Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Penantian Aqilla


__ADS_3

Pagi Edo udah siap dan rapih berangkat dengan kedua temannya Berry dan Yanto yang udah datang menjemput Edo.Edo terlihat sedih karna perpisahan lagi dan kali ini dia sudah punya status tunangan Aqilla membuat dia makin gak rela meninggalkan Aqilla.


"La..mas Edo udah dijalan..kamu ingat pesan2 mas Edo kan?"tanya Edo lewat HP nya


"iya mas aq ingat..selalu ingat jaga diri hati dan kesehatan setia menunggu kan..?"Aqilla mengingat kata2 Edo dan dia tertawa


"La belum ada sehari tapi aq udah kangen berat yaang.."Edo sedih merindukan Aqilla


"sabar mas..kita kan akan ketemu lagi..yang semangat dong bikin sedih deh.."Aqilla juga rela berpisah dengan Edo apalagi dia pria yang menyanyangi dengan rela ikhlas dan perhatian banget dengan Aqilla membuat dia ketergantungan dengan kasih sayang Edo.


"ya mas akan semangat untuk kebahagiaan masa depan kita..mas akan membahagiakan kamu sayaang..kamu juga sabar yah.."kata Edo kembali semangat.


"ya udah ya yaang mau udah sampe..ILove u yaang.."Edo mematikan HPnya dan masuk ke dalam kapal dan setelah itu mereka gak komunikasi karna dilaut tengah gak ada sinyal.


Aqilla melanjutkan aktifitasnya dengan sekolah dan membantu orangtuanya,meski kadang dia jenuh sendirian dan bosan kesepian karna udah beberapa bulan namun dengan mengingat Edo dia dan melihat foto vidionya membuat dia bahagia tapi ketika terlintas Aska dia merasa sedih serasa mengutuknya.


"mas aq melihatmu aq senang tapi ketika aq sedih sendiri aq kebanyang dia yang membuat hatiku sakit..sebenarnya siapa yang aq cintai..kenapa rumit gini..gak mungkin aq mencintai dua pria.."Aqilla lirih dalam kamarnya


"kamu yang jelas dan akan membahagiakanku..kamu mas gak pernah ngecewain aq dan menyakiti aq..aq selelu senang bahagian nyaman dan terlindungi..dan dia hanya menyakiti hatiku bahkan aq gak tau dia mencintai aq atau tidak,dia aja bukan milikku tapi milik orang lain, aq gak boleh kaya gini..yang aq sayangi dn cintai pastilah mas Edo,ini efek lama gak ketemu jadi gini."Aqilla menepuk nepuk jidatnya.


"mending aq tidur besok bangun pagi ada tes..fokus sekolah."Aqilla tidur


Aska makin larut dengan belajar dokternya yang membuatnya sibuk sendiri dan tidak memikirkan orang laih terlebih cewe karna yang ada dihatinya adalah Aqilla yang semakin dilupakan semakin dia merindukannya tapi dia enggan untuk mencari dirinya karna yang dia tau Aqilla tak mencintainya dan mencintai oranglain.


"La kamu penyemangatku sekaligus penghancur hatiku..karna mu aq bertekad mencapai cita2 ku dengan terus belajar untuk mengalihkan rasa rinduku padamu tapi disisi lain aq merasa sakit dengan sikapmu yang membenciku.."bisik aska lirih dimeja belajarnya dengan melihat layar ponselnya yang ada foto Aqilla.


"kamu gadis tercantik dan terbaik bagiku..meski kamu bukan milikku dan cintamu bukan untukku,aq selalu mendoakan yang terbaik untukmu,semoga selalu bahagia sayang.."bisiknya lagi sedih dan tertidur di meja belajar.


Pagi2 sekali dirumah Aqilla udah ribut seperti biasa karna ayahnya pulang dari melaut dan mambaha hasil ikan tangkapannya.


