Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Rida Terkejut


__ADS_3

Mereka sampai ditempat yang dituju setelah mutar2 lama karna rumahnya jauh dari jalan besar dan sangat pelosok.


"thok..thok.."Fitri mengtuk pintu


"ya..Fitri..Sinta..Aqilla..kalian tau darimana aq disini..?"Rida buka pintu dan terkejut liat kami


"dari perjuangan berhari2 yang melelahkan dan bikin pusing.."jawab Sinta lebay


"kamu disini sama siapa..kenapa kamu disini..dan mau sampai kapan..?"tanya Aqilla kesal karna temannya bikin cemas dan bikin pusing


"La kamu tajam bangat langsung cespleng kepusatnya..aq aja mau tanya ragu.."kata Sinta lirih


"bodo amat..kamu tau ga Da..ibu ayah kamu pusing sakit nyariin kamu..kamu enak2 mesra2an disini..kamu udah hamil berapa bulan..?"Aqilla makin gak sabar liat perut Rida yang kelihatan buncit


"La.."Fitri menutup mulut Aqilla dan Edo tersenyum


"gak usah nangis Da ..nasi udah jadi bubur..kamu pulang ngomong ke ibu ayah kamu kasian mereka Da..bolak balik muter2 nyariin kamu.."Aqilla masih nrocos


"aq takut La.."Rida nangis


"takut kenapa paling dibikin mati.."canda Aqilla yang membuat Fitri dan Sinta ketawa dan Edo tersenyum


"kamu kira aq kucing.."Rida tak terima


"kamu hamil sama siap Da..?"tanya Aqilla pura2 gak tau


"hamil sama cowo masa sama banci.."kata Sinta


"ya kali..setan.."Aqilla


"La..hua..hua.."Rida makin kenceng nangisnya


"gak usah lebay.."Fitri


"kalian tuh mau ngibur apa mau bikin anakku sakit sih..?"Rida ngambek


"oh udah jadi emak2 lo Da.."Sinta dan mereka tertawa.

__ADS_1


"Da cowo lo mana gak kelihatan..itu anak2 keluar dari mana..?"tanya Aqilla liat dua anak cewe keluar dari kamar


"lagi kerja La..mereka anak2nya mas David.."Aqilla menggelengkan kepalanya


"kamu diperkosa..?"tanya Aqilla dan Fitri Sinta mau memukul kepala Aqilla tapi dihalangi tangan Edo yang gak rela Aqilla sakit


"ekheemmm"Rida melirik Edo


"maaf mas..Da cowo Aqilla.."kata Fitri dan Aqilla melototkan matanya pada Fitri


"oh pacar Aqilla..aqkhirnya La hati kamu hidup..aq kira kamu gak punya hati..gak suka cowo.."goda Rida


"Edo mba.."Edo mengulurkan tangan pada Rida sebelum Aqilla mau jelasin dan Aqilla jadi diam


"ya mas..Rida, maaf ya jadi bikin susah mas dan kalian semua..aq akan pulang La.."Rida menyambut tangan Edo dan dia juga menyesal


Mereka kembali kerumah masing2 dan Edo main dirumah Aqilla. Aqilla menjelaskan pada ayah dan ibu karna pulang telat sama Edo.


"jadi Rida hamil..?"ibu terkejut


"ayah udah ngira sih..anak cewe kabur sama cowo dan cowonya duda ya pasti ujungnya putus sekolah..makanya ayah ketat sama kamu..karna ayah gak mau kamu kaya gitu La..ayah ngijinin kamu pacaran tapi dirumah dan gak sampe kebablasan..bikin malu kamu sendiri yang rugi.."ayah menyanyangkan terjadi pada Rida


"udah..dia bilang besok mau pulang..ya kan mas Edo dengar juga kan tadi..?"Aqilla yakin Rida pulang.


