Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Kedekatan Orangtua Aska


__ADS_3

Setalah keberangkatan Aska kejogya,orang tua Aska yang penasaran ingin melihat dan bertemu dengan Aqilla karna Aska menceritakan pada orangtua setelah bertemu dengannya. Dia meminta alamat rumah makan pada Rendy dan meminta untuk merahasiakannya dari Aska.


"Maaf bu mau pesen apa..?"tanya Aqilla


"Kami mau pesen dua nasing goreng dan teh anget..mba boleh tau namanya siapa?"mamah Aska pura2 karna dia udah tau itu Aqilla dari foto yang diperlihatkan Aska padanya namun Aqilla tau mereka


"Aqilla bu..maaf saya permisi masak dulu nanti saya antar.."Aqilla pergi


Aqilla masuk kedapur dan memasak pesenan kedua orang tua Aska dan mengantarnya sesuai pesenan mereka.


"Maaf nunggu lama..silahkan dinikmati.."Aqilla dengan senyum


"Mba tunggu bisa temani kami makan sebentar karna kami teringat anak kami satu umuran dengan mba..dia jarang pulang..ini juga lagi sepi kan,bisa temani kami..."minta ibu Maria mamah Aska


"Ya bu baik saya duduk disini.."Aqilla duduk disamping ibu Maria


"Apa ini kamu yang masak..?kamu mau makan apa biar kami yang pesenin buat kamu..?"Ibu Maria sambil makan


"Iya saya yang masak dan saya udah makan siang tadi bu.."Aqilla menjawabnya dan dia merasa aneh karna selain teman dia gak pernah menemani pengunjung yang baru dia lihat


"Masakanmu enak nak.."kata Pak Akbar ayah Aska dan Aqilla tersenyum


"Kamu udah punya anak dan suamimu kerja dimana..?"tanya ibunya ingin tau lebih jelas


"Saya punya satu anak cewe umur 4tahun dan suami saya sudah meninggal ketika anak saya 3tahun.."Aqilla jujur


"Oh maafin ibu yah jadi buat kamu sedih.."ibunya mengusap tangan Aqilla


"Gak pa2 bu.."jawab Aqilla senyum


"Boleh tau kenapa suamimu meninggal..?"tanya Suaminya


"Suami saya kecelakaan diwaktu SMA kepalanya bentur jalan aspal,tapi efeknya setelah kami nikah sekitar 8tahun baru dapat efeknya sering ngeluh sakit dikepala,awalnya ringan dan obat sembuh tapi sering kumat dan udah discan tapi untuk sembuh total gak bisa karna ada retakan dibagian kepala belakang dan jalan baiknya cek rutin dokter untuk ngurangi rasa sakit,lama hampir 6tahun suamiku berobat rutin cek dokter tapi saat 6bulan sembelum ninggal obat dan suntikan udah gak bisa obati rasa sakitnya hingga suamiku sering pingsan dan koma ninggal.."Aqilla menceritakan


"Berarti lama juga kamu ngurus suamimu sakit..?"ayahnya yang kagum dengan kesabarn Aqilla


"Ya alhamdulillah sampai anak kami 3tahun masih bisa bertahan untuk anak kami.."jawab Aqilla

__ADS_1


"Sudah lama kamu sendiri ngurus anak sendiri kamu gak ingin menikah lagi buat anakmu..dia masih kecil butuh sosok ayah dan kasih sayang ayahnya.."Ibu Maria ingin tau ekpresi dan jawaban Aqilla


"Yang namanya berkeluarga inginnya sekali seumur hidup, tapi karna udah tadik hidup suamiku pendek aq terima dan untuk masalah menikah lagi belum kepikiran bu.."jawaban Aqilla yang membuat ibunya terkesan karna Aqilla istri yang setia


"Ya tapi anakmu butuh kasih sayang ayahnya nak dan jika Tuhan memberikan kamu jodoh lagi gimana?"tanyanya lagi


"Kalo memang udah ditakdirkan Tuhan semua manusia gak bisa nolak begitu pula juga saya bu karna semua yang telah mengaturnya Tuhan.."Aqilla tersenyum dan membuat kedua orang tua Aska bahagia karna anaknya punya harapan


"Nak apa boleh lain kali ibu kesini dan minta kamu menemani ibu seperti ini..ibu sering kesepian..ibu juga pengin loh ketemu anak kamu pasti cantik sama sepertimu cantik.."puji ibunya


"Ya bu boleh saya kerja disini kalo sore,kalo pagi dan sampe jam 4kerja di proyek ikut om suami saya.."Aqilla menjelaskan jam kerjanya


"Kamu kerja didua tempat..apa gak cape..kesehatan penting nak.."ayahnya gak nyangka


"Ya pak..kalo disini ringan bantu teman.."jawab Aqilla


Hampir tiap minggu sekali orang tua Aska datang menemui Aqilla dan Evelin hingga mereka semakin akrab saling bertukar cerita.


