Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
pernikahan


__ADS_3

Edo datang dengan tergesa2 dan bertemu dengan orangtua Aqilla yang sebenarnya dan maksudnya sedangkan Aqilla masih ditempat kerja dan pulang sore jam 05.00.


"Ada apa Do kamu gelisah sekali..Aqilla masih ditempat kerja..?"tanya ayah Pram menghampiri Edo diruang tamu


"Yah nanti sore Edo dan Aqilla langsung nikah aja yah..untuk masalah pesta biar nyusul."Edo membuat ayah dan ibu terkejut


"Sore ini..bukanya menghitung hari dan menentukan tanggal..?"tanya ibunya bingung


"Ya bu ada yang mau gagalin pernikahan Edo dan Aqilla.."Edo cemas


"kok bisa siapa..?"tanya ibunya lagi


"Rekan kerja Edo yah bu..dia gak terima Edo keluar kerja dan mau nikah sama Aqilla..dia mencoba bunuh diri..untuk menggagalkan pernikahanku dengan Aqilla..tadi om yang ngajag Edo kerja,datang dan minta Edo untuk sama anaknya atas suruhan bosnya..om keluargaku juga setuju sore ini Edo dan Aqilla nikah biar dia gak ganguin hubuNgan kita yah,menurut om dia anak yang keras banyak uang dan bisa lakuin apapun..dan Edo gak mau pernikahanku gagal..Edo udah nunggu lama untuk menjadikan Aqilla istriku ya..Edo hanya mau sama Aqilla.."Edo menjelaskan


"apa maksud kamu kalian nikah kertas dulu seperti sirih atau agama gitu apa..?"tanya ibunya yang ragu


"ibu gak mau terima nikah kaya gitu,kalo emang Edo mau nikahin anak ibu harus sah secara agama dan hukum..bisa saja kamu nikah anak ibu cuma sirih trus kamu jatuh sama rekan kerja kamu..anak ibu yang rugi..dia masih belum siap menerima cobaan berat..apa lagi kamu bilang dia keras dan melakukan apapun..tapi menurut ibu kalo udah jodoh gak kemana..meski dia mau merusak hungan kalian.."Ibu kecewa


"bukan sirih bu..Edo dan Aqilla nikah resmi karna yang Edo mau Aqilla nikah satu kali seumur hidup Edo,Edoh udah daftar semenjak Aqilla setuju nikah dan udah ngurus suratnya..dan sebenarya keluarga nanti kesini memberitahu tanggal dan harinya karna keluarga kami udah menghitungnya dan bisa dalam minggu ini berarti bisa hari ini yah..dan aq udah minta ayah menghubungi paman untuk.bilang penghulu mereka sodara jadi bisa untuk sore ini dan buku nikah langsung dibuat saat ini bu yah.."Edo menjelaskan


"tapi Aqilla gimana?"ibunya masih bingung


"biar nanti ayah yang bilang bu..inj mungkin keputusan yang baik buat kalian"ayahnya mengerti kecemasan Edo


"ibu bisa minta salon untuk kerumah nanti Edo yang bayar,Edo mau jemput Aqilla dan ayah bisa bilang ad keluarga dan Rt dan Rw sini..biar cepat yah bu.."minta Edo dan pamit menjeput Aqilla


Edo bergegas pergi ketempat Aqilla dan kebetulan jam istirahat jadi Edo bisa bertemu dan ngobrol sama Aqilla.

__ADS_1


"Yaang kamu minta ijin pulang hari ini..dan minta temanmu gantiin kamu dulu..ini penting tolong yaang turutin aq dan jangan banyak tanya dan kita pulang secepatnya.."Edo gelisah dan tak sabaran


"ya tapi ada apa jangan bikin aq panik dan cemas.."jawab Aqilla menghampiri teman dan minta dia gantiin dirinya


"ada pa sebenarnya..temenku udah mau..trus kita mau kemana..?" tanya Aqilla dan Edo menarik tangan Aqilla keluar toko


Edo masih diam mengemudikan motorny meski Aqilla bertanya berulang kali dijalan.


