Rasa Yang Tak Hilang

Rasa Yang Tak Hilang
Berhati Emas


__ADS_3

Masih di waterpark membahagiakan kedua anaknya. Setelah berkeliling mencari istrinya yang manjauh dari suaminya karna rencana Aska membuat cemburu Aqilla dengan bercanda tawa dengan para gadis namun dia sendiri yang kebingungan mencarinya.


"Kalian kemana aja..cepatlah mandi.. kita makan anak2 udah lapar.. "mamahnya memberikan tas berisi pakaian Aska dan Aqilla.


Aqilla dan Aska berjalan kekamar mandi dan Aqilla didepan kamar mandi wanita dan membuka tasnya mencari handuk.


"Yaang handuknya aq lupa cuma bawa satu.."Aqilla mengacak2 tasnya


"Kita mandi bareng aja yaang.. "Aska menarik istrinya masuk dan mengunci pintunya


"Yaang kalo dilihat orang gimana kita bisa digrebek, pria dan wanita gak boleh bareng.. dan ini kamar mandi wanita,kamu keluar dulu aja nunggu aq diluar.. "minta AQilla takut ketahuan meski mereka sudah menikah


"Sini yaang aq bantuin mandi.."Aska gak peduli yang istrinya katakan dan tetap memandikan istrinya


"Pake bajunya yaang nunggu bentar aq mandi.. "Aska menyiram badannya


"Yaang aq keluar dulu yah.. nih aq kesiram lagi sama kamu.. "Aqilla membuka kuncinya dan keluar dengan sedikit pintu dan menutupnya dan Aska menguncinya kembali


"Mba kok ditutup lagi sih.. gantian dong.."kata ibu dan anaknya yang habis renang juga.


"Maaf mba masih ada orangnya sebentar lagi. ya ibu bisa nunggu disana itu juga kosong.. "Aqilla bertujuan menutupi suaminya agar gak ketahuan


"Udah nunggu disini ngapain kesana jauh.."ibu dan anaknya tetap menunggu membuat Aqilla gugup


"Kleek"Aska membuka kuncinya dan keluar


"Loh kok laki2..jadi kalian mandi dan mesum disini dasar gak tau malu.. pak satpam"Ibu itu terkejut melihat Aska dan berteriak pada satpam untungnya cuma ada beberapa orang saja


"Bu tunggu..dia suamiku kami cuma bawa satu handuk jadi kami mandi bersama..kami bukan seperti yang ibu tuduhkan.. "kata Aqilla membela diri didepan satpam


"Kalo begitu buktikan kalian bukan pasangan yang tanpa nikah mesum disini.. "kata pak satpam


"Kalo gitu bapak sama ibu boleh ikuti kami.. "kata Aska santai menggandeng istrinya dilihat pengunjung yang lain.


Aska menggandeng istrinya dengan santai karna dia berstatus suami istri dan mereka tidak bersetubuh atau bercumbu didalam kamar mandi. Sedang Aqilla merasa malu dan takut yang dilihat pengunjung lain diikuti satpam.


"Ada apa pak mengikuti anak kami..? "tanya pak Akbar melihat satpam dan ibu anaknya mengikuti anak2nya


"Anak bapak dan ibu mandi dalam satu kamar mandi dan kami tidak tau apa yang mereka lakukan, dan mereka udah menikah apa belum kami perlu bukti untuk kebaikan bersama.. "kata pak satpam dan membuat malu kedua orang tuanya


"Dia anakku pak dan ini mantuku.. kedua anak ini anak mereka..dan ini bukti pernikahan mereka"mamahnya mengurangi rasa malu dan membuktikan anaknya gak seperti yang dituduhkan

__ADS_1


"Mamah kenapa ditangkap pak polisi..?"tanya Evelin gak tau


"Tidak ada apa de.. maaf bu pak kami salah paham,sebaiknya meski kalian suami istri mandinya terpisah ini ditempat umum..? "kata pak satpam setelah melihat foto nikah mereka dari Hp mamahnya dan panggilan mamah pada Evelin.


