Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Jebakan Bella


__ADS_3

Setelah beberapa hari rasa nyeri yang dirasakan Aqilla dibagian V yang dirawat oleh suaminya membaik dan sembuh dan mobil Aqilla pun sudah diantar.Aqilla main kerumah Lia dengan Evelin mengunjungi Alfa karna telah lama gak ketemu hanya diberkomunikasi dengan Hp.


"Dedek bilang sama bunda boleh ga ikut mamah kerumah nginap sama kaka Evelin?"Aqilla membalas rengekan Alfa


"Bunda Alfa mau ikut mamah sama kakak..hik. hi.. "Alfa menangis


"Cowo tapi apa2 nangis kamu bang Alfa.. boleh tapi jangan nakal.. "kata Lia mengijinkan


"Makasih ya mba,udah ngijinin Alfa ikut kami"Aqilla senang dan menggandeng Alfa dan Evelin masuk mobil dan mereka berjalan pulang.


Karna ditengah perjalanan hujan jadi dia mengemudi dengan pelan tapi ada seseorang yang berjalan menghampiri mobila Aqilla ketika dia sedang mengecek Hp chat dari Aska dan disangka dia jatuh dihadapan mobil Aqilla dengan sengaja atau tidak Aqilla tak mengerti karna saat itu dia melihat HPnya.


"Brunnk aaakh"suara wanita didepan mobil Aqilla


"Siapa itu..? "Aqilla panik dan turun dari mobilnya


"Mba menabraknya..? "Tanya wanita pengemudi motor yang mungkin melihatnya


"Mba.. mba.. kamu gak pa2..?"tanya Aqilla panik membalikan tubuh wanita itu


"Bella kamu..? "Aqilla terkejut


"Pak tolong bantu aq bawa dia kedalam mobilku..."Minta Aqilla cemas


"La kamu gak pa2 kan.. kita kerumah sakit"Aqilla masih panik dan cemas


"Aq hanya sakit dikaki La.. kamu gak liat kakiku berdarah..gak usah kerumah sakit kamu yang menabrakku kamu saja yang bantu aq"Kata Bella merintih sakit


"Yah baiklah dimana rumahmu..aq antar"Aqilla berjalan pelan


"Aq baru saja datang kesini,aq belum punya rumah atau kontrak.."katanya menahan sakit


"Kita kerumahku..? "Aqilla membawa Bella kerumah.


Aqilla memanggil pak Ujang dan Aska yang baru saja pulang untuk membantu mengangkat Bella.


"Pak Ujang.. tolong angkat Bella dia terluka,aq menabraknya.. tolong bawa dia masuk"Aqilla panik dan cemas


"Sayaang kamu udah pulang.. cepat tolong bantu aq.. aq menabrak Bella dia dimobil kesakitan bawa dia masuk?"minta Aqilla buat Aska terkejut dan marah karna Aqilla membawa kerumah


"Kenapa gak dibawa kerumah sakit saja.. kenapa kerumah kita.. aq benci dengannya..!kamu lupa dia telah menghinamu dan mungkin ini siasatnya.. !"Aska marah

__ADS_1


"Tidak yaang dia terluka, kasian dia..dia baru kejogya belum ada tempat tinggal.. "Aqilla memaksa Aska


"Terserah kamu saja tapi aq gak memeriksa ataupun merawatnya dan jika ada apa2 kamu jangan salahkan aq.. "Aska masuk dalam kamarnya dan menghubungi Rendy


"Ren kamu datang kerumahku dan nginaplah disini.. aq curiga sama Bella..Aqilla menabraknya dan dia tinggal disini..kamu periksa dia.. "Aska mematikan Hp nya


"Hati2 pak ujang..tidurkan dia kamar tamu sebelah kiri kamar tamu Rendy.. "Aqilla mengikuti pak Ujang dan tak lama Rendy masuk


"Kenapa La.. biar aq yang periksa? "Rendi dengan alat periksanya dan memeriksanya


"Yah Ren tolong.. aq yang menabraknya.."Aqilla masih cemas berjalan mondar mandir


"La jangan bikin pusing duduk aja.. dia gak pa2 cuma cedera ringan dikaki.. "kata Rendy pada Aqilla dan Aqilla duduk didekat Bella


"Kamu mau kemana La.. tiba2 ada dijogya?"tanya Rendy ada Bella


"Aq ada kerjaan Ren dikota ini dengan cabang baru usaha papahku.. "Bella menjawabnya


"Oh.. apa kamu perlu aq anter sewa hotel atau ngontrak atau kamu udah beli rumah..? "minta Rendy atas perintah Aska


"Aq gak ada sodara dan hanya kenal kalian dan Aqilla yang menabraku jadi dia yang merawatku dan dia udah setuju..? "Bella menjawabnya dan Aqilla mengangguk pada Rendy.


"Kamu aq yang akan memeriksa dan merawatmu Aqilla.. aq tidur dikamar sebelah kalo ada apa2 kamu teriak aja.. aq dengar"Rendy keluar kamar dan naik tangga masuk kamar Aska.


