
Aqilla dibawa pulang oleh suaminya Aska karna menurutnya dirawat dirumah akan lebih cepat masa pemulihan dan akan lebih dekat dengan anak-anak yang akan membantu daya ingat Aqilla yang saat ini lupa ingatan karna kecelakaan.
"Alhamdulillah kamu udah sehat sayang da kembali kerumah kita.. "Sambutan mamah Aska dan memeluknya
"Ini mamah Aska dan mamahmu sayaang.."katanya lagi
"Iya mah, suamiku udah menceritakan semua"kata Aqilla membalas pelukan mamah mertuanya
"Mamah.. mamah udah pulang..? "Kaka dan
kedua adiknya menuruni tangga
"Pelan-pelan sayang, mamah kalian gak akan kemana-mana lagi.. "kata Aska
"Iya pah, kaka dan adik-adik kangen sama mamah.. "kaka Evelin memeluk Aqilla dan buat Aqilla bingung
"Kamu.. kamu Evelin anakku..? "tanya Aqilla bingung karna diingatannya Aqilla bahwa Evelin masih kecil
"Ya iya ini kaka evelin mah, apa mamah lupa sama kaka dan adik-adik..? "tanya Kaka Evelin curiga
"Tentu saja mamah kalian ingat sayaang, mamah kalian cape dan mau istriharat kita bicaranya dikamar saja yah ka.. "Aska menutupi dan menantap Aqilla dan Aqilla pun paham isyaratnya.
"Maafin mamah yah.. mungkin mata mamah yang kabur karna anak-anak mamah cantik-cantik dan tampan.. "Aqilla mengerti dan tak ingin buat anak-anak sedih
"Mamah dedek juga mau peluk mamah kangen.. "rengek Alina manja
"Iya sayang, mamah juga kangen kalian.."Aqilla memeluk Alina dan Aksa
"Udah-udah, mamah kalian harus itirahat dikamar.. ngobrolnya nanti lagi dikamar.."Aska mengangkat badan Aqilla membuat Aqilla kaget dan malu pada mamah mertua dan anak-anaknya
"Aq bisa jalan sendiri lepasin aq, apa kamu gak malu pada mamah dan anak-anakmu" Aqilla memukuli dada Aska
"Gak pa-pa mah, mamah kan udah biasa digendong papah.. "kata Evelin
"Tuh.. anak kita aja pintar dan paham"Aska menaiki tangga sambil. menggedong Aqilla diikuti anak-anaknya.
Aqilla direbahkan ditempat tidur dan Aska masuk kekamar mandi karna dia belum mandi dan anak-anak mendekati mamahnya serasa belum puas dan masih kangen.
"Mamah udah gak sakit lagi kan mah..?"Tanya Alina
"Gak sayaang berkat doa anak-anak mamah.."Aqilla pun merasa kedekatan dan sayang
__ADS_1
"Mamah jangan sakit-sakitan lagi mah.."minta Aksa
"Iya sayang.. "Aqila mencium ketiga anaknya
"Kenapa kaka diam aja..? "tanya Aqilla curiga
"Mah maafin kaka yah, gara-gara kaka mamah jadi kecelakaan..."Kaka Evelin memeluk dan menangis
"Jangan ngomong gitu ka, mamah aja yang tidak hati-hati.. "Aqilla tidak ingin anaknya sedih dan menghapus air mata kaka
"Kaka sayang sama mamah, kaka anak mamah dan kaka gak akan pergi dan gak akan ninggalin mamah.. "Kaka Evelin semakin tersedu dan sedikit mengingatkan pada Aqilla terakhir yang iya cemaskan
"Mamah kenapa mah..? mamah kepalanya sakit..? "tanya Kaka dan sikembar
"Papah..mamah kenapa..? "teriak kaka dan Aska keluar dengan lilitan haduk saja
"Sayaang kamu kenapa? apa sakit lagi..?"Aska cemas dan mengecek istrinya
"Kapalaku sakit.. "Kata Aqilla
"Kaka masuk kamar sama adik-adik, biarin mamah istirahat dan tidur.."minta Aska pada ketiga anaknya
"Mamah tidur aja yah.. "minta kaka sebelum pergi
"Sayaang minum obat dulu, dan rebahan tidur.. "Aska memberikan obat istrinya
"Kenapa tiba-tiba kepalaku sakit gini, dan aq seperti mengingat gambaran saat kaka bicara.."Aqilla menceritakan sambil memegangi kepalanya
"Jangan dipikirin lagi, kamu tidur dulu yaang..kamu lelah.."Aska gak mau memaksa dan tak tega melihat istrinya kesakitan.
