Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Persiapan Pindah


__ADS_3

Surat resmi pindah udah ditangan dan barang-barang udah didalam koper dari anak-anak,Aqilla dan Aska yang siap pindah dan Rendy juga istrinya yang sedang hamil juga sudah siap dimobilnya sendiri karna pengajuan mereka sama.


"Yaang Rendi dan Sinta juga balik hari ini juga apa? "Tanya Aqilla pada suaminya


"Yah sepertinya gitu yaang.." Aska memasukan koper-kopernya dalam mobil


"Yaang ini gak ada yang ketinggalan kan?"tanya Aska mengingatkan


"Gak ada yaang, kita pamitan sama bundanya Alfa kasian Alfa gak ikut kita?"minta Aqilla


"Lewat Hp aja yaang nanti malah Alfa nangis minta ikut bundanya marah.. "Aska gak mau liat anaknya sedih


"Ya udah aq telfon dulu, kamu minta anak-anak masuk mobil yaang.. "Minta Aqilla dan menjauh dari suaminya.


Aska masuk dan menaiki tangga menghampiri ketiga anaknya yang masih memilih mainan yang akan dibawa kerumah nenek Maria dan kakek Akbar yang akan tinggal bersama mereka karna Aska anak tunggal mereka.


"Kaka ayo turun kita mau berangkat loh.."minta Aska


"Bentar pah ini adek minta mainannya dibawa banyak banget ini pah gak muat.. "Evelin masukin dalam tas ransel besar


"Dedek masa dibawa semua ya gak cukup tasnya, kasian kakak kamu nyiapinya..? "Aska mendekati Alina


"Ini. kasian pah ditinggal nanti nangis gimana? "Alina sedih


"Ini kan boneka benda mati sayaang gak hidup gak bisa nangis.."Aska mengusap lebut Alina


"Gak mau pah, mainan Alina semua harus dibawa kerumah nenek"Alina merengek


"Kita bisa beli lagi dek nanti disana sama nenek dan kakek"Aska menyakinkan Alina


"Gak mau, yang ini aja dibawa semua.. "Alina nangis


"Ya udah gak usah nangis,papah bantuin kakakmu beresin semua yang dibawa.. "Aska membantu Evelin


"Yaang kok lama banget lagi ngapain sih..?"Aqilla masuk kamar anak-anak


"Ya Tuhan mainan sebanyak itu mau dibawa dedek..? "Aqilla terkejut


"Ini anakmu nangis minta dibawa semua.."Aska membawa kantung kresek besar dan Evelin juga


"Dedek Alina, Aksa kita kan bisa beli disana ngapain bawa sebanyak ini? "Aqilla menggelengkn kepalanya

__ADS_1


"Gak mau beli, dedek kan udah punya.. "Alina membantah


"Bukan mainan Aksa mah tapi Alina yang banyak "Aksa membantu membawanya


"Nanti mobilnya penuh kita gak bisa tidur.."Aqilla sedikit kesal


"Udah sayaang nanti aq yang nata.. kita turun berangkat.. "Aska merangkul istrinya keluar


"Yaang tapi itu banyak banget belum lagi ada koper kaka Evelin belum masuk.."mereka menuruni tangga


"Yah mau gimana lagi anaknya nangis minta dibawa semua, nanti kita taruh atas mobil aja diikat yaang.. "Aska menuruti anaknya


"Kamu ini apa2 iya aja, semua kemauan anak dituruti.."Aqilla mukanya ditekuk


"Yaang jangan cemberut mereka buah cinta kita sangat mirip denganmu.. "Aska berbisik dan tersenyum


"Sukanya goda deh.. udah beresin semua.. Aqilla memcubit perut istrinya


"Iya yaang kamu duduk. dimobil aja sama anak-anak biar aq dibantu pak Ujang.. "Aska menaruh koper dan mainan dalam kardus diatas mobil


"Pak Ujang bantu ikatan tolong.. "Aska pada pak Ujang..


"Iya nak kalian hati-hati yah, jangan ngebut bawa istri dan cucu-cucuku.. "Pak Ujang setelah ngikat


"Bibi,Pak Ujang kami berangkat dulu yah.. kalo udah ada yang mau ngontrak kami jemput bibi dan pak Ujang kita tinggal sama-sama lagi,kalian jaga kesehatan.. "Aqilla berpamitan


"Dadah nenek kakek sehat-sehat yah dirumah.. "Evelin dan adik-adik


"Yah cucu-cucu, kalian jangan nakal yah nurut sama mamah dan papah "Bibi dan pak Ujang menenteskan airmata


"Kita berangkat pak Ujang.. "Aska dan istri anak2nya didalam mobil berangkat.


