Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Kejutan Evelin


__ADS_3

Evelin yang kelelahan tertidur pulas tinggal dirumah orangtua Edo yaitu Bu Rahayu dan pak Edo yang telah dibuat oleh Edo yang telah diwariskan pada Evelin sebagia anak Edo yang sejak bayi Edo rawat dan sayangi hingga dia menghembuskan nafas terakhirnya masih menyebut dan tersenyum pada Evelin.


Kesibukan ibu Rahayu dibantu Evi,Elifa dan Eva yang udah datang membawa kue ultah besar yang diminta ibunya untuk ulang tahun cucunya Evelin yang ke sembilan tahun yang saat ini kelas tiga dasar mereka didapur menyiapkan semua masakan kesukaan Evelin dan Edo saat dia masih hidup.


"Bu ini gimana kuenya kalo disini akan ketahuan..? "Eva bingung menaruhnya


"Ditaruh dikamar ibu dulu Vi.."Minta ibunya


"Ibu udah siapkan kado buat cucu cantik ibu?"tanya Eva lagi


"Ayah kamu yang udah siapkan ibu juga gak tau apa va"Istrinya yang juga penasaran


"Hemm kira-kira apa yah bu? "tanya Evi juga ikut penasaran


"Ibu juga penasaran,kalo ditanya gak jawab.."Ibunya.


Mereka udah mempersiapkan kado dan kejutan lain, keluarga besar Aqilla datang lebih awal,ibu Ana, pak Rizal,Alisa dan suaminya serta ALfin yang masih sendiri karna dia baru saja masuk kuliah kedokteran atas saran Aska atas biaya Aqilla dan Aska yang membatu serta Alisa suaminya juga ikut bantu dalam uang saku adiknya.


"Mba belum selesai masaknya?Aq bantu yah mba, ini aq bawa makanan kecilnya mba..?"ibu Ana yang juga ingin ikut adil dalam ulang tahun cucunya


"Yah de sini, tinggal masak yang diminta cucu kita yang ingin makan ikan dimasak pake santan sama kesukaan Edo dan Evelin"Ibu Rahayu memasukan santan dalam masakannya


"Iya mba, semoga saja Evelin selalu bersama kita ya mba..? "Doa bu Ana


"Iya de, dia anak Edo pastinya akan disini gak akan jauh-jauh dari kita.. "Bu Rahayu tersenyum


"Persiapan semua udah selasai bu, semua sodara pada kumpul dan Evelin sedang mandi baru bangun.. "Eva memberitahu ibunya


"Kamu dan bu Ana disini dulu, ibu bantu Kakak Evelin mandi..? "ibu Rahayu gak ingin Evelin apapun sendiri


"Bu Evelin sudah besar dia sudah bisa sendiri kok bu.. "Aqilla juga baru saja datang


"Sayaang kamu udah datang apa mertua kamu jaga juga datang? "tanya Rahayu ibu Edo


"Tentu datang mba, ini kan ultah cucuku yang cantik.. "Ibu Aska datang menghampiri Rahayu


"Iya de sini cicipi dulu, apa semua udah pas..?"Ibu Rahayu yang merasa masih kurang pas


"Pastinya enak dan pas masakan mba.. "ibu Maria ibu Aksa memuji dan tersenyum


"Aq kekamar kakak Evelin dulu bantu dia.. "Bu Rahayu

__ADS_1


"Bu minta kakam pake gaun ini yah sama dengan adik-adiknya..? "Aqilla memberika satu kantung bajy baru.


Aqilla dan Aska menemani keluarga besar Edo yang datang ingin berjumpa dengan Evelin yang dulu sering diajak main kerumah sodara bersama Edo. Dan Ibu Rahayu ibu Edo bantu Evelin memakai baju dan meriasnya.


"Nenek ini mamah yang bawa..?"tanya Evelin


"Iya sayang untuk acara keluarga.. "Nenek Rahayu meriasnya


"Kumpul keluarga aja pake dirias nek..?"Evelin cemberut gak suka kosmetik


"Sayang cucuku biar cantik,nanti keluarg nenek dari papah Edo datang ingin berjumpa dan kangen sama kamu, kamu dulu kan sering main sama papah Edo kerumah keluarga nenek Dina dan kakek Doni yang dulu sering kerja sama papah dan mamahmu ingat gak yang digrup keluarga kita sayaang..? "tanya neneknya


"Ingat dong nek, kakak kan cerdas.. "Evelin terseyum lagi


"Nah gitu cucuku kan cantik.. "nenek Rahayu tersenyum


"Udah sempurna sayaang.. "Rahayu kagum kecantikan Evelin.


"Ayok kita keluarga cucuku yang cantik udah ditunggu.."nenek Rahayu menggandenga Eveln.


Evelin digandeng nenek Rahayu,ibu Edo yang terkejut dengan kejutan keluarga besar yang udah menyiapkan Pesta kecil yang dihadiri keluarga dekat yang siap dengan membawa kado masing-masing untuk Evelin dan Kue yang udah siap dengan lilin yang menyala ditengah-tengah mereka.


"Nenek gak bilang.. ?"Evelin menangis memeluk nenek Rahayu terharu


"Kalo bilang bukan kejutan dong sayaang."Nenek Rahayu tersenyum mengusap punggung cucunya


"Selamat ulang tahun cucuku yang cantik, semoga apa yang dicita-citakan kamu terwujud.. "Nenek Rahayu mencium kening Evelin


"Makasih nek,Kakak sayang sama nenek."Evelin menghapus air matanya


"Ayo sayaang tiup lilinnya dan buat permintaan.."Aqilla berdiri menghampiri Evelin.