"Aqilla mamah punya anak cowo ganteng loh satu umuran dengan Aqilla,dia juga punya anak satu cowo umurnya 3tahun.."Ibu Maria menceritakan Aska


"Dia tinggal jauh dijogya jadi ibu sering kesepian ya pah..jadi sering kesini main sama Evelin..Evelin sayang kan sama nenek dan kakeh ini.."tanyanya pada anak AqillA


"Ibu pengin sekali punya mantu kamu Aqilla..cantik baik pintar masak..jadi ibu naik berat badannya..kalo gak kesini makan masakan kamu ketagihan.."puji ibunya


"Bukanya ibu dan bapak punya menantu..kan udah punya cucu..?"tanya Aqilla bingung


"Anak tante udah bercerai udah lama hampir 2tahun berpisah mantan istrinya juga udah menikah dan udah punya anak.."Ibunya yang masih berhubungan baik dengan mantan istri Aska


"Anak ibu dulu cuma nikah satu tahun cerai karna menantu ibu merasa anak ibu tidak mencintai dia,anak tante juga kurang peka cuek tidak perhatian dan tidak romantis dan mungkin juga masih mencintai teman sekolahnya dulu waktu masih kecil di SMP dulu,jadi mantu ibu minta cerai"cerita ibunya


"Oh udah cerai.."Aqilla masih bingung karna cinta waktu kecila buat cerai anaknya


"Kalo kamu mau anak ibu pengin ibu nikahin sama kamu aja.."Ibunya tersenyum dan Aqilla balas tersenyum


"Ibu bisa aja..anak ibu mana mau sama Aqilla pelayan disini..karna anak ibu pasti sama kaya bapak dokter "kata Aqilla teringat Aska juga dokter


"Kami gak pilih2 yang penting anak kami bahagia langgeng dan dia juga gitu.."Ibunya seolah maksa

__ADS_1


"Lain kali ibu kenalin kalo udah pulang..dia sibuk banget sampe lupa punya orang tua.."ibunya


Kesibukan Aska dengan pasien dirumah sakit membuatnya rindu akan sosok Aqilla dan Evelin yang kini menghias hidupnya yang sepi sama hal nya Aqilla,Aska seolah mengisi kekosongan kepergian suami.Meski mereka berkomunikasi lewat Hp dan belum ada hubungan spesial membuat mereka dekat.


"La apa kabar..?"chat yang selalu ditanyakan Aska


"Baik"Aqilla singkat


"Masih sibuk kerja?"tanyanya lagi gak dibales


"Udah siang makan dulu La jaga kesehatan penting,kerja bisa dilanjut habis makan.."Aska selalu mengingatkan karna dia khawatir dengannya apa lagi dua pekerjaan


"Hemm"Aqilla masih sibuk lupa makan


Mereka sudah lama tak bertemu hampir lima bulan membuat Aska tak bisa lagi menahan rindu dan kebetulan Aska dan Rendy diminta tugas dikotanya tiga bulan membuat mereka bergegas pulang dan sampai disiang hari,ingin rasanya langsung datang menemui Aqilla dan Evelin namun dia masih sibuk kerja.


Dia menunggu waktu sore dan datang kerumah memberi kejutan pada Evelin,Rendy dan jugu Sinta yang lebih dulu mereka jadian menjalin kasih.Aska membelikan banyak mainan untuk putri kecilnya dan bingkisan buat Aqilla yang berisi gaun yang dia beli bersama Rendy dijogya.Karna Rendy juga membelikan banyak hadiah untuk Sinta.


"Papah pulang..lama Elin nunggu.."Evelin menangis karna kangen


"Lama yah..maafin papah yah..papah bawa mainan buat Evelin..jangan nangis lagi.."Aska menenangkan Evelin yang diperhatikan oleh Ibu dan ayah Aqilla yang menyambutnya karna Aqilla belum pulang kerja


"Bu apa Aqilla belum pulang..?"tanya Sinta karna Aqilla tak kunjung keluar dn mereka duduk diteras rumah Aqilla.


"Iya belum bentar lagi.."jawab ibu Ana membawakan teh hangat dan cemilan.


Tak lama suara motor besar Aqilla berhenti didepan teras dan Aska terkejut Aqilla bisa mengendarai motor besar yang dia juga miliki dan cemas melihat wajah pucat Aqilla.Aqilla melepas turun dari motornya disambutEvelin.


"Mamah pulang.."Evelin senang namun Aqilla hanya mengangguk dengan wajah pucatnya hampir beberapa bulan ini kerja full didua tempat


"Bu gelap.."Aqilla pandangannya kabur sempoyongan dan pingsan dalan dekapan Aska yang tau Aqilla mau pingsan.


"Aqilla kamu kenapa.."Aska mengangkat Aqilla kedalam dan merebahkan disofa dan memeriksanya


"Mamah..mamah"Evelin menangis dalam dekapan kakeknya


"Aqilla sangat lemah bandanya panas kurang cairan dan darahnya rendah..kita bawa kerumah sakit.."Aska mengangkatnya kembali dan direbahkan di mobilnya dalam pangkuanya disamping ibunya yang menangis

__ADS_1


"Ren kamu yang nyetir..Siska kamu duduk dibelakang..ayah duduk didepan sama Evelin.."pinta Aska memangku Aqilla yang sangat lemah dan pucat.


__ADS_2