Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Pacar


__ADS_3

Aqilla udah bersiap dengan baju sekolahnya agar kedua orangtuanya gak curiga karna sebenarnya bukan libur cuma setelah tes biasanya malas2san dan tak ada pelajaran karna itu Aqilla meliburkan diri.


"La masih ngambek..tuh cantiknya ilang..?"Edo merayu Aqilla


"udah janji,ingkar..kenapa kesiangan?"Tanya Aqilla buat Edo bingung untuk menjawab karna dia takut Aqilla gak suka kalo dia mabuk apa lagi masih dirumah Aqilla dia takut orang tua Aqilla mendengar.


"nanti aq bilang..ayo naik..udah siang..nanti kamu ketahuan bohong..harusnya aq gak mau kan bantu kamu bohong..ingat lain kali gak boleh gini lagi apa lagi dengan orang lain"peringatan Edo,dia mau karna dia juga ingin selalu dekat dengan Aqilla


"ya siap bos"aqilla hormat membuat Edo tersenyum


Setelah mereka berpamitan mereka berangkat dan dijalan Aqilla minta berhenti dan melepas kemeja dan rok sekolahnya karna dia memakai kaos dan jeasn pendek selutut.


"Luar biasa kamu jago bohong ternyata..apa kamu sering kaya gini..?"Edo curiga


"ya sering sama Fitri Sinta dan Rida..he..he.."jawab Aqilla cengingisan


"setelah itu kemana..?"Edo menyelidiki kenakalan Aqilla


"nongkrong dilaut dimall"Aqilla jujur


"bener..?"Edo mencubit hidung Aqilla


"mau kemana kita.."tanya edo,Aqilla naik lagi ke motornya


"kejogya mas..kita main.."Aqilla yang ingin ke tempat wisata jogya


"jauh La..bisa2 kita pulang malam.."kata Edo


"ya terserah mas Edo aja.."Edo melajukan motornya ke waterpark yang kumplit dengan taman,makanan,permainan dan sofenir.


Setelah dua jam mereka sampai ketempat tujuan dan Aqilla merasa sangat senang dan gak sabar untuk masuk.


"bentar La beli tiket masuk dulu.."Edo beli dua tiket dan mereka masuk


"mas kita renang yuk..Aqilla ajarin renang..aqilla gak belum bisa renang..mas..mas.."Aqilla merengek dan terpaksa Edo mengikuti kemauan Aqilla dan mereka memilih baju renang.


"jangan itu La..itu kelihatan semua nanti badan mu..ini aja tertutup.."Edo memilihnya dan membayarnya


"kan seksi bagus mas..mas Edo sama ngatur kaya ayah..nyebelin.."Aqilla kesal


"aq gak mau badanmu dilihatin orang lain.."kata Edo tak rela


"emang kenapa..kan cuma dilihat..kenapa mas Edo yang gak suka..ini kan badan Aqilla..?"tanya Aqilla karna dia suka liat cewe yang berpakaian mini menurutnya cantik tapi beda dengan Edo

__ADS_1


"karna mas Edo.."Edo berhenti dan mengalihkan pandangannya dari Aqilla karna merasa malu


"jadi renang ga ini..atau kita pulang aja.."Edo pura2 ngambek dan ngancam


"ya jadi..aq ganti dulu.."Aqilla masuk keruang ganti dan Edo keruang ganti pria.


Mereka masuk keruang ganti masing2 dan memilih kolam renang yang gak dalam karna Aqilla pemula.


"disini aja..ini gak dalam,mudah buat belajar.."Edo masuk dan Aqilla masih berdiri agak takut karna dibadan Edo setengah dada dan di Aqilla pastilah sebahu.


"mas kalo aq tenggelam gimana..tuh samaas edo aja segitu..lah aq gimana..?"Aqilla ragu,tapi kalo ngajarin dibagian anak2 Edo merasa malu.


"sini aq bantu.."Edo naik dan mengangkat badan Aqilla dan menurunkannya pelan2,karna Badan Aqilla sebahu jadi Aqilla merasa takut dan memeluk Edo dan Edo tersenyum senang dan malu.


"ini terlalu dalam mas.."kata Aqilla masih memeluk Edo dan melihat keseliling


"sini kamu rebahkan badanmu diatas lengan tangan ku dan kamu gerakan kakimu dan tanganmu..pelan2 nanti juga bisa.."Edo mengulurkan kedua tanganya


"ya.."Aqilla menurut dan mencoba menggerakan badan dan tangan dan lama2 Edo melepas tangannya dan Aqilla bergerak sendiri.