"Kenapa kita kesini..?"tanya Aqilla lagi


"Kamu pilih baju pengantin yang kamu suka.."jawab Edo menggandeng Aqilla masuk


"udah kamu pilih yaang yang mana.."Edo bikin Aqilla tambah bingung


"Kita gak perlu beli ginian kan..nanti juga ada yang urus perias pengantinnya bawa baju pengantin kan.."jawab Aqilla yang merasa pernikahan bilan depan


Aqilla memilih dan jatuh pada baju pengantin burkat warna putih yang menjuntai panjang kebawah dan dengan mutiara putih yang bagus dan berlengan panjang dan dengan asesoris mutiara putih dan permata yang cantik dan mahkota seperti ratu.


"Kami suka yang ini.."Tanya Edo tapi Aqilla taku dengan harganya yang mahal jutaan hanya dipakai sekali


"aq suka itu tapi mahal banget jutaan cuma sekali pakai.."Aqilla merasa sayang dengan uangnya


"yaang pilih itu aja mas masih sanggup bayar kita nikah sekali seumur hidup,dan itu bagus dan dipakai kamu pasti sangat cantik kamu masih bisa pakai acara kondanga itu seperti bisa dilepas yang memanjang kebawah..kamu bisa pakai atasannya aja.."Edo meneliti gaun pengantinya


"ini mahal mas 3juta..sayang uangnya.."Aqilla berbisik ditelinga Edo


"mba tolong bungkus yang ini dan Asesorinya sekalian.."Edo menyuruh pelayan toko tersebut

__ADS_1


"mas..itu mahal.."Aqilla mencubit pinggang Edo


"Yaang sakit..udah deh kamu pilihin mas jas dan kemejanya.."minta Edo


"maaf mas mba baju pengantin ini udah couple dan buat cowo kayaknya pas sama mas ini..bentar saya ambilin.."pelayan mengambilan couple buat cowo


"itu murah kan..? sepasang plus Asesorisnya.."Edo mebalas Aqilla yang masih menggerutu mahal.


Setelah pelayan membungkus dan Edo membayarnya,Edo mengantar Aqilla dan langsung pulang dengan set jas yang akan dipakai dirumah untuk acara sore dia nikah. Karna udah jam tiga sore,Aqilla diminta untuk beriap dirias salon yang ibunya pilihkan dan dengan baju pengantin yang mereka beli.


"ini cuma mau mencari tanggal baik baik kenapa ibu mengundang salon,kita gak perlu dandan juga.."Aqilla masih belum ngerti


"ini harus..karna hari ini kamu nikah.."ibunya yang melihat Aqilla dirias


"apa bu nikah?sore ini"Aqilla terkejut


"ya kamu nikah hari ini..kamu dengarkan ayah keluarga kita udah ada disemua dan saksi dari Rt dan Rw sini juga nanti daatang,sore ini kalian nikah"jawab ayahnya


"kenapa buru2 banget yah..ada apa sih sebenarnya..kita aja belum ada dekor didepan rumah kita.."Aqilla sewot karna dalam angnya dia nikah dengan pesta pengantin seperti yang lain yang sering dia lihat.


"kami ijabkabul dulu dan bulan depan pestanya,dan ayah ibu janji akan mempersiapkannya sesuai keingginan kamu,Edo juga udah janji.


"alasannya..?"tanya Aqilla lagi masih curiga


"rekan kerja Edo mengancam bunuh diri dan dia sekarang dirumah sakit tidak sadar karna dia minta ayahnya untuk Edo kembali kerja bersamanya dan memiliki Edo untuk jadi suaminya"Ayah menjelaskan


"Aqilla udah curiga pasti ada yang gak beres,cewe itu juga gak beres karna yang Aqilla lihat dia mencintai maS Edo,..benarkan bahkan lebih parah pake bunuh diri"Aqilla curiga

__ADS_1


"Makanya ayah setuju kamu nikah sekarang karna Edo udah menyiapkan semunya kamu tinggal duduk memdampingi Edo ijab kabul"ayahnya dan Aqilla menganguk.


__ADS_2