncle Steven!!!astaga,baru berapa jam tidak bertemu,kau semakin tampan.”pekik rosse, berhamburan ke arah sekertaris Steven.
Kedua lengan rosse menggantung di udara,saat ia hendak mendekap tubuh sekertaris Steven.
“eh,kenapa tidak bergerak?.”gumam rosse bingung.
Di belakang rosee,Lei sang suami tengah menahan kerah belakang kemeja rosse.menahan tubuh sang istri agar tidak memeluk sekertaris Steven.
Dasar my princess,dari dulu lihat yang ganteng langsung khilaf.
Daddy William terkekeh pelan, karena sikap sang putri tidak berubah.sedari kecil, rosse sering khilaf saat melihat laki-laki tampan,ini bukti nya.
“ish,siapa sih?!.”kesal Rosse.
“kenapa?.”tanya Lei dingin.
“oh astaga,maaf.aku benar-benar lapar,bagaimana jika kita makan sekarang?.”
Rosse mengalihkan pembicaraan,tatapan Lei yang dingin benar-benar menakutkan.
“rosse kau pulang sayang?di mana kembaran mu?.”sapa mommy biru.
“rossi di rumah mommy,dia tidak datang.”jawab rosse singkat.
Di meja makan,tersedia banyak hidangan terutama masakan khas Indonesia.
“duduk lah princess!.”titah Rahardian.
Makan malam berjalan hening,rosse sama sekali tidak ingin membuka obrolan.jika di tanya,dia hanya akan menjawab dengan singkat.
“terima kasih untuk makan malam nya ayah,daddy.”
Ujar rosse,sembari berpamitan untuk kembali ke apartemen.tapi pandangan nya teralihkan pada Lee,yang tengah mengolok-olok nya.
“terima kasih untuk makan malam nya ayah, Daddy.”ejek Lee,dengan bibir yang ia majukan.
“lee.”desis Nisa.
“kami pamit, dad ayah.ini sudah malam,rosse harus beristirahat.”pamit Lei.
***
“lei,ada apa?.”
Rosse bertanya, karena sepulang dari mansion Smith.lei lebih banyak diam,tidak berbicara ataupun melihat ke arah Rosse.
__ADS_1
“lei!!!.”pekik rosse lagi.
Lei tersentak mendengar rosse memekik tepat di sebelah telinga nya.
“hem,ada apa?.”tanya Lei.
“aku tidak suka di abai kan.”
Lirih rosse,dengan mata yang berkaca-kaca.dulu dia biasa diabaikan oleh orang-orang,tapi sejak kehadiran Lei rosse lebih sering merasa di perhatikan.
Astagfirullah,apa yang sedang kau pikirkan Lei.
Lei meraup wajah nya frustasi,sibuk dengan fikiran nya sendiri sampai-sampai mengabaikan baby Rosse.
“aku sedang banyak pikiran,kau istirahat lah.”titah Lei.
Dengan langkah pelan,Lei duduk di ruang tamu.membaring kan tubuh kekar nya di atas sofa,sebelum memejam kan mata,terlelap.
Tidak lama,rosse melangkah keluar.tangan nya mendekap selimut.
Rosse tau,dan faham.ia tidak bodoh, sehingga tidak menyadari perubahan Lei setelah bertemu dengan Lee.
Ada apa dengan mu sebenar nya?.
Rosse menyelimuti tubuh Lei,lalu membenar kan letak kepala Lei.
Cup.
Sebuah kecupan rosse labuhkan di kening Lei,di ikuti usapan lembut di kepala laki-laki tampan itu.
“selamat tidur.”ucap rosse.
Sepergi nya rosse,Lei yang memang tidak tidur membuka mata nya.melirik sejenak ke arah selimut yang tengah melilit tubuh nya yang kedinginan.
Ke esokan hari nya.
Hari ini,rosse tengah berdiri di sebuah aula hotel milik Asterio group.memantau langsung persiapan ulang tahun Smith group.
“princess.”
Tepukan di pundak nya,membuat Rosse segera menoleh.seorang laki-laki muda yang merupakan manager hotel, membungkuk hormat pada nya.
Tampan.
Astaga rosse,kau sudah menikah.
Rosse memukul kepala nya pelan,mengusir sikap nya yang selalu khilaf melihat yang tampan tampan.
“anda baik-baik saja princess?.”tanya sekertaris Steven khawatir.
“ah iya,halo perkenalkan saya Rosse anne Smith,anda bisa memanggil saya rosse.”salam rosse,tangan nya terulur.
“senang bertemu dengan anda nona Smith,saya Edward lee.”jawab laki-laki tampan itu.
“anda orang Korea?.”
Tanya Rosse,kepala Rosse sedikit miring ke kanan.mengamati laki-laki tampan yang sempat membuat nya terpesona.
__ADS_1
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.