Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Kejahilan Aska


__ADS_3

Setelah sampai dirumah orangtua Aska mereka beristirahat dan sorenya Evelin dijemput orang tua Edo yang sangat merindukan cucunya untuk menginap dirumahnya.


"Cucu nenek udah janji nginap dirumah nenek dan kakek gak lupa kan janjinya.. mau tidur dikamar papah Edo..? "ibu Edo duduk disamping cucunya Evelin


"Yah nek, Evelin kangen kamar papah.. Evelin ikut nenek dan kakek pulang.. "Evelin yang setiap berkunjung nginap dirumah orang tua Edo dan tidur dikamarnya karna dia merasa hangat dengan kasih sayang papahnya yang seakan hadir dan memeluknya tidur sepeti saat dia bayi hingga berumur 3tahun yang selalu tidur dalam pelukan dada Edo.


"Udah mau magrib kita pulang sekarang karna nenek sama tante tante kamu udah siapin masakan kesukaan kamu sosis bakar dan udang Krispy sama dengan kesukaan papah Edo."kakek menggendongnya


"Hore.. sosis bakar sama udang krispy, Evelin suka sekali kek.."Evelin bersorak bahagia


"Mau pulang sekarang mas..? "tanya papah Aska yang udah menganggap ayah Edo kakanya


"Ya de udah sore, Evelin udah ditunggu tante2nya dan cucu2 yang lain kangen sama Evelin yang udah masak buat Evelin.. besok kita kan ketemu diacaranya Rendi.. "Jawaban Ayah Edo


"Ya mas kita berangkat pagi aja mas.. kasian Rendy gak punya keluarga dekat sama seperti kami karna orangtuanya bukan asli sini.. "Pak Akbar yang udah menganggap Rendy anak


"Ya boleh besok kita berangkat pagi, orang tua Rendy dan Rendi juga langsung kerumahku memintaku kami mendampinginya menemui para tamu,Randi juga sama seperti Aska udah seperti anak laki2ku.. "Ayah Dodi yang mendapat dua anak laki2 setelah Aqilla menikah lagi karna Edo anaknya meninggal.


"Ya yah pah kita lebih awal kasian Rendy sendirian.. dia berteman dekat hanya denganku dan Aqilla."Aska dan pak Akbar mengantar ayah dodi dan ibu Rahayu


"Hati yah yah bu.."Aqilla diruang tamu dengan kedua anaknya


"Ya sayaang ibu dan ayah pulang dulu bawa Evelin.. "Orangtua berpamitan.


Keesokan harinya mereka berisiap bangun pagi karna Rendy berulang kali menghubingi Aska untuk datang lebih awal bersama keluarganya karna acara dirumah Rendy bukan Sinta karna kedua orangtua Sinta sejak kecil berpisah dan udah memiliki rumah tangga sendiri dan Rendy anak pertama dari keluarganya karna anak keduanya wanita Rara udah menikah dan punya satu anak laki2.


"Yah Ren sabar ini lagi nyiapin baju anak2ku.. kamu tau kan anak2ku kecil2..Aqilla lagi nyiapin yang lain"Aska memakaikan baju yang udah disiapkan istrinya yang dipesan khusus dari pihak keluarga Rendi untuk keluarga yang mendampingi mereka


"Aq gugup Ka.. rasanya gak tenang.. cepatlah datang.. "Rendi yang sedari pagi mondar mandir


"Yah.. sabar ini ade Nisa dan Faisal juga udah sama kita masih bersiap mereka.. "kata Aska lagi mengikuti Aqsa dan Alina yang bergerak kesana kemari

__ADS_1


"Belum siap mas... sini aq yang pakein baju anak2, mas Aska beriap saja.. "Nisa sambil memberikan anaknya pada suaminya Faisal dan akan memakaikan baju pada kedua anak Aqilla


"Yah ini anak2ku jalan2 terus.. "Aska memberikan baju anaknya dan dia pergi kekamarnya.


Aqilla sedang menyetrika baju yang akan dipakai suami dirinya dan kedua orangtua Aska.


