Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Aqilla dan Lia


__ADS_3

Pagi yang cerah Aska berangkat karna ada jadwal oprasi setelah rapat dan Aqilla dan Evelin duduk sambil nonton Tv hingga siang dan tertidur disofa sampai Aska pulang dari rumah sakit.


"Sayang bangun..kita jemput Alfa yah sekarang..aq merindukan dia.."Aska membangunkan Aska setelah dia mandi


"Udah pulang..?"Aqilla bangun


"Ya bersiaplah kita jemput Alfa..bangunkan Evelin udah lama kan tidurnya.."Aqilla mengangguk dan masuk kamar mandi dan mencuci mukanya


"Saayang ayo ikut..mamah sama papah mau jemput dese Alfa.."Evelin bangun dan digendong Aska


"Turunlah dulu aq mau ganti baju dan pake kosmetim bentar.."minta Aqilla dan Aska turun


Setelah berganti pakaian dengan kaos putih pendek dan overoll span dengan panjang dibawah lutut dan memakai sepatu tipisnya Aqilla turun.


"Jangan memandangiku begitu..aq merasa ada yang aneh pada diriku..kita berangkat.."ajak Aqilla pada Aska yang kagum dengan wajah cantik Aqilla memakai baju apapun terlihat bagus


"Sayang kamu cantik..I Love U.."Aska merangkul Aqilla.


Mereka menyelusuri jalan hampir 45menit barulah sampai didepan rumah Lia. Aska turun dan menggandeng tangan Evelin menghampiri Lia yang menggendong bayi putri kecilnya mengawasi Alfa bermain.


"Apa kabar Li..Alfa jagoan papah..?"tanya Aska memeluk Alfa


"Baik..siapa gadis cantik ini..kamu cantik sekali nak..siapa namanya..?"Lia bertanya kagum pada Evelin dan mengusap rambutnya


"Putriku Li..Evelin kaka Alfa.."Aska memperkenalkan Evelin yang masih sembunyi gak suka melihat papahnya dekat dengan Alfa


"Alhamdullilah kamu mau menikah lagi..mana ibu anak ini..?"tanya Lia bahagia untuk Aska akhirnya bisa move on


"Sini sayaang ngapain disitu.."panggil Aska pada Aqilla masih disamping mobil mengawasi mereka


"Dia sangat cantik mirip distatusmu..Aqilla..apa benar itu mas..?"Lia terkejut yang selama ini dia cemburui dan sakit hati karna Aska mencintai dia saat masih bersama yang dulu ingin sekali dia temui kini didepan mata

__ADS_1


"Mba kenalin Aqilla mamah Evelin.."Aqilla mengulurkan tangannya tapi Lia masih diam menatap Aqilla yang begitu cantik


"Li.."Aska mengagetkan Lia


"Iya..Lia ibu Alfa mantan istrinya mas Aska.."Lia juga memperkenalkan dirinya menyambut tangan Aqilla


"Mba sangat cantik pastalah anaknya juga cantik dab buat mas Aska gak bisa lupain mba.."Kata Lia sedikit membuat Aqilla merasa bersalah


"Sini mba duduk..ini Alfa putra kami,Alfa panggil dia mamah..ini kakamu Evelin..papah akan menikah sayang..doakan papah bahagia.."Lia memperkenalkan Alfa


"Gak mau..dia bukan kakaku..Alfa gak punya kaka..ini ibuku dan dedegku.."Alfa marah karna melihat papahnya dekat dengan Evelin apalagi Aska jarang berkunjung membuat rasa cemburu dan Alfa marah.


"Sayang jangan seperti itu ini kakak yang cantik kakak Alfa..ayo kenalan"minta ibunya


"Gak mau..bukan kakak Alfa,Alfa gak punya kakak..ini papah Alfa bukan papah kamu.."Alfa marah memeluk Aska


"Mamah pulang..pulang.."Evelin menangis membuat ketiga dewasa itu bingung


"Iya papah Evelin nurut.."Rengek Evelin sedangkan Alfa masih diam menahan marah gak suka


"Alfa.."ibunya dan Alfa mengangguk


Aska menggendong dua anaknya dan membawa kemini market dekat rumah Lia untuk membeli es cream dan makanan buat mereka. Aqilla dan Lia duduk bersama dengan putri kecilnya dan dengan hidangan cemilan dan teh anget yang dibuat Lia.