"Kamu gak mau usir dia.. kamu gak liat dia udah sembuh.. kamu tau membencinya kan? "Aska memarahi Aqilla dikamarnya


"Ya nanti aq coba ngomong ke dia..? "Aqilla menghapus air matanya dan keluar dari kamarnya dan menghampiri Bella yang sedang bermain dengan Alfa dan Evelin


"Bel maaf kamu sudah sehat apa kamu gak cari tempat untuk kamu tinggal..? "Aqilla dengan tidak enak hati


"Udah tapi belum ada yang nyaman..beberapa hari lagi ya La.. "pintanya dan Aqilla lagi2 gak bisa nolak


Aqilla mengantarkan Alfa pulang kerumah Lia dan Rendi ada tugas dirumah sakit. Bella gelisah dengan rencananya karna Aska belum juga turun dari kamarnya sedang dia sudah menyiapkannya.


"Bi istriku mana? "tanya Aska terdengar dari kamar Bella dan dia keluar


"Aqilla mengantar Alfa ke ibunya Ka.. "Bella yang menjawab tapi Aska tak menoleh atau pun melihat nya.


"Kamu kapan pinda,aq udah muak kamu ada disini."Aska sambil makan dan minum yang udah dicampur obat sama Bella


"Besok Ka..,aq minta maaf Ka..aq udah buat kamu dan keluarga mu malu.. aq udah minta maaf sama Aqilla dan dia udah memaafkanku.. "Bella mendekati Aska dengan senyum sinisnya

__ADS_1


"Karna hati istriku berhati emas tapi tidak denganku.. cepat lah pergi dari rumahku!"bentaknya berdiri dan hendak berjalan menjauhi Bella namun kepalanya pusing dan tiba2 jatuh.


Saat itu bibi diteras belakang dan benar2 sepi dan Bella memanfaatkan kesempatan itu dengan memapah Aska masuk kedalam kamarnya dan membuka baju dan celananya tersisa celana dalamnya dan dia membuka bajunya sendiri telanjang tanpa baju dan memposisikan Aska seolah2 memeluknya hingga Aqilla pulang dan menghampiri mereka.


"Bell.. Bella.. kamu bilang kamu mau aq antar cari kontarakan..?"Aqilla mengetuknya namun tak ada jawaban


"Bel.. Bel.. "Aqilla masuk dan berteriak


"Apa yaang kalian lakukan..! "teriaknya terkejut dan Aska bangun dan terkejut dirinya memeluk Bella tanpa busana dan mengambil memakainya celana dan kaosnya.


"Kalian Breng-k..! "Aqilla berlari kekamarnya dan Aska mengejarnya dan Bella tersenyum dan pura2 nangis.


Aqilla masuk kamarnya dan mengunci pintunya. Dia menangis dan berteriak mengutuk mereka berdua.


"La dengar aq.. aq gak melakukan apapun aq juga tidak mengerti La.. "Asks berteriak


"Kalina biadab menjijikkan..aq benci kalian..! "teriak Aqilla membanting semau yang ada dikamarnya berantakan


"La percaya padaku.. ini jebakan wanita gila La.. aq mohon percaya padaku.. aq yakin aq dibius.."Aska menjelaskan


"Aq gak mau dengar kalian menjijikan aq benci.. benci.."Aqilla menutup telinganya


Aska sangat marah dan masuk dalam kamar Bella dan menariknya dan membuang baju2 keluar rumahnya dan mendorongnya keluar dan menguncinya.


"Ka buka.. kamu gak bisa kaya gini,"Teriak Bella sambil pura2 menangis


"Kita telah berhubungan suami istri Ka dan kamu harus bertanggu jawab Ka.. "Bella mengancam Aska


"Apa yang kamu katakan Bell gak mungkin Aska melakukan itu..? "tanya Rendy baru saja datang


"Kamu tanya saja pada temanmu apa yang dia lakukan padaku.. dan sekarang dia mengusirku.. "Bella pura2 menangis


"Aq antar kamu kekontrakan lama ku saja Bell biar aq yang bicara pada Aska.."Rendy membawa Bella dan mereka pergi.


Aska berusaha menyakinkan Aqilla dari balik pintu tapi dia tak mau mendengar dan membuka pintu. Aska juga tak bodoh apalagi dia dokter,dia pergi kerumah sakit dan menemui teman baiknya Anton meminta dia memeriksa dirinya.


"Thon tolong aq,aq dijebak.. kamu cek badanku.. aq rasa aq diobati karna setelah makan aq tiba2 pusing.."Aska dengan wajah sedih


"Kamu cek urin darah dulu aja Ka.. "saran Anthon


"Thon apa bisa dicek juniorku mengeluarkan cairan atau tidak.. ?"tanya Aska dan menceritakan yang sebenarnya

__ADS_1


"Bisa kamu belum mandi kan atau membersihkan itumu..?"tanya Antho


"Belum aq langsung kesini dan tolong ini dirahasiak... "Aska menjawabnya dan menjalani pemeriksaan.


__ADS_2