"Yaang Rendi telfon terus.. udah apa belum bajuku..?"Aska mendekati istrinya


"Salah sendiri udah tau mau keacara Rendi,semalaman minta jatah tambah jadi kesiangankan.. "Aqilla menggerutu memuat Aska tertawa


"Gak tahan yaang kamu menggodaku dengan pake libgerli tipis mengairahkan,nanti malam lagi yah yaang pake lingerli lagi..aq suka yaang kita beli yaang banyak"Aska memeluk istrinya


"Semalam aq kepanasan makanya pake yang tipis.. eh gak taunya bangunin macan tidur"Aqilla memakaikan batik pada suaminya


"Nanti malam libur, kamu minta tiga kali udah perih.. "Aqilla menolak


"Gak mau libur.. nanti sekali aja gak pa2,kamu pake itu lagi.. "Aska menunjuk pakaian semalam yang dipake istrinya


Mereka semua udah rapih cantik dan tampan dan berangkat menghadiri acara ijab kabuk Rendy dan berkumpul dengan keluarga besar Edo dan Aqilla yang ikut mendampingi Rendi dan keluargnya. Ijabkabul berjalan lancar dan mereka mendampingi para tamu.


"Yaang kamu mau kemana.. lagi banyak tamu.. ?"tanya Aqilla pada suaminya yang akan pergi dengan Adiknya Faisal


"Suruh ngambil snak yaang bentar.. kamu jagain anak2 dulu.. kita pergi bentar aja kok"Aska mencium kening istrinya dan pergi


"Kita mau kemana mas..? "tanya Faisal tak mengerti


"Kita beli kejutan buat Rendy dengan obat perangsang karna dulu aq dikerjain sama dia sampai aq menyetubuih istriku berkali2 dan istriku berdarah.. "Aska berniat membalasnya


"Ha..ha. ha. mas Aska dendam..? "Faisal tertawa dengan tingak Aska seperti anak kecil


"Tentu saja karna dia aq gak dikasih jatah sama istriku satu bulan.. tersiksa aq yang dihukum sama kakamu Aqilla.. "Kata Aska mengingat hukuman Aqilla meski merayu tapi Aqilla tak mau melayaninya

__ADS_1


"Mau beli obat kok berhenti kketempat bikini cewe mas.. "Faisal bingung dan malu


"Kamu ikut aja aq mau kasih istriku hadiah, semalam luar biasa mengairahkan dan aq ketagihan "Aska tersenyum mesum


"Ketagihan apa mas.. malu kita kesini mas"Aska menarik tangan Faisal


"Semalam istriku peka ligerli bikin aq gak tahan aq minta dia pake lagi tapi malah dicuci, aq mau beli banyak buat dia biar tiap malam memakainya,kamu juga boleh pesen buat ade.. aq yang bayar.. "Aska memilih bahan yang halus lembut membuat Faisal dan pelayan toko malu


"Mba tolong kasih aq bahan yang lembut halus dan nyaman buat istriku dengan berbagai macam model kasih aq satu dan dengan warna berbeda.."minta Asks tak malu


"Mba kok melamun.. ini buat kado istriku karna dia sangat suka tidur dengan pakian dalam seperti itu..cepat mba nanti keburu istriku nyuruh pulang"Aska pada pelayan yang merasa malu dan menatap Aska pria yang sangat tampan membeli pakaian dalam untuk istrinya apalagi yang seksi


"Mas mereka heran dan malu.. kita pria dan membeli pakaian dalam wanita yang seksi lagi.. "bisik Faisal


"Cepat mba.. aq gak malu kalo buat istriku"Aska menjawabnya


Setelah setengah jam Aska keluar dari toko dan membawa satu kantong penuh untuk istrinya dan dua kantong kecil.


"De ini untuk kamu buat kamu coba sama istrimu"Aska tersenyum jahil


"Yang ini buat rendy dan satu kentong penuh ini buat istriku, akan aq buat dia memakainya tiap malam..ha.. ha. "Asks tertawa dan Faisal menggelengkan kepalanya


"Kita ketoko obat" Aska melajukan mobilnya ketoko obat


Sesampainya mereka ditoko,Aska berbisik pada pelanyan toko meminta membungukus pakian dalam untuk hadiah Rendy dan dengan obat perangsangnya.


"Mba tolong bungkus ini sekalian obat perangsangnya buat hadiah dan kasih satu lagi yang tidak dibungkus"bisik Aska pada pelanyan toko membaut Faisal terkekeh.


"Malam pertama mas Rendy yang gak bisa dilupankan nanti mas.."Faisal tertawa dan Aska juga tertawa


"Biar tau rasa dia.. "Aska ikut tertawa

__ADS_1


"Aq baru tau mas Aska jial juga.."Mereka terkekeh bersama.


__ADS_2