
Bella an kedua orangtua menunggu dengan gelisah dan Aska, kedua orangtuanya berbahagia dengan adanya janin kembar diperut Aqilla. Aska menyuapi makanan pada istrinya dan papah Aska mengupas buah dan istrinya menyuapi Aqilla yang membaut iri dan panas Bella yang saat ini panik bingung dan gelisah.
"Udah mulai petang dan hasilnya mungkin sebentar lagi, kalian makan dan jangan bilang aq gak beri kalian makanan.. ?"Mamah Ask pada mereka sambil menyuai makanan
"Ka ini kamu makan dulu sana biar mamah yang suapi putri mamah.. ini ikan laut kesukaanmu.. "mamahnya memberika bungkusan nasi dan ikan laut.
"Huek.. huek.. huek"Aska berlari kekamar mandi merasa mual dan mutah2
"Ka kamu gak pa2..?"papahnya menghampiri Aska memijat tengkuknya
"Gak tau pah.. akhir2 Aska sering mual, ikannya bau amis pah bikin mual.. "Aska dan papahnya keluar kamar mandi
"Itu wajar Ka.. istrimu yang hamil tapi kamu yang mual dan nyindam..kata orang sih karna besarnya cinta suami pada istrinya.."mamahnya tersenyum
"Benar mah, biar aska aja yang merasa mual mutah dan nyidam..istriku jangan gak tega aq lit istriku sakit"
"Tukeran sama papah Ka.. kamu pake ayam,papah yang ikan laut..harus tetap semangat untuk anak2mu"Papahnya menukar makanan
"Yah pah..penting aq sama istriku"Aska duduk dan makan disamping istrinya
"Sayang mau makan lagi.. aq suapin yah.. ?"Aska pada istrinya dan Aqilla menggelengkan kepalanya
"Evelin mah..? "Aqilla sedih mengingat anaknya sendiri
"Aq udah minta Rendy pulang sayaang menjaga Evelin,mulai sekaran dan seterusnya kamu jangan banyak gerak,gak usah masak gak usah beres2 rumah biar bibi dan pak Ujang dan kamu yaang jangan banyak pikiran kita jalani yang ada dan hadapi bersama,cinta kita kuat bisa mengalahkan tikus2 hina.. kamu yang sabar yah.."Aska sedikit menyindir Bella dan mamahnya tersenyum.
Mereka menunggu dengan gelisah terlebih Bella yang sedari tadi duduk berdiri bolak balik tak tenang, dan minta ijin keluar berulang2 tapi Aska tak mengijinkan.
"Aq mau keluar nunggu sebentar.."Bella mau membuka pintu tapi terkunci
"Tidak ada yang boleh keluar dari sini.."kata Aska yang memegang kunci
"Thok.. thok.. Ka.. "suara Anthon dari depan pintu dan Aska membukanya dan Aqilla menghampirinya yang juga tak sabar
__ADS_1
"Sayang kamu hati2 turunnya,mamah bantu.. "mamahnya bantu Aqilla turun
"Gimana Thon..? "tanya Aska dan Anthon membuka kertasnya hendak membacanya
"Hasilnya akan benar diperutku ada cairanmu gak perlu ditanya dan tes2 segala.. "Bella menarik kertas dari Dok. Anthon dan menyobeknya membuat Aska geram dan marah
"Apa yang kamu lakukan..!kamu takut ketahuan bohong hah..makanya kamu menyobeknya..! "bentak Aska matanya melotot
"Hasilnya akan sama,kamu harus menikahiku karna juga bisa hamil anakmu dan hanya miliku..aq benci sama kamu La.. "Bella berlari menghampiri Aqilla dan mendorong Aqilla
"Pah.. tangkap Aqilla.. "teriak Aska menghampiri istrinya
"Aaakh"Teriak Aqilla hampir jatuh karna dorongan Bella
"Sayaang! "mamah dan papah mertuanya menangkap Aqilla
"Sayang kamu gak pa2,perutmu gak sakit.."mamah mertuanya cemas
"Mamah Aqilla takut sekali hik..hik.. "Aqilla menangis dalam peluka mamah mertuanya
"Mau kemana kamu.. "papahnya
"Anthon tutup dan kunci pintunya sampe polisi datang kesini.. "teriak Aska pada Athon
Mamah Bella menangis tak mengerti yang dilakukan anaknya dan memohon pada Aska bersama suaminya tapi Bella masih meronta dalam tangkapan papah Aska dan Anthon.
"Tolong ton bantu papahku.. dia wanita gila..polisi sedang kesini.. ! "teriak Aska keras pada Dok. Anthon
"Ka tolong lepaskan anakku jangan laporin dia, tante minta maaf,kamu hukum tante saja.. tolong lepasin.."mamah Bella menangis karna Bella anak satu2nya
"Ka kita bicarakan ini baik2 dan tolong jangan masukin anaku kepenjara..Aq akan membayar semua kesalahan anakku.. Aqilla tolong maafin anakku.. "papah Bella memohon pada Aqilla
"Aq tidak akan pernah maafin anak tante dan om dia berulang kali bikin ulah.. apa lagi mau mencelakakan istriku,tante bayangin kalo sampai istriku jatuh..bukanya anak tante akan membunuh dua anakku.."Aska tidak mau memaafkan Bella.
__ADS_1
"Bella mencintaimu dari kecil dia hanya sayang sama kamu Ka,kalo saja kamu menerimanya dia gak akan seperti ini,dia seperti ini juga karna kamu.. "papah Bella
"Anda jangan menyalahkan anakku.. anak anda aja yang bermasalah,aq pun tidak akan pernah memaafkan anak anda dia berulang kali menghancurkan kebahagiaan anak mantuku, dia menyakiti dan mau bunuh cucu kembarku.. aq yang akan menuntut anak kalian medekam dipenjara seumur hidupnya.. !"Mamahnya marah dan mendekati Bella
"Plaak.. plaak!"mamah Aska menamparnya
"Buka pintunya.. inj polisi.. "ada beberapa polisi datang berdiri didepan pintu.
"Ya pak polisi tangkap dia.. dia mau menipu,menjebak mau mencelakakan istriku yang hamil dan mau membunuh anak2ku yang masih dalam perut anakku. "Aska melapor
"Tunggu kita belum tau hasilnya tesnya.. aq gak trima anakku dan dibawa.. "Papahnya mau menghentikan polisi
"Hasilnya aq bisa katakan dan print lagi karna didalam perut anak anda memang ada ciaran dari pria tapi bukan dari Aska tapi pria lain karna cairan Aska dan yang ada diperutnya berbeda dan cairan itu juga lebih dari satu pria.. "kata Anthon menjelaskan dan mengejutkan kedua orangtuanya
"Apa maksud,anakku tidur dengan pria lebih dari satu.!"papah Bella marah
"Yah..dan hasil dari Aska dia tak menyentuh anak bapak karna setelah dijebak,Aska mengecek dirinya.. dia saat itu tidak berhubungan dan tidak mengeluarkan cairan"Anthon menjelaskan
"Plaak.. plaak.. plaaak.. kamu bikin malu mamah dan papah Bell.. kamu wanita macam apa hah..tidur dengan banyak pria dan mau merebut suami orang.. plaak..plaak! "mamah Bella kecewa
"Karna cuma sayang sama Aska tapi selalu menolakku mah.. aq sangat mencintai Aska!"teriaknya menangis
"Kamu mencintai dia tapi kamu tidur dengan banyak pria dan menceraikan suamimu yang mencintai kamu apa adanya dan kamu meninggalkan putrimu..ibu macam apa kamu Bella.. "mamahnya masih marah dan kecewa
"Pak tangkap dia, karna aq gak mau menantuku yang berhati emas iba melihat drama mereka.. Aska ayo kita pulang istrimu kelelahanhan mau istirahat.."mamahnya muak dengan drama Korea Bella
"Jangan jeng tolong lepasin anakku,aq mohon.. Aqilla tolong maafin Bella.. "Mamahnya Bella bersujud pada Aqilla dan Aqilla ikut menangis
"Sayang kamu jangan nangis gak usah kasian pada mereka ,kita pulang.."Mamahnya merangkul Aqilla yang merasa kasian
"Bawa dia pak polisi cepatlah.. "mamahnya keras
"Mah.. kasihan mereka mah.. "Aqilla menangis iba sama mereka
__ADS_1
"Jangan bicara lagi, kamu gak perlu kasihan biar mamah dan Aska yang urus.."mamahnya membawa Aqilla pulang diikuti Aska dan papahnya.
Polisi membawa Bella yang masih meronta dan kedua orangtua nya mengikutinya mendampingi anaknya dengan air mata.