Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Lamaran 2


__ADS_3

Keluarga besar Aska dan keluarga besar Edo sudah lama berkumpul dengan kelaurga Aqilla yang didamping tertua keluarga masing2 untuk melamar Aqilla dan menjadi saksi Aska dan Aqilla.


" Sayang kamu cantik banget pantas aja anak mamah gila dan stress karna mencintaimu.."puji mamah Aska membuat Aqilla malu


"Sini La duduk disini sama nak Aska.."minta ibu Edo


"Kok duduk sih..bukanya kita akan berangkat..kata Evi nanti kita ketinggalan kereta..kondanganya jauh yah bu..?"tanya Aqilla membuat seisi rumah Orangtua Aqilla tertawa


"Aska kamu masih belum ngomong..?"tanya papah Aska


"Sini Aqilla duduk dulu dan dengarkan kami bicara yah..sayaang.."ibu Edo dengan menahan tawanya dengan Aqilla yang masih bingung


"Aqilla papah dan keluaga besar kami dan keluarga besar mas Edo berkumpul disini dengan keluarga besar Aqilla mau melamar kamu buat Aska dan secepatnya menikah jadi istri Aska"Pak Akbar menyampaikan niatnya


"Aqilla ayah juga keluarga besar Edo menyetujui dan terimalah lamaran anak laki2 kami yang kedua Aska..dan bebahagialah nak,udah cukup kamu sendiri berkerja keras sendiri untuk anakmu..nak Aska juga anak kami dia sangat mencintai kamu seprti Edo mencintai kamu.."minta Ayah Edo yang membuat Aqilla meneteskan menunduk


"Sayang terima lamaranku dan kita secepatnya menikah,aq sangat mencintaimu ijinkan aq bersamamu mendampingumu seumur hidupku kita menua bersama membesarkan Evelin..jangan menangis percayalah aq gak akan mengecewakan dan menyakitimu..kamu satu2nya wanita yang aq cintai seumur hidupku,kamu tau betul dari kecil aq mencintai kamu La.."Aska jongkok dihadapan Aqilla dan Aqilla menatap orang tua Edo dan orangtuanya mereka mengangguk dan Aqilla mengangguk.


"Berikan jarimu sayang.."Aska memakaikan cicin belian yang udah lama dia pesan dan dilingkaranya ada nama Aska.


"Sayang kamu pakekan cicinya sama Aska.."minta mamah Aska karna Aqilla menangis dengan memeluk ibu Edo yang duduk disampingnya


"Aqilla jangan menangis lagi..Edo jug merestui kamu..kamu berbahagialah sayang ambil cincinnya dan pakekan pada nak Aska "ibu Edo menghapus air mata Aqilla.


Aqilla mengambil cicin emas putih yang merupakan pasangan cicin yang dipakai dirinya dengan lingkarann didalamnya nama Aska. Dan Aqilla memakaikan dijari manis Aska dan mencium tanganya dan Aska mencium keningnya dan diabadikan dalam vidio dan camera oleh Rendy yang tak lama juga datang dengan Sinta.


"Makasih ya sayaang I Love U.."Bisik Aska memeluk Aqilla dan mencium kening Aqilla.


"Selamat ya sayang.."Dari kedua orangtua Aska


"ibu doakan secepatnya kalian menikah dan kasih cucu lagi buat ibu.."doa ibu Edo dan memeluk Aqilla dengan air mata mengingat anaknya Edo


"Ibu jangan bikin kami semua menangis.."Alifa ikut nangis yang juga ingat kakanya


"Papah cincin Evelin mana..?"rengek Evelin pada Aska

__ADS_1


"Papah udah siapkan sayang..ini sama dengan mamah didalam lingkaranya ada nama papah Edo dan papah Aska biar Evelin selalu sayang sama papah ya.."Aska memakaikan cincin pada jari kecil Evelin.


"Cantiknya cucu nenek.."kata ibu Edo memangku cucunya yang makin besar


"Nenek papah Aska itu siapa..papah Evelin papah Edo..itu duduk sama mamah..?"tanya Evelin membuat merek diam


"Sayang papah nama panjangnya kan Aska..jadi Evelin lupa..seperti nama Evelin Putri Edo Ivansyah kan panjang.."Aska menjelaskan Evelin karna tadi dia lupa keceplosan menyebut nama sendiri dan Evelin mengangguk dengan memegangi cincinnya.


"Maaf cucu kami nak Aska dan ibu bapak Aska..cucuku masih belum bisa memahami dan mengerti semuanya.."Ayah Edo meminta maaf


"Bapak gak perlu minta maaf kami memaklumi dan dari awak kami juga udah tau Evelin masih kecil dan masih belum bisa menerima.."papah Aska memakluminya.


"Ibu bapak besok saya mau mengajak Aqilla dan Evelin ikut denganku kejogya ketemu dengan anakku dan sekalian ngurus surat2 disana untuk nikah disini,saya juga dua hari lagi ada jadwal oprasi sama Rendy jadi buru2 kembali kejogya sekalian bawa Aqilla dan Evelin"minta Aska ijin sama orangtua Aqilla


"Ya Ka, Aqilla udah jadi tunanganmu kamu boleh bawa mereka.."jawab Kaka Ayah Aqilla


"Silahkan ini hidangannya dicicipi dulu..maaf seadanya.."Kata Alisa


"Alisa udah besar apa gak sekalian nikah dibarengin mba kamu.."kata ibu Edo yang tau Alisa juga udah bertunangan dengan pegawai bank


"He..he..ibu bisa aja..masa bareng..nunggu mba Aqilla dulu aja bu..mobilku belum lunas..masih nyicil..calon suamiku juga masih sibuk.."jawabAn Alisa


"Ya boleh..terserah Aqilla dan Aska aja gimana maunya.."Pak Akbar menyerahkan semua sama Aqilla dan Aska


"Aqilla malu udah nikah dulu pesta masa sekarang pesta lagi...sederhana ya mah..?"Minta Aqilla


"Gak..aq mau yang bagus mah buat Aqilla biar jadi kenangan pernikahan kita yang berkesan untuk seluruh keluarga..dan undang semua keluarga tentangga teman mah pah,biar mereka tau Aska udah menikah lagi dengan Aqilla."minta Aska yang ingin mereka tau Aqilla istrinya


"Yah Ka papah setuju..dulu kamu cuma syukuran dijogya dan keluarga teman tentangga papah ada yang tau dan gak datang..pada komplen sama papah"Kata papah antusias dengan pernikahan anaknya


"Emang kapan tan nikah Mas Aska dan Mba Aqilla..?"tanya Alifa


"Secepatnya de..kalian adik2 mas bantu mamah dirumah kami dan ayah ibu juga harus ada adil disana mendampingi anak yang nikah.."Aska ada keluarga Aska


"Yah Mas.."Jawab Eva Evi dan Alifa yang sedang hamil

__ADS_1


"Ibu dan ayah apa harus disana Ka..kami "jawab ibu Edo terputus sama Aska


"Ibu sama keluarga gak perlu malu..kalian orangtua anak kami juga..dan kamar kami juga banyat untuk menginap keluarga Aqilla dan keluarga nak Edo..kita udh jadi keluarga jangan sungkan atau malu..kalo ada2 beritau kami..kami juga tak miliki banyak keluarga hanya satu dua orang karna saya juga anak tunggal dan ke dua orang tuaku udah meninggal dan suamiku buka asli orang sini..Palembang dan kemungkinan cuma berapa yang datang..kami dapat keluarga sangat senang bu pak.."mamah Aska menganggap keluarga.


"Ya baiklah kami akan datang menginap dan bantu dirumah ibu menyiapkan pernikahan Aska.."kata ibu Edo


"Ya saya panggil mba..mba udah seperti kaka buat saya..mas pada ayah nak Edo.."papah Aska menyetujui.


Keluarga besar Aska Rendy dan Sinta serta kekuarga besar Edo pulang kerumah masing2 dan Aska balik kerumah Aqilla dengan menggendong Evelin yang tertidur pulas dan membaringkan diranjang Aqilla dan keluar kamar menghampiri Aqilla.


"Lagi buat apa yaang..?"tanya Aska memeluk Aqilla dari belanga


"Ka jangan gini dong..kamu tuh suka banget main peluk dan cium..kamu pulang sana udah malam..tuh kunci mobil diatas meja.."Aqilla meronta menghadap Aska


"Aq mau nginap juga gak ada yang melarang.."Goda Aska yang gak mau jauh dari Aqilla.


"Gak boleh nginap..kamu itu mesum..aq pusing ngadepin kamu kumat.."Balas Aqilla


"Eh kamu lupa yah belum kasih aq upah.."minta Aska dengan memeluk Aqilla dan mencium leher Aqilla


"Upah apa sih maksudmu..aq kan gak minta kamu cuci..aq juga bisa.."Aqilla sewot


"Aq mana tega biarin kamu cuci dengan mukamu yang pucat..besok kita dijogya berobat.."Aska memandangi wajah Aqilla


"Gak punya uang,mahal pastinya.."Aqilla sebenarnya takut


"Jangan bicara uang..biar itu jadi tanggung jawabku..bilang aja kamu takut.."Aska bisa menebak isi hati dan pikiran Aqilla


"Diamplop tadi yang kamu pegang itu Buku rek. sama ATM belilah semua keperluanmu dan Evelin dan itu untuk memenuhi kebutuhanmu gak usah kerja lagi,aq gakk mau kamu cape dan sakit karna setelah nikah kamu hanya akan melayaniku."permintaan Aska melarang Aqilla kerja


"Aq cuma ditempat Fitri kasian dia..rame "Aqilla gak mau nganggur


"Ya tapi gak boleh cape apalagi sakit..yaang berikan upahnya.."Aska mengeratkan pelukannya


"Upah apa?"Tanya Aqilla dan lansung mencium bibir lembut Aqilla dan ********** dan Aqilla membalasnya karna seakan candu buat mereka.

__ADS_1


"Udah Ka..udah malam pulanglah.."Aqilla menyandarkan kepalanya didada Aska


"Aq tidur disini bersamamu Yaang..aq janji gak akan menyentuhmu meski sulit menahannya karna dirimu membuatku hilang akal"Aska mengangkat tubuh Aqilla dan merebahkan diranjang tidur bertiga.


__ADS_2