"Yah mah.. "Evelin berdiri didepan Kue dan mereka sama-sama menyanyi lagu Ultah buat Evelin.


Mereka menyanyikan lagu ultah bersama dan Evelin memejamkan mata berdoa dan meniup lilin yang menyala.Satu persatu mereka memberikan ucapan selamat selamat ulang tahun dan memberikan doa serta hadiah pada Evelin.


"Sayang selamat yah, semoga kamu selalu tumbuh sehat pintar panjang umur dan selalu dekat sama kita semua jadi kebanggaan kami" doa Aqilla memeluk dan mencium kening Evelin


"Amin "mereka menjawabnya


"Ya mah,Evelin akan selalu sama mamah makasih mah.. "Evelin menangis memeluk Aqilla

__ADS_1


"Kado ada dirumah kakek Akbar sepeda yang kamu pengin dari papah Aska,sayang.."Aqilla menatap anaknya


"Sepeda?makasih pah.. "Evelin beralih memeluk Aska


"Ya sayaang papah akan selalu membahagiakan kamu putriku yang cantik selamat ulang tahun selalu sehat dan jadi kebanggaan papah.. "Aska memeluk dan mencium kening Evelin


"Iya pah, Kakak sayang benget sama papah.."Evelin memeluk erat Aska


"Sayaang kamu gak ingin kado dari kakek kok kakek dicuekin.. "Kakek Dodi mendekati Evelin


"Kakek, Kakak juga sayaang sama kakek.."Evelin memeluk kakeknya


"Iya sayang, kakek tau itu dan ini kado dari kakek buka yah.. selamat ulang tahun,doa terbaik untukmu sayaang"Kakeknya mencium kedua pipi dan keningnya.


"Iya kek, kakak buka yah.. "Evelin membuka kado yang berukuran besar dan gak tebal yang buat Evelin dibantu Kakeknya untuk memegangnya.


"Makasih kek.. hik. hik"Evelin makin nangis.


Kado dari Kakek Dodi adalah foto diri Evelin yang usia sekarang dengan foto Edo yang seolah duduk disamping Evelin yang sengaja ayah Edo minta pada Edit foto untuk menyatukan Foto Anaknya, Edo dengan cucunya Evelin yang buat Air mata keluarga juga tumpah melihatnya.


"Kakek gak ingin buat kamu sedih tapi kakeh hanya ingin kamu selalu ingat untuk mendoakan papahmu sayaang cucuku anak kesayangan Edo.. "Kakek juga menangis memeluk Evelin yang menangis memeluk lukisan papahnya


"Kakak selalu ingat dan mendoakan papah Edo, kakak sayang dan rindu sama papah Edo"Evelin menangis buat Aqilla juga gak sanggup dan berlari memeluk putrinya Evelin


"Sayaang jangan pernah kamu lupakan papahmu, namamu papah Edo yang kasih untuk putri kesayangan papah Edo, Evelin Putri Edo Ivansyah anak papah Edo kebanggaannya dan bahkan papah udah siapkan dua rumah dan tabungan untuk besar nanti, papah Edo sangat sayang dan cinta sama kamu ingat itu nak"Evelin memeluk anaknya


"Iya mah,kakak Evelin sayang sama papah Edo dan selalu ingat dan mendoakan papah Edo mah.. "Evelin yang masih menangis


"Iya sayaang makasih yah, jadi anak yang bisa buat papahmu bangga disana yah.. "Minta Aqilla lagi menghapus air mata anaknya dan Evelin mengangguk.


"Papah Edo ini kakak Evelin anak papah udah disini dan akan selalu sayang dab mendoakan papah,dan selalu merindukan papah, makasih papah udah jadi papah terbaik buat kakak Papah"Evelin berbicara pada Foto Edo yang dipegang sama ayahnya Dodi dan dicium fotonya sama Evelin dengan penuh air mata yang buat air mata mereka tumpah lagi.


"Udah sayaang papah Edo udah bahagia dan melihat kakak dari atas jadi kakak jangan sedih lagi dan beri salam pada mereka yang juga sayang dan mau medoakanmu.. "Aska pada Evelin


"Iya pah.. "Evelin digandeng Aska dan memberi salam pada keluarga besar Edo yang datang untuk melihat Evelin dan memberi doa dan kado pada Evelin.


"Sayaang kamu sangat mirip dengan papahmu Edo.. "Nenek Dina yang dulu selalu jadi tempat curhat dan dia yang pertama tau Edo mencintai Aqilla.


"Iya nek makasih yah kadonya "Evelin mencium tangannya dan diikuti keluarga yang lain.


Evelin menerima banyak kado dari keluarga Aqilla, Aska dan juga keluarga besar Edo yang dimana adik dan kakak dari ibu dan ayahnya datang karna ingin bertemu dengan anak kesayangan Edo yang dulu selalu digendong Edo dan diajak main kerumah mereka membuat kangen mereka akan Edo. Edo yang ramah, baik dan jujur buat keluarganya sayang dan tak bisa melupakannya dan selalu mendoakannya.

__ADS_1


__ADS_2