Aqilla memejamkan matanya dan digenggam tanganya oleh Aska sampai Aqilla teridur lelap dan Aska melepaskan genggamannya dan memakai baju dan keluar menghampiri kaka Evelin yang menjaga adik-adiknya tidur.
"Kaka gak ikut tidur..? "tanya Aska yang masuk kekamar anak-anak
"Pah mamah kenapa, apa mamah masih sakit kepala..? "tanya Kaka dengan air mata memeluk Aska
"Mamah udah tidur sayang, ikut papah..,papah mau tanya kamu ka.. "Aska menggandeng Kaka Evelin keteras kamar kaka
"Pah apa luka mamah serius, papah jangan bohong sama kaka.. kaka udah besar bukan anak kecil lagi.. "Kaka mendesak Papah Aska
"Mamah hilang ingatan, mamah hanya ingat dari masa lalu dan mengingat kamu ka, tadi kaka bicara apa sama mamah..? "tanya Aska ingin tau penyebaba istrinya sakit
__ADS_1
"Jadi mamah hilang ingatan karna kecelakaan kemarin pah, dan mamah gak ingat papah dan adik-adik tapi hanya ingat kaka..? "Kaka untuk memastikan
"Iya..mamah masih butuh dukungan dan dampingan kita.."Kata Aska duduk dan bersandar dikursi
"Maafin kaka pah.. "Kaka menangis lagi
"Papah udah bilang jangan nyalahin diri kamy, nanti akan memperburuk keadaan mamah kamu, kamu mau mamah semakin sakit..?"Aska tak ingin aanaknya sedih dan menyalahkan diri sendiri
"Gak pah, kaka ingin mamah sembuh dan mengingat semua orang.. "Kaka menghapus air matanya
"Tadi kaka bicara apa sama mamah..? "tanya Aska
"Kaka hanya bilang minta maaf sama mamah karna kaka mamah kecelakaan dan kaka bilang kaka akan selalu jadi anak mamah dan gak akan pergi atau meninggalkan mamah.."Cerita Kaka
"Terus apa lagi..? "tanya Aska menyakinkan penyebab istrinya sakit kepala
"Hanya itu aja pah.. terus mamah tiba2 bengong dan sakit kepala.. "kata kaka
"Mungkin dari kata-kata kamu mamah mengingat sebelum mamah kecelakaan ka"Tebakan Aska
"Jadi kaka yang membuat mamah sakit pah.."Kaka menangis lagi
"Jangan nangis dan cengeng, ini bukan hal buruk buat mamah karna dengan cerita kamu mamah ada gambaran sebelumnya dan kemungkinan mamah gak akan lama bisa mengingat kembali tapi perlahan karna kasian mamah kalo sakit kepala terus.."Aska memeluk kaka
"Terus kita bantu mamah dengan cara apa pah..? "Tanya Aska
"Hari ini cukup, nunggu mamah pulih sehat dab mampu kita ceritakan sedikit demi sedikut untuk membuka ingatan mamah sayaang.. sekarang kamu tidur aja ini udah siang temani adik-adik, papah mau liat mamah.. "minta Aska dan mencium kening kaka
"Kaka jangan beritahu adik-adik yah, adik-adik belum ngerti masalah ini.. "Aska sebelum pergi
"Iya pah.. "Kaka mengangguk.
Aska berjalan keluar kamar anak-anaknya dan berjalan menghampiri istrinya yang masih terlelap tidur. Aska mendekati istrinya dan mencium merebahkan dirinya disamping istrinya dan memeluknya.
"Sayaang yang kuat dan sabar yah, aq yakin kamu akan kembali seperti dulu dan kita akan sama-sama membersarkan anak-anak kita.."Aska memandangi wajah istrinya
"Aq sangat mencintai kamu, aq sangat beruntung memiliki kamu.. kamu wanita tercantik terbaik yang hanya bisa membuatku jatuh hati padamu.. "Aska mencium kening istrinya
"I love you sayaang.."Aska memeluk dan memejamkan matanya.
Aska tertidur dengan memeluk istrinya yang juga terlelap tidur.
__ADS_1