
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“rossi,kau tau artinya mendonorkan jantung?.artinya kau harus tiada sayang,jika jantung mu di donor kan untuk Rosse,apa kau fikir dia bahagia?.tidak sayang, sumber kebahagiaan nya adalah kau.rosse pasti akan sangat terpukul saat tau kau mengorbankan nyawa mu hanya demi membuat nya memiliki kesempatan hidup.”larang mommy biru.
Sebagai seorang ibu,biru berfikiran logis.dia tidak akan membiarkan salah satu anak nya menderita,demi anak nya yang lain.
“insyaallah,kita akan menemukan pendonor yang tepat untuk rosse.”doa mommy biru.
“aku...”
Rossi tidak lagi mampu mengucapkan satu patah kata-kata pun.
Sementara Daddy William laki-laki itu sudah pergi lebih dulu.
Di sini lah Daddy William berada,di temani langit malam yang gelap di hiasi beberapa bintang.
Pemandangan kota London, Inggris dari atas terlihat sangat indah dan menenangkan.
Tapi, semua berbanding terbalik dengan hati Daddy William.sebagai seorang ayah,hati nya tengah di uji.
Untuk apa harta berlimpah?jika putri kesayangan nya tidak baik-baik saja.
“anda pasti sedih uncle?.”
Daddy William menoleh, Alderad sudah berdiri di sebelah nya.
“daddy mana yang tidak sedih Al, rosse...”
“ini takdir Allah uncle.”jawab Alderad bijak.
“ini ujian yang harus di alami rosse,sama seperti mommy ku.dia memiliki kelainan pada paru-paru sejak lahir,dia mudah lemah dan sering pingsan.tapi lihat,semua di atasi dengan ikhtiar dan doa.”alderad bercerita.
“uncle belum siap kehilangan rosse.”lirih Daddy William.
“sama uncle,bahkan sampai detik ini mommy ku belum siap kehilangan sekertaris Wahyu.bukan nya kematian sekertaris Wahyu terlalu mendadak ya?.dia tidak terdeteksi penyakit apapun,tapi itu lah takdir Allah uncle.apa yang bisa kita lakukan?hanya berikhtiar, semampu nya.selebih nya, serahkan pada allah.bukan Al menggurui,Al paham hal ini dengan baik uncle.sampai detik ini mommy masih sering berteriak histeris di tengah malam.tidak ada yang ingin hal ini terjadi pada Rosse,tapi ini lah yang terjadi.”
Alderad terdiam.tatapan nya berubah gamang,rosse terkena penyakit jantung.itu memang lebih parah dari yang di idap Nisa,sang Mommy.
Tapi,masalah nya ada pada mental dan psikis rosse.jika dia tidak sekuat Nisa,kecil kemungkinan Rosse akan bertahan sampai donor jantung nya datang.
“mental dan psikis rosse tidak sekuat itu,dia tidak sekuat mommy mu.uncle takut rosse tidak bisa bertahan.”lirih Daddy William.
Ruang rawat Lei.
__ADS_1
Laki-laki tampan itu mengerjakan mata nya, menatap sekeliling.pandangan nya terpaku pada sosok laki-laki yang duduk di sebelah brankar nya.
Bukan sang asisten pribadi, melainkan kembaran dari wanita yang membayar nya untuk menjadi suami,Rossi.
“sedang apa kau di sini Rossi? hubungan kita sudah berakhir.”tanya Lei datar.
“kau mau mencampak kan saudari ku?.”bukan menjawab,Rossi bertanya balik.
“sejak awal hubungan kami adalah kesepakatan yang bisa di akhiri kapan saja.”jawab Lei dingin.
Sret.
Rossi mencengkram kerah kemeja Lei,sampai membuat laki-laki tampan itu mendongak.
“aku tidak takut dengan mu.”desis Lei sinis.
Rossi menahan emosi nya.lalu bersimpuh di lantai,sampai membuat Lei yang tengah terbaring di brankar tersentak kaget.