Aska mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang karna mobil penuh dan ada tiga anak kecil dan istrinya. Orang tua Aska sangat senang dan menyiapkan makanan dan merapikan tempat tidur untuk anak mantunya dan cucu-cucunya dibantu keluarga besar Aqilla dan pak Dodi dan bu Rahayu yang menanti Evelin anak Edo yang akan tinggal nginap janji beberapa hari.


"Kamar udah rapih semua mba, dua kamar anak-anak, satu untuk kakak Evelin dan dedek Alina dan satu untuk dedek Aksa.. "Bu Maria ibu Aqilla sama Ibu Rahayu ibu Edo


"Tapi Kakak Evelin akan tinggal dirumah bersamaku de.. dia udah janji dan Aska sama Aqilla mengijinkan Kakak tinggal bersamaku, aq juga udah bersihkan kamar Edo?"Bu Rahayu kangen cucunya


"Iya mba gak pa2 untuk beberapa hari dan setelahnya Kakak kan gak bisa dipisahkan lama sama mamah dan kedua adiknya mba"Maria tersenyum


"Iya tapi aq akan sering berkunjung kesini de untuk jenguk cucu-cucuku.." Bu Rahayu

__ADS_1


"Iya mba, nginap disini juga boleh kamar kan banyak mba dan kita ini udah keluarga.. "bu Maria merangkul bu Rahayu dan mereka menuruni tangga menghampiri bu Ana ibu Aqilla


"Iya deh mereka anak-anak kita dan cucu-cucu kita.. "Mereka tersenyum.


Ibu Ana, Alisa adik Aqilla dan bibi sibuk memasak kesukaan anak mantunya dan Cucu-cucu mereka yang tak lama lagi akan sampai karna udah empat jam mereka nunggu.


"De apa masih belum selasai biar aq bantu?"tanya Bu Maria


"Gak usah mba, duduk aja ini udah hampir selasai tinggal naruh dimeja makan aja mba."Ibu Ana masik sibuk goreng


"Alisa kamu lagi hamil, duduk aja biar ibu yang bantu ibu kamu.. "Ibu Rahayu mengambil adonan bakwan dari tangan Alisa


"Gak pa2 bu,masih bisa bantu kok.. mba Aqilla suka bakwan sambal kecap.. "Alisa tersenyum


"Kamu duduk aja Alisa biar mamah yang bikin sambal buat anak perempuan mamah"mamah Aska membantu Alisa duduk


"Iya kamu istirahat aja nak, perutmu udah besar gitu udah bulannya.. "Pak Akbar


"Papah apa taman tempat mainan cucu-cucu kita udah rapih dan beres semua..? "Mmah Maria pada suaminya Akbar


"Udah mah kan banyak yang bantu, mas Dodi, ade Rizal dan Alfin.. "suaminya duduk


"Udah beres de udah bagus mereka akan betah disini.. "Pak Dodi juga ikut duduk


"Yah mas kita harus buat Cucu-cucu kitq biar mereka gak pindah lagi dari sini, aq kan juga butuh ditemani anak mantu dan cucu2ku.."Maria


"Kalian anaknya banyak dan setiap hari kumpul tapi aq anak satu jauh dan selalu kesepian.. "mamah Maria sedih


"Mba kenapa dulu gak bikin anak banyak jadi sama kaya kita ramai.. "Ibu Ana menggoda kakaknya


"Bikinnya sering de tapi jadinya satu.. "goda Rahayu


"Pah lihat mba dan ade goda aq.. "Maria ikut tertawa


"Dulu anak satu aja bersyukur banget mba karna dulu meski aq dokter tapi istriku susah melahirkan Aska hampir saja aq kehilangan istri dan anak jadi kami putuskan satu udah cukup tapi satu sekarang jadi banyak kan?"pak Akbar buat mereka tertawa


"Iya mba Aqilla juga lagi takut tan, katanya dia lupa gak KB lagi tapi mas Aska minta terus.."Alisa juga tertawa


"Kita bisa punya cucu lagi ini mba.. "Mmah Maria tertawa dan merangkul Rahayu


"Gak pa2 banyak anak bayak rejeki de.."Rahayu

__ADS_1


"Iya amin semoga mereka selalu rukun dan bersama sehat selalu banyak rejeki"doa ibu Aqilla


"Amin ya Rob"jawab doa mereka.


__ADS_2