"Pak udang2 saja tidak berani melarang suami istri mandi bersama apa lagi bapak dan tempat ini.."Aska kesal


"Maaf pak bu..anak kami sudah terbiasa apapun bersama gak bisa dipisahkan.. maaf"mamahnya dan mereka pergi


"Kamu bisa gak bikin malu mamah Ka.. kamu ini keterlaluan gak usah bawa undang2 kemari.. mamah yang hukum udah bikin malu mamah sama papah masih berlagak bawa undang2.."Mamahnya menarik telinga Aska


"Kalian bisa2 ditempat seperti bercumbu..?"papahnya menepuk jidatnya


"Gak gitu pah.. Aqilla lupa bawa handuk satu.. aq minta Aska nunggu diluar tapi malah masuk dan mengunci pintunya.. "Aqilla menjelaskan


"Keterlaluan kamu Ka.. benar2 bikin mamah malu.. "mamahnya membereskan tikar dan tasnya


"Pah bantu mamah kita pindah duduk ditaman sana aja.. mamah malu disini diliatin merek.. "mamahnya menggandeng kedua cucunya


"Mah ngapain malu sih mah.. "Aska membawa tas dan menggandeng istrinya.


Mereka duduk ditaman jauh dari tempat yang tadi dan Aqilla membuka bekalnya dan menyajikan diatas tikar ditengah2 mereka.


"Iya benar, kenapa mau ikut makan..? "Aska menatap istrinya yang diam menunduk


"Gak mas makasih,kalo boleh kita kenalan mas dan minta no Hp nya.. "minta dua gadis itu dan Aska melirik istrinya yang masih diam dan makan dengan santai tak melihatnya dan Kedua orangtuanya melototinya


"Boleh tapi ijin dulu sama dia.." Aska sambil makan menunjuk pada istrinya


"Dia adik mas yah.. dan mereka orang tua kalian..? "tanyanya dan kebetulan kedua anaknya sedang bermain


"Mba boleh aq kenal kakanya..?"tanya meraka dan Aqilla mengangguk dan tersenyum membuat Aska kesal karna istrinya masih tak cemburu


"Mba maaf ya dia anak saya dan ini istrinya dan mereka itu kedua anak mereka.. "mamahnya mengatakan sebenarnya


"Oh udah menikah dan dia istrinya..maaf ya mba.. "mereka pergi dan malu


Aska menatap istrinya dan merasa kesal karna rencananya membuat istrinya cemburu gagal dan dia mendapatkan omelan mamahnya.


"Ka kita lagi liburan jangan buat masalah lagi..? "papahnya kesal


"Pah maaf.. mereka yang menggoda Aska dan aq cuma memanfaatkannya buat istiku cemburu..tapi apa mamah tau.. istriku malah pergi menajuah dan bikin aq cemas mencarinya..dan liat tadi istriku cuma diam duduk santai dan makan bikin aq kesal"Aska menceritakan dan Aqilla tersenyum

__ADS_1


"Harusnya kamu senang istrimu percaya padamu.. "kata mamahnya


"Mah kalo wanita lain pasti datang menghampiri suaminya marah2 maki2 dan memukul suaminya tapi istriku cuma tersenyum gak ada rasa cemburu sedikitpun.. yaang kamu cinta gak sih sama aq..?"Aska kesal dan cemberut


"Sayang kamu gak cemburu atau marah liat suamimu digoda dan menggoda wanita cantik tadi.. "mamahnya ikut mamastikan agar Aska gak cemberut karna dia yakin menantunya juga cemburu


"Kalian seperti anak kecil.."kata papahnya


"Wanita sepertiku gak punya hak untuk cemburu marah ataupun sakit hati mah.. kalo pun iya cukup disimpan dihati.. "Aqilla menjawab mamah mertuanya


"Semua wanita akan cemburu yaang gak perlu disimpan dihati..ketercuwali kamu tidak mencintaiku.. "Aska sedih


"Aq mencintaimu,tapi maafkan aq yang tak bisa seperti yang kamu inginkan.."Aqilla meminta maaf


"Sayaang bukan kamu yang harusnya minta maag tapi suamimu.. "kata mamahnya


"Gak mah.. Aqilla yang salah bukan Aska"Aqilla menunduk dan mereka bingung


"Kenapa kamu menyalahkan diri sendiri dan kenapa kamu tidak berhak cemburu marah dan sakit hati papah gak mengerti, kalo mamahmu pasti wanita tadi udah dipukuli dan papah juga udah habis sama mamah kamu.. "papahnya mertuanya bingung


