
Aqilla terbangu dari tidurnya dan melihat suaminya yang lelah juga tertidur disampingnya dan memeluk dirinya. Aqilla mencium dan mengusap pipi Aska yang makin tirus karna kurang tidur dan letih kerja dan menjaga dirinya. Aqilla melihat keadaan suaminya sekarang merasa bersalah karna sejak kehamilan Elisa dia jarang memperhatikan dan mengurus suaminya.
Aqilla perlahan memindahkan tangan suaminya dan turun dari ranjang. Aqilla keluar kamar dan menghampiri dapur karna sebentar lagi masuk waktu subuh. Dia memasak kesukaan suami anak dan kedua mertuanya dan disajikan dimeja makan. Setelah selesai Aqilla naik keatas dan menghampiri ketiga anaknya yang masih tidur dan mengusap dan mencium kening kedua putrinya.
"Mamah udah sehat gak sakit lagi kan, kakak sayang sama mamah.. "Evelin bangun dan memeluk mamahnya
"Yah sayang, maafin mamah yah gak memperhatikan kamu.."Aqilla mencium kening Evelin
"Iya Mah, kakak tau kok mamah juga sayang sama kita.. "Evelin tersenyum.
Mereka saling berpelukan,dan Aqilla melihat meneteskan air matanya. Aska yang terbangun dan melihat istrinya tak lagi diranjang dan jadi panik dan cemas, dia langsung keluar kamar dan mencari kekamar anaknya dan melihat Aqilla memeluk Evelin putri besar mereka dan berdiri didepan pintu mendengar percakapan mereka.
"Kakak apapun nanti yang akan terjadi dan yang kamu dengar kamu gak akan benci dan tinggalin mamah kan? mamah sangat sayang sama kamu dan mamah gak mau ditinggal lagi dan kehilangan lagi.. "Aqilla menangis
"Mamah benci ditinggalkan dan kehilangan, sudah cukup papah kamu dan adik kecilmu, mamah udah gak sanggup lagi atau mamah mati aja.. "Aqila memeluk sayang dan buat Aska juga sedih dan menghampiri istrinya
"Kakak gak akan ninggalin mamah, dan kakak selamanya akan bersama mamah mah.."Evelin menghapus airmata mamahnya
"Sayaang gak ada yang akan ninggalin kamu, kami semua sayang sama kamu dan kita akan sama-sama, kita buka lembaran baru yah dan lupakan semua kesedihkan kita, kita doakan putri kita dan suamimu karna mereka udah tenang disana.."Aska duduk dan memeluk istrinya dan Aqilla mengangguk
"Bangun kenapa gak bangunin aq hah, aq takut sekali kamu akan pergi lagi seperti kemarin.."Aska mencubit hidung istrinya
"Mandi sana aq udah siapkan sarapan, dan kakak sama dedek ayo mamah mandin.."Aqilla tersenyum dan kedua putrinya mengangguk senang
"Sayaang kamu bangun dedek Aksa dan mandi bersama saja agar kita bisa sarapan bareng.."Aqilla pada suaminya
"Yah tapi aq belum dapat ciuman dan kedua anak kita udah.. ?"Aska pura2 ngambek dan kedua putrinya tertawa
"Genit udah punya anak banyak juga masih gitu.. "Aqilla mencium kedua pipi suaminya
"Nah gitu dong, sekarang kedua putri papah kok papah belum dapat jatah cium..? "Aska pada kedua putrinya
"Kan belum mandi pah masih bau, nanti aja mau mandi dulu.. "Evelin menolak
"Janji.. ?"Aska pada kedua putrinya
__ADS_1
"Iya janji dong pah,nanti setelah kita mandi wangi dan cantik yah dek.. "Evelin menggandeng adiknya dan diikuti Aqilla
"Iyah papah tunggu yah dimeja makan.. "Aska keluar dan masuk kekamar Aksa.
Kedua mertua Aqilla terkejut melihat meja makan yanh udah penuh masakan yang mereka suka dan anak cucu-cucunya suka. Aqilla turun dari tangga dan menggandeng kedua putrinya dan dia juga udah rapih karna mereka mandi bersama dan udah tampil cantik dan memakai baju yang sama yang disimpan dilemari putrinya.