"La bangun bantuin ibu..ayah pulang.."ibuny berteriak membangunkan Aqilla

__ADS_1


"ya bu"Aqilla bangun dan mencuci muka dan masak didapur untuk menyiapkan sarapan


"La masaknya udah matang..ayah lapar nih La..?"ayahnya yang habis melaut kelelahan dan lapar


"ya yah,aq bawain kesitu.."Aqilla mengambil makanan dan memebawanya ke belakan rumah karna mereka sibuk memilah ikan dan udang yang masih campur


"ini yah.."Aqilla duduk membantu ibunya


"La Edo udah berapa bulan kelihatannya lama yah..?"tanya ayah disela2 makannya


"kenapa jadi ayah yang kangen sama mas Edo bukannya mba Aqilla.."kata Alisa


"Aqilla ya kangen..cuma gengsi dia de.."kata ayah menggoda Aqilla


"apaan sih yah..mas Edo udah 8bulan masih lama pulangnya.."Aqilla


"kamu fokus dulu tes menghadapi UN baru mikirin nikah.."kata ibunya yang siap kalo Edo minta nikahin anaknya karna Edo juga baik dan mereka setuju


"yang namanya udah tunangan ya gak lama nikah La..kamu harus siap,mas Edo juga mungkin pulang terus minta nikah.."ibunya memberi pengertian pada Aqilla


"ya nanti kalo mas Edo udah pulang aq ngomong sama mas Edo..Aqilla mau kerja.."Aqilla kekeh dengan cita2nya


Tak lama setelaj latihan tes,memasuki UN dan Aqilla udah siap karna dia udah belajar mengjadapi UN.


"La gimana kamu bisa tadi ujiannya?"tanya fitri..


"Aq bingung di soal terakhir karna aq ketiduran gak belajar.."kata Sinta cemberut


"Aq lumayan dikit dikit ngerti sih.."Aqilla yang udah tau jawabanya


"La apa kamu lulus langsung nikah..?"tanya Sinta yang tau Aqilla udah tunangan sama Edo

__ADS_1


"gak lah..aq mau karja dulu..aq juga pengin punya penghasilan sendiri.."Aqilla yang udah tanya2 kerja


"tapi mas Edo gimana La..dia udah dewasa udah cukup nikah diusianya kan..?"tanya Fitri


"yak gak tau juga..kan orangnya juga belum balik..kalo balik baru aq ngomong kedia.."Aqilla santai


"dulu aq kira kamu akan sama Aska La..tertanya mas Edo yang gak sengaja ketemh ya La..?"Fitri yang mengusik ketenangan hati Aqilla yang dilubuk hatinya sebenarnya mengingatnya namun mereka tak tau karna Aqilla menutup rapat.


"Dia udah bagia dengan Bella kalian aja yang terlalu menebak2 perasaan orang.."kata Aqilla agak sedih mengingat Aska


"gak asal nebak..tapi aq rasa benar..dia mencintai kamu..kamu ingat terakhir bertemu dia juga langsung mengejarmu kan..tapi kamu yang pergi.."kata Fitri mengingatnya


"udah de jangan bicarain dia gak penting.."Aqilla makin kesal karna ketenangannya buat Edo terusik gara2 kata Aska


"ya Fit kasian mas Edo kan baik..gak ada sebaik mas Edo..belum2 udah bertanggung jawab semua kebutuhan Aqilla,dia sangat mencintai peduli Aqilla lagian kalo Aska suka dia juga belum tentu jodoh..karna jodoh gak ada yang tau kan.."Sinta yang ikut kesal karan merasa Aqilla cocok sama Edo


"ya..maaf"Fitri


Disekolah Aska yang udah siap dengan mencari info tempat kuliah yang bagus untuknya bahkan kedua orangtua minta dia kuliah diluarnegri tapi dia memilih kuliah dijogya nantinya setelah mendapat hasil tes UN.


"Ren kamu siap2 kita daftar kuliah..tes masuk..onlain aja bisa..kamu coba..dulu..lulus apa ga..?"kata Aska mengingatkan Randy karna dia juga akan mengambil jurusan kedokteran.


"ya..kamu bantu aq Ka.."kata Rendy yang masih bingun


"hai sayang..lagi bicara tetang apa.."Bella meski bukan pacar Aska tapi memanggilnya sayang meski berulangkali Aska mengingatkan tapi dia gak peduli.


"bukan urusan kamu.."kata Aska


"yaang jangan gitu dong.."Bella mendekati Aska


"udah aq bilang jangan panggil aq sayang..mejijikan..dan kamu gak usah main mendekati orangtuaku..muak aq liatnya.."Aska merasa gak tahan dengan sikap Bella

__ADS_1


"terserah kamu ngomong apa,aq juga gak peduli"Bella makin menempelnya dan Aska dan Rendi pergi dan Bella tertawa melihat sikap Aska.


__ADS_2