Menangkup kan kedua tangan nya di depan dada.ini kali pertama nya, laki-laki bernama lengkap abiyasa rossi Anno Andara itu menjatuhkan harga diri nya sampai di titik terendah.
“ku mohon,ku mohon tetap bersama nya.aku memohon pada mu Lei,tetap bersama nya setidak nya sampai kami menemukan donor jantung yang cocok.”mohon Rossi.
“donor?.”gumam Lei lirih.
“jantung rosse lemah,tolong bersama nya sampai dia menemukan donor jantung yang cocok.aku melihat di mata nya,dia mencintai mu.aku tidak sanggup melihat nya bersedih.”pinta Rossi.
Lei tidak mampu berkata apapun lagi.hanya rosse yang ada di fikiran,tanpa fikir panjang Lei mencabut paksa infus di tangan nya.
Darah segar mengalir,tapi Lei tidak peduli.secepat kilat Lei berlari,lupa jika ia belum tau di mana ruangan Rosse.
Tapi,begitu melihat mommy biru keluar dari sebuah ruangan VIP,Lei langsung berlari mendekat.
“lei.”panggil mommy biru berkaca-kaca.
“rosse,dia...”
“aku tau mommy.dia gadis yang kuat,aku saksi nya.”potong Lei cepat, mendobrak masuk ke dalam sampai semua orang terkaget.
“untuk apa kau datang kemari?.”tanya Daddy William menahan amarah.
“tuan, bersabarlah.dia tetap suami putri mu.”bisik sekertaris Steven tenang.
“aku tidak punya menantu hina seperti nya!!!.”bentak Daddy William tiba-tiba.
Tentu sebagai seorang ayah Daddy William tidak terima dengan perlakuan Lei pada putri nya.
__ADS_1
Dari sorot mata rosse,ia faham rosse mulai mencintai laki-laki itu.sebagai ayah, Daddy William menutup diri dari kenyataan, semua ini salah rosse.
Diam,Lei tidak membantah.persendian nya terasa nyeri,menatap sang istri tengah terbaring lemah di atas brankar.
“lei,duduk lah.”ajak rahardian,menarik lengan Lei.
Rosse.
Bisik Lei dalam hati.
“rosse aku datang,aku tidak jadi pergi sesuai permintaan mu.”bisik Lei lirih.
Seperti kontak batin yang kuat,tidak lama setelah mendengar bisikan Lei,rosse mengerjap kan mata nya.
“lei.”bisik rosse lirih di balik alat bantu pernafasan yang membalut hidung hingga mulut Nya.
“kau sadar?aku tidak jadi pergi.aku ada di sini,ada di sebelah mu.”ujar Lei penuh perasaan.
“maaf,maaf membuat mu kecewa.”bisik rosse.
“rosse,kau akan baik-baik saja.aku janji,kau akan baik-baik saja.”janji Lei, mengecup punggung tangan Rosse.
Baik-baik saja?ada apa dengan ku?.
Dahi Rosse berkerut dalam.
“ada apa dengan ku?.”
Rosse melepas alat bantu pernafasan milik nya.berujar bingung,tapi wajah sedih semua orang menjawab nya.
“aku mengidap penyakit serius ya?.kalian semua tampak sedih,jangan membuat ku merasa bersalah karena kalian bersedih.”
Masih dengan posisi berbaring, rosse berujar sedih,sembari memilih ujung selimut milik nya.
“shut,kau akan baik-baik saja.ada aku,aku akan berusaha agar kau baik-baik saja.”
Tangis rosse semakin pecah mendengar perkataan rossi.benar,ada penyakit berbahaya yang tengah di idap nya.
“aku baik-baik saja, jangan khawatir.”rosee tersenyum lebar di sela-sela isakan nya.
“tidak,mommy yang akan menjaga mu.kau akan baik-baik saja princess, insyaallah.”ujar mommy biru.
“mom,aku tidak takut tiada sekarang.”jawab rosse mantap.
“aku punya Lei di sisi ku,tidak ada yang ku takutkan sekalipun malaikat Izrail mencabut nyawa ku.”rosse menggengam tangan Lei.
__ADS_1
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.