"ha..ha..aq udah bisa mas..lihat ini.."Aqilla sangat senang dan Edo tersenyum dan berenang melingkari Aqilla dengan terus mengawasi Aqilla.


"mas kita naik itu..kita coba.."Aqilla berjalan naik tangga


"aaaa byur.."Aqilla udah lebih dulu meluncur dan masuk kedalam air tapi baru bisa berenang dia masuk kedalam gugup dan gak muncul kepermukaan malah makin masuk kedalam


"La..byur "Edo langsung loncat dari tingkat atas dan masuk dalam air meraih badan Aqilla yang gelagapan di bawah dan menelan air dan gak sadar.


"La..La.."Edo menekan dada Aqilla dan banyak yang melihat mereka dan Aqilla masih menutup matanya


"La..La"Edo cemas menepuk2 pipi Aqilla dan membuka mulut Aqilla dan menempelkan bibirnya kebibir Aqilla.


Edo memberi nafas buatan dan menekan dada berulang kali dan Aqilla membuka matanya melihat dan meresakan bibirnya bersentuhan dengan bibir Edo dan dia terbatuk dan mendorong Edo.


"Syukurlah La..aq sangat takut"Edo memeluk Aqilla yang jadi bingung


"mba lain kali hati2..untung pacarnya cepat nolong.."kata ibu2 yang ikut berkerumun


"kalo belum bisa jangan meluncur yang tinggi mba.."kata mba yang melihatnya juga.


Mendengarkan ocehan mereka Edo merasa gak nyaman dan mengangkat Aqilla yang masih diam syok dan bingung ke tempat yang jauh dari kerumunan dan membantu Aqilla duduk.


"bu..teh anget satu..cepet ya bu.."Edo mengusap2 tangan Aqilla yang keriput dan dingin.

__ADS_1


"ini mas tehnya.."pesenan Edo datang


"La..minum..biar gak takut lagi.."Edo mambantu minum


"udah baikan..gak takut lagi kan..?"Tanya Edo dan Aqilla malah memeluk Edo dan menangis.


"Hik..hik..hik.."Aqilla menangis dalam pelakan Edo yang mengusap lembut rambut Aqilla


"udah jangan nangis lagi..ini minum lagi..gak pa2 ada mas Edo gak akan terjadi apa2 sama kamu.."Edo menenangkan Aqilla.


Setelah tenang Aqilla dan Edo menganti pakaian dan duduk ditaman.


"mas Edo kalo tadi Aqilla tenggelam dan mati gimana..?"tanya Aqilla sedih mengingatnya


"mas Edo akan ikut denganmu.."kata Edo menunduk


"mati..?"tanya aqilla yang terkejut dengan jawaban Edo karna maksudnya Edo akan bingung dan takut disalahkan.


"ya"Edo singkat menatap Aqilla dan Aqilla menunduk.


"mas Edo ngambil ciuman pertama Aqilla.."Aqilla sewot dan Edo tersenyum


"eh kamu juga sama.."Edo mencubit pipi Aqilla


"kenapa mas Edo mau ikut mati sama Aqilla?maksud Aqilla kan bukan itu..tapi.."Edo mencium bibir Aqilla dan Aqilla terkejut dan mengundurkan duduknya


"Mas Edo mencium Aqilla lagi..?"Aqilla terkejut


"mas Edo sayang suka sama Aqilla..gak mungkin biarin Aqilla terluka.."Edo yang gak bisa menahan rasa sayangnya.


"Aqilla mau dan sayang kan sama mas Edo..?"Edo menunggu jawaban yang keluar dari mulut Aqilla yang memandangi Edo


"kenapa diam?mas Edo akan menunggu kalau kamu belum siap"Edo sedikit kecewa karna Aqilla tak menjawab dan menatapnya


"dah ayo pulang.."Edo berjalan menjauh dari Aqilla


"maksud gak Edo..pacaran..?"tanya Aqilla dan Edo berhenti dan membalikan badanya lagi dan menghampiri Aqilla yang duduk masih


"bukan hanya pacar..kalo kamu siap kita lebih dari pacar.."kata Edo mengangkat dagu Aqilla dan menatap aqilla dengan penuh sayang.


" pacaran dulu aja.."kata Aqilla menatap Edo dan Edo mengecup bibir Aqilla.


" Yaang aq dari pagi belum makan,kita makan dulu..yah.."Edo berbisik ditelinga Aqilla dan dia mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2