
Setelah mandi Aqilla menghampiri temannya dengan mengenakan koas dan jeans pendek pakaian santai yang pas dibadannya dan rambut panjang masih basah terurai membuat Aska menelan silvanya.
"Maaf ya lama.."Aqilla duduk didepan mereka
"La kamu pake apa cocok karna itu aq mau minta bantuan kamu.."Sinta yang udah siap dengan perlengkapannya
"Maksudnya..?"tanya Aqilla dengan mengecek Hp nya
"Aq buka salon dan plus kecantikan..aq mau kamu jadi modelku.."minta Sinta
"Ha..ha..aha.."Aqilla tertawa
"Gak salah lo Sin..aq liat udah emak2 tua kamu minta jadi model gila lo.."Aqilla masih tertawa
"Kamu masih muda dan cantik "Aska memuji Aqilla buat dia malu
"Semua wanita yang punya dua gunung dan satu hutan cantik bro..Ha.ha..ha.."Aqilla tertawa lagi untuk mengusir rasa malunya dipuji Aska
"Otak lo ngeres..kamu cantik La dari dulu gak ada perubahan..bilang aja kamu gak mau bantu aq..kamu bantu Fitri dan Rida..giliran aq yang minta kamu gak mