
Masih dalam pesta pernikahan Aqilla dan Aska yang dihadiri banyak tamu dari keluarga besar Aska,Aqilla dan Edo dan tetangga serta teman2 mereka dan teman keluarga mereka hingga acara pesta sampai larut malam dan membaut mereka cape.
"Sekali lagi selamat ya Li..asyik udah ada yang ngelonin lagi.."Goda Rida
"Kamu juga bentar lagi nyusul kita.."balas Aqilla
"La selamat yah..aq sedih ini..kamu pasti gak boleh lagi kerja sama suamimu..dan Aq pulang dulu yah udah larut malam, pengantin mau masuk kamar.."bisik Fitri ditelinga Aqilla
"Ha..ha.."mereka tertawa
"Aq akan sering bantu kok Fit.."jawab Aqilla
"Kamu temanku terbaik..kita pulang yah.."mereka berpamitan.
Para tamu memberi selamat dan satu persatu pamitan pulang dan mulai sepi. Aqilla berjalan keruang tamu menghampiri keluarganya dan keluarga Edo yang saat ini menginap dirumah Aska. Dan diikuti Aska duduk merebahkan badannya disofa.
"Duh pengatin belum juga perang udah tumbang duluan.."Goda Eva adik Edo yang ikut nginap
"Kakiku pegal berdiri terus jadi sakit.."kata Aqilla memgangi kakinya
"Sayang kamu mandi dulu pake air anget nanti akan segar kembali dan gak sakit.."saran mamah Aska
"Evelin sama Alfa dimana mah..aq mau ngelonin mereka.."kata Aqilla mencari2 keberadaan anaknya
"Mereka udah tidur dikamar mereka..kamu kelonin suami kamu aja..yang udah gak sabaran..pengin cepat2 nikah.."kata ayah menggoda anak dan menantunya
"Lebih cepat lebih baik yah..biar gak kebanyakan drama penolakan..sakit rasanya.."Aska nyindir Aqilla
"Siapa yang drama..kamu yang bikin ulah.."balas Aqilla
"Pangantin baru jangan berantem..berantemnya dikamar aja sana.."kata papah Aska ikut menggoda mereka
"Papah tau aja kita akan berantem..Sayaang sini aq pijitin.."Aska mengangkat badan Aqilla yanh meronta dan membuat mereka tertawa
"Dasar mas Aska gak sabaran.."teriak Evi pada Aska
"Udah lama nganggur de.."balas Aska berjalan naik dengan masih menggendong Aqilla
"Awas Ka lama gak dicoba..takutnya struk.."balas Papahnya
__ADS_1
"Ha..ha..ha.."mereka tertawa dan berbincang hingga larut malam dan kembali kekamar mereka masing2.
Aska menurunkan istrinya dan mengambil handuk berjalan kekamar mandi dengan menarik tangan Aqilla.
"Ka aq bisa mandi sendiri..jangan pintunya kamu keluar..aq mau mandi sendiri.."minta Aqilla tapi Aska gak mau dengar dan melepaskan pakaiannya
"Kenapa menutup mata sayaang...semua yang ada pada diriku milikmu dan juga dirimu hanya miliku.."Aska melepaskan baju Aqilla
"Malu Ka.."jawab Aqilla melihat Aska hanya pake celana dalam saja dan buat Aska tertawa
"Yaang aq aja sering liat kamu cuma pake pakaian dalam aja.."Aska menggoda istrinya
"Jadi kamu udah ngintip.."Aqilla keras
"Inget gak kamu pingsan dirumah sakit dan pengobatan kamu sakit..siapa yang gantiin baju kamu.."Aska medekati melepas rok Aqilla hingga kini hanya tinggal pakaian dalam.
"Duduklah aq pijat kakimu yang sakit.."minta Aska jongkok dan Aqilla duduk dikloset
"Geli Ka.."Aska memijat lembut kaki Aqilla dan menciuminya lama2 naik kepaha Aqilla
"Ka..cukup aq bisa pake sabun sendiri..kamu mandi sendiri aja.."Aska menyabuni semua badan Aqilla membuat Aqilla tergoda dengan kelembutam sentuhan Aska.
"Nikmati saja yaang.."Aska menyiram tubuh Aqilla dengan air hangat dan merabanya lagi dan menghujani dengan ciuman hingga Aqilla pasrah dalam pelukan Aska.
"Kenapa yaang, apa aq gak boleh liat.."Aska memeluk Aqilla dari belakang
"Ini kamar mandi.."Aqilla menjawabnya lirih dan Aska mengangkat istrinya keluar kamar mandi dan merebah istrinya diranjang
"Kamu gak cape Ka..?"tanya Aqilla yang merasa geli karna dihujani rabaan dan ciuman suaminya
"Menyentuhmu tidak ada rasa cape yaang.."Aska membuka lilitan handuk Aqilla dan Aqilla lincah menunup dua gunungnya dengan satu tangan dan satu tangan menunutupi Vnya.