"Sayaang kamu sangat cantik dan kedua cucuku juga sangat cantik sekali.. "mamah mertuannya tersenyum
"Iya makasih mah.. "Aqilla tersenyum
"Nak apa ini kamu semua yang masak..?"tanya papah mertunya
"Iya dong pah, maafin Aqilla yah pah yang sering merepotkan papah dan mamah.. ?"Aqilla jadi sedih lagi
"Iya sayang jangan sedih lagi yah, kita akan sama-sama hadapi tiap masalah.. mamah sayang banget sama kamu.. "mamah Maria ada menantunya
"Iya nak jangan berlarut-larut dengan kesedihan kasian anak-anakmu membutuhkanmu.."papah mertuanya mengusap kepala Aqilla
"Kami semua selalu ada bersamamu baik duka dan duka kita akan selali bersama sayaang, I love u.. "Aska yang baru datang denga putranya Aksa
"Heemm masakan mamah luar biasa gak ada tandingannya, kakak selalu suka dan kangen sama masakan mamah... "Evelin makan sosis bakar dan udang krispy kesukaannya
"Benar sayang masakan mamahmu gak ada duanya yang paling lezat.."Aska yang makan pake sop iga dengan kedua mertuanya dan sambal
"Mamah udangnya lagi. "Minta Aksa minta tambah
"Dedeg Alina mau lagi sama seperti kakakmu Aksa..? "tanya Aqilla
"Deedek mau kaya kakak Evelin sosis bakar mah, dedek suka.. "Alina yang melihat Evelib lahap makan sosis
"Yah sini papah yang ambilin yah cantik.."Aska mengambilkan
"Sayaang benar kata anak dan suamimu mamah juga kangen masakan mu ini,mamah dan papah jadi lahap makannya.. "Mamah tersenyum dan suaminya juga mengangguk senang
"Iya mah makasih, dihabisin yah mah.. biar nanti siang Aqilla masak lagi.. "Aqilla juga senang melihat semua jadi lahap
__ADS_1
"Sayang kamu tambah yah, kamu jadi kuris gini ih gak tampan..? "Aqilla pada suaminya
"Ya maklum yaang, dilupakan istri.. "canda Aska dan Aqilla tertawa buat kedua mertuanya bahagia karna menantunya yang kemarin rapuh kini bisa tertawa.
"Kasian sekali suamiku tercinta, setelah sekarang aq akan bikin kamu gemuk dan tampan lagi.. "Aqilla menambah nasi dan sop iganya di mangkuk suaminya
"Makasih sayaang.. "Aska tersenyum.
Mereka makan bersama dengan lahapnya dan habis tak tersisa. Hari ini libur jadi mereka bis berkumpul bersama dan menemani ketiga anak-anak bermain ditaman rumah mereka. Aqilla membantu kedua putrinya membuat rumah-rumahan dari kayu yang udah diukir dan tinggal masang dan Aska dan kedua mertunya duduk disamping mereka dan sambil minum kopi dan makan cemilan.
"Mah taman ini kosong,giman kalo aq isi dengan bunga seperti rumah kita dijogya bagus taman bunga.. "Ide Aqilla yang melihat keseliling kosong
"Iya sayaang ini rumah kamu juga, jadi kamu bebas mau apakan rumah ini.. "mamah mertuanya
"Sayaang nanti kita beli bunga yah, aq tau tempatnya gak jauh kok.. "Aqilla pada suaminya
"Iya nanti sore yah setelah kamu tidur siang dan anak-anak juga tidur siang.."Aska setuju yang penting istrinya bahagia
"Mamah juga akan ikut dan kamu pah..?"Tanya istrinya
"Yah papah akan ikut dan jaga cucu2 karna mamah dan Aqilla akan fokus pada bunga dan cucu2 biar papah dan Aska yang jaga.."Pak Akbar yang khawatir cucu2nya gak ada yang jaga
"Kita sekalian mampir taman dan duduk ditaman makan malam yah yaang, kita udah lama gak pergi sama-sama? "Aqilla memohon
"Iya pah, kita ketaman aq mau main mandi bola yah kak.. ?"Alina senang
"Kakek nanti beliin mainan baru yah..? "minta Aksa
"Yah nanti kekebun bunga, ketoko mainan dan ketaman makan malam jadi adil yah.. "Pak Akbar setuju
"Yah mamah juga setuju.."Mamahnya
"Iya.. iya aq nurut saja.. "Aska mengangguk
Aqilla bersadar dibahu suaminya yang sayang dan selalu pengertian padanya.
__ADS_1