"Mba udah lama sama mas Aska..?"tanya Lia yang penasaran ingin tau karna setau dia Aqill udah menikah


"Sekitar satu tahunan mba bertemu.."jawaban Aqilla


"Mba juga bercerai dari suami..?"tanyanya lagi


"Gak mba..suamiku udah meninggal 2tahun yang lalu..dan Aq sama mas Aska dekat awalnya Evelin menganggap Aska papahnya karna masih bisa menerima papahnya telah tiada mungkin saat itu karna masih kecil dan Mas Aska juga awalnya gak tau Evelin putruku..mereka saling dekat..anakku memanggilnya papah...saat melihatku karna kami dulu juga satu kelas di SMP jadi kita ngobrol dan dekat..."Aqilla menceritakan kedekatannya karna dia gak mau mengira Aqilla dekat saat mereka masih bersama

__ADS_1


"Ya mba saya mengerti,awalnya dulu kami juga kenal nyaman cocok nyambung dan karna umurku jauh lebih tua 5tahun jadi orantuaku mendesak kami menikah punya anak satu dan karna kami aq merasa mas Aska hatinya bukan untukku jadi aq minta cerai dan alhamdullillah aq dijodohkan lagi dengan yang hatinya untukku dan aq mencintai dia..tapi aq juga gak menyesali pernikahan kami dulu..bagaimanapun ada anak diantara kami.."cerita Lia


"Ya mba kita sama2 punya anak.."Aqilla mengangguk


"Mas Aska mencintai kamu udah lama loh..kenapa kamu menolaknya..karna sebenarnya dia pria yang baik dan bertanggung jawab..sampai sekarang dia menyimpan cintanya buat kamu..mas Aska jujur padaku kalo dia mencintai yang ada difoto waktu kamu kecil mas Aska masih menyimpannya dan aq gak sengaja menemukannya..karna itu aq tau."Lia yang tau karna Aska mengakuinya


"Aq gak tau Aska mencintaiku karna menurut ceritanya dia menulis surat padaku tapi diambil Bella dan dia menulis balasan penolakan atas namaku dan setauku dan Bella juga bilang mereka pacaran karna itu setauku Aska menikah sama Bella ternyata sama mba dan aq terkejut saat mendengar bukan Bella.."cerita masa lalu


"Oh jadi penghalangnya Bella..dia dulu bikin malu aq dipuskesmas juga.."Lia mengingatnya


"Tapi namanya jodoh kita juga gak tau mba..kalian bisa dipertemukan aq sangat senang karna aq kira mas Aska gila dengan mencintaimu yang udah menikah dan kamu tidak mencintai dia...itu pikiranku karna cinta kecil sampai dewasa kadang kan gak banyak orang percaya tapi dengan adanya mba disini dan mas Aska sangat baik pada mba..aq ikut bahagia mba.."Lia setuju dan mendoakn


"Dulu mas Aska cuek,gak perhatian,gak peduli gak seperti sama mba tadi..sayang perhatian dan peduli bisa romantis..makanya dulu aq paham dan merasa hati mas Aska bukan buatku..dan aq melihat foto mba dan dia mengakuinya..jadi aq mengerti karna sikapnya begitu..dia tidak mencintaiku.."Lia membuat Aqilla merasa sedih dan bersalah


"Maaf ya mba..karna aq juga gak tau..maaf karna aq mba jadi sakit hati dan tidak diperlakukan seperti yang mba pengin.."


Aqilla sedih dan kecewa pada sikap Aska


"Bukan salah mba...mba juga gak tau kan..mungkin jalan hidup kita awalnya seperti ini..dan akhirnya kita semua bahagia..aq sangat senang.."Lia sangat dewasa menenangkan hati Aqilla dan mereka menjadi akrab.


"Kalian ngobrol apa..?"Aska menghampiri Aqilla dan duduk disampingnya.


"Apa mereka bisa dekat mas..?"tanga Lia


"Kalo Evelin bisa tapi Alfa masih ngambek.."kata Aska sedikit sedih


"Li Aq bawa Alfa tinggal bersamaku yah..biar Alfa bisa dekat dengan Aqilla dan Evelin.."7Minta Aska pada mantan istrinya


"Ya boleh kamu kan papahnya..dan kamu calon mamah anakku.."Lia menginjinkan.


Mereka kembali bersama Alfa untuk tinggal bersama mereka dengan bertujuan mereka bisa dekat dan saling menyanyangi ibu dan anak dan kakak adik.

__ADS_1


__ADS_2