"Karna bagi wanita yang punya kekurangan dan tidak sempurna sepertiku tidak berhak untuk menunut apalagi cemburu dan sabagainya, bagiku Aska mau menerimaku dan dengan semua kekuranganku dan ketidaksempurnaanku saja aq udah sangat bersyukur dan bersalah karna aq Aska terikat dan menerima hinaan cacian dan rasa malu dan mungkin wanita sepertiku menghalangi kebahagiaan Aska"Aqilla menjelaskan dan membuat mereka merasa sedih bersalah terlebih Aska.


"Sayang kamu berfikir sangat jauh.."Aska mendekati istrinya


"Kamu wanita yang sempurna dan tidak kekurangan apapun, kamu tidak membuat malu ataupun jadi hinaan.. kamu wanita yang membuatku bahagia dan menyempurnakan diriku,kamu berhak atas diriku marah padaku dan mencemburuiku karna aq milikmu aq suamimu"Aska memeluk istrinya


"Aq membuatmu sedih aq minta maaf sayang kamu gak salah.. kamu gak pernah salah..kamu istriku yang sangat penyanyang dan pengertian."Aska mencium kening istrinya


"Jangan berfikir seperfi itu lagi..aq gak suka,aq gak mengerti kenapa kamu selelu berfikir sangat keras dan dalam,kata siapa kamu tak berhak dan kamu jangan menahan rasa sakit?"Aska merasa bersalah


"Aq belajar dari suamiku dan aq udah terbiasa dengan rasa sakit, cacian,dan hinaan. Dulu suamiku memintaku untuk berselingkuh,hamil dan berhubungan dengan orang lain karna aq menekannya untuk punya anak,dia rela dan ikhlas dan bilang orang seperti tidak berhak menuntut karan memiliku dan aq bersamanya buat dia bahagia dan sempurna tapi aq sadar kelemahan suamiku buka mau dia dan aq selalu setia sama dia, dia saja mau menerima takdirnya kenapa aq tidak dan kami biasa makan hinaan orang tetanga dan bahkan sodara dengan berbagai kata pedas,sekarang aq tau yang dia rasakan dan aq tau yang kamu rasakan."Aqilla menceritakan


"Jadi kamu rela ikhlas jika aq bersama wanita lain dan bahkan menikahi wanita lain seperti suamimu yang memintamu karna kamu menuntut anak darinya tapi dia gak bisa karna itu dia rela ikhlas jika kamu hamil dengan pria lain.. "Kata Aska dan Aqilla mengangguk


"Sayang saat suami minta kamu berhubungan dan hamil dengan pria lain kamu tidak mau kan dan kamu merasa itu bukan salah suamimu dan tadi kamu bilang kalo suamimu saja menerima kenapa kamu tidak begitu kan..? "tanya Aska memberikan pengertian pada istrinya


"Sama sepertimu yang tak bisa berhubungan dan tak mau hamil dengan pria lain dan memilih kesetiaan karna kamu dan aq tau itu bukan maumu dan mauku dan kamu menerima kekurangan dan ketidaksempurnaan mu dan kenapa aq tidak bisa sedangkan kamu hidupku penyempurnaku dan sumber kebahagianku jadi buat apa aq wanita lain.."Aska agak menekan agar istrinya paham


"Sayang yang namanya suami istri apapun harus ditanggung bersama entah itu sempurna tidak sempurna,kekurangan atau pun tidak,hinaan hujatan caci maki rasa malu ditanggung bersama saling menerima terbuka memahami dan mengerti harus kuat saling percaya dan mendukung "papah mertuanya dan Aqilla mengangguk.


"Sayang mamah beruntung memiliki menantu berhati emas sepertimu.. jangan sedih dan berfikir macam2 yang membuatmu sedih dan sakit hati.. itu akan mengancam kesehatanmu..kita pulang.. kalian udah cape.. mamah gak mau kamu sakit lagi"mamahnya membereskan makanan tikar dan tas2 anak2.

__ADS_1


__ADS_2