"Masih malu..?"tanya Aska ditelinga Aqilla dan dia mengangguk.
"Tapi aq udah gak tahan yaang..lihatlah juniorku tegang minta jatah.."Aska juga melepaskan handuknya dan mereka telajang dalam satu selimut
"Ka..kamu gak malu nunjukin itu samaku?"Aqila menutup kedua matanya dengan tangan dan Aska melihat dua gunung dan V Aqilla tanpa berkedip dan memyentuh merabanya dan menciumnya.
"Ka..aakh"Aqilla menahan rintihannya karna Aska meremas lembut dan memainkan dua gunungnya dengan tangan dan lidahnya
__ADS_1
"Jangan ditahan yaang dilepas saja rintihannya dan nikmati sentuhanku..aq akan membuatmu bahagia sampai puncak klimaks yanh belum pernah kamu nikmati.."Aska tanganya meraba2 dan menghujani dengan ciuman hingga Aqilla merintih mendesah membuat dada Aska panas bergairah.
"Aaakh Ka.."Aqilla medesah karna sentuhan dibangian V yang dimainkan Aska dengan lidahnya
"Yaang bersiaplah nikmati dan mendesahlah aq menyukainya.."Aska menindih Aqilla dan memasukan juniornya sedikit memaksa karna V aqilla yang masih sempit.
"Aakh yaang masih sempit tahannya aq akan pelan2.."Aska mengoyang pantatnya perlahan dan mengunci kedua tangan Aqilla dengan kedua tangannya.
Aqilla terus mendesah dan merintih bergeliat badannya menikmati goyangan hentakan Aska yang tak henti yang baru ini dia rasakan hubungan suami istri yang lama dan merasakan ketegangan junior Aska di Vnya.
"Aaaakh..Sangat terasa Ka.." Aqilla merasakan kerasnya junior suaminya di Vnya
"Nikmati yaaang...tahaan.."Aska masih terus menggoyangnya hingga membuat Aqilla kewalahan karna Aska masih belun juga keluar meski udah lama masih bergairah
"Laama sekali Ka..belum kelaur.."Aqilla udah lebih dulu sampai puncak dan bermandikan keringat
"Sedikit lagi yaang..tahaan"Aska mengencangkan goyangannya membaut Aqilla gak kuat tapi dia menahannya demi kepuasan Aska
"Aaakh yaaang"kelaur cairan putih dan Aska mencium bibir Aqilla dan dibalasnya,mereka bermandikan keringat
"Kenapa yaang kamu menikmatinya kan..sekarang udah bisa merasakan klimaks?"tanya Aska membuat malu Aqilla
"Gak pa2 jangan malu..kalo masih kurang kita ulang lagi.."goda Aska agar istrinya gak malu lagi dengannya.
"Lama banget aq sampe gak kuat.."Aqilla memukul dada Aska yang membuatnya tertawa
"Sayaang kamu lugu sekali..aq beruntung menikahimu dan memilikimu..karna selain cantik baik setia penyanyang juga masih perawan.."kata Aska mencium dahi Aqila
"Bohong..aq udah berhubungan sembelumnya sama mas Edo.."kata Aqilla membalas pelukan suaminya
"Aq tidak menjelekan suamimu..tapi aq beruntung..punyamu masih sempit aq sampe memaksanya masuk..dan kamu sedikit sakitkan..lihat ini dadaku digigit saat juniorku maksa masuk.. dadamu masih seperti perawan..sayaang.."Jawab Aska menjelaskan
"Iya tapi aq malu kamu lihat leher dan dadaku..ada banyak tato.."Aqilla menunjukan hasil karya suaminya
"aq meraksan keteganganmu dan goyangannya sangat lama dan tak mau berhenti sampe aq kewalahan .."Aqilla mencubit lengan Aska
"Aq akan selalu memuaskanmu yaang sampe kamu kewalahan dan habis tenaga.."Aksa tertawa dan Aqilla mencubit lebih keras
"Sakit yaang..yaang apa kamu akan tetap panggil aq nama..kita udah menikah.."Aska pengin panggilan.sayang dari Aqilla
__ADS_1
"Aq panggil apa..suamiku kakandaku bojoku atau apa.."Kata Aqilla membuat Aska tertawa
"Sayaang aja..sama denganku agar kamu selalu sayang padaku.."Aska memejamkan matanya dan mereka tertidur.