"kalian cape baru pulang..makan dulu ya nak Edo disini..?"tanya ibu yang melihat Edo bersandar pada kursi


"gak usah bu..aq mau pulang..temanku mau datang kerumah.."Edo yang lelah sebenarnya mau istirahat dan tidur


"La besok mau aq antar lagi pa ga..?"tanya Edo sebelum pulang


"yah boleh ga..mas Edo antar jemput Aqilla lagi..?"Aqilla melempar pertanyaan Edo pada ayahnya


"ya boleh.."Kata ayah dan Aqilla menghampiri Edo dimotornya


"mas tes udah selesai, besok Aqilla libur,kita main yah.."bisik Aqilla lirih dan Edo mengangguk dan pulang.


Pencarian yang gak mudah membuat mereka lelah dan beristirahat dirumah masing.Edo yang biasanya semangat kerja cari uang entah kenapa kali ini dia merasa enggan meninggalkan Aqilla. Dia sudah merasa sangat dekat dan dia tak bisa menahan perasaannya.

__ADS_1


"Do..besok kita berangkat.."teman Edo Yanto yang satu kapal datang mengabari keberangkatannya dan minum minuman berakhohol yang biasa mereka minum saat dikapal untuk mengurangi kejenuhan dan rasa lelah.


"Do..ini giliranmu..kamu diam aja..?"tanya Berry temannya lagi karna mereka datang berdua.


"jangan besok..tunda dulu..aq masih lelah.."Alasan Edo yang belum rela meninggalkan Aqilla dengan waktu lama.


"kamu gila..biasa kamu yang minta lebih awal..?"Berry yang merasa aneh dengan Edo


"ya Do biasanya kamu..minta berangkat awal..?"tanya Yanto


"gak pa2 masih ada perlu..bisa ditunda kan..ada kapal lain juga..?"Edo tidak bisa memberitahukan merekas karna pasti ditertawakan


"aq akan kabari kalian..tapi kalo kalian mau duluan ya ga pa2..aq tinggal aja dulu.."Edo kekeh


"tanpa kamu ga asyik Do..bareng aja lah.."yanto yang satu angkatan SMA biasa bersama


"kamu Ber..?"tanya Yanto


"nunggu kamu aja Do,anakku juga lagi sakit.."Berry meneguk minuman ber akhohol.


"Do kabari aja..aq pulang dulu.."Yanto dan Berry berpamitan dan pulang.


Edo masuk kamarnya dan memejamkan matanya namun gak bisa tidur kebayang wajah Aqilla yang cantik dan menggemaskan sampe dia tersenyum sendiri tanpa dia sadari.


"wajah Aqilla dimana2..apa aq udah mabuk..aq minum gak banyak biasanya juga sama..apa aq yang belum siap jauh dari dia,apa aq yang gak sabar bilang ke dia.."bisik edo dikamarnya dan membuka Hp nya dan terdapat foto2 Aqilla.


"kamu sangat cantil imut dan menggemaskan rasanya aq gak sabar untuk memilikimu dan gak rela membiarkanmu sendiri apa lagi dengan yang lain aq bisa gila"katanya dengan mengusap Foto aqilla dan tertidur sampai pagi.


Berkali2 Aqilla menghubungi Edo yang tertidur pulas karna dia habis minum dengan teman2nya membuatnya lupa dengan janjinya. Aqilla merasa kesal karna belum juga diangkat dan putus asa karna dia akan berniat pergi ketempat lain karna setelah tes gak ada pelajaran dan dia memilih libur gak sekolah.


"thut..thu..thut"Hp Aqilla berbunyi tertera nama Edo dan Aqilla membalasnya sampai 5kali baru dia angkat.


"maaf La aq kesiangan he..he..kamu jangan ngambek yah..kita jadi pergi kan..?"tanya Edo menyesal dan Aqilla tetap diam kecewa dan kesal


"La..marah ya..mas Edo minta maaf la.."Edo memohon dan Aqilla masih diam


"Maaf La..janji gak ngulangi lagi..La ayo dong jawab.."Edo maksa dan meluluhkan kekecewaan dan karmarahan Aqilla

__ADS_1


"Aq kasih waktu 30 menit udah ada didepan rumah.."Aqilla mematikan HPnya dan tertawa sendiri membuat Edo bersalah dan memohon.


Edo berlari cepat kekamar mandinya dengan buru2 dan bergegas pake koas dan jeans dan jaket dan datang kerumah Aqilla tanpa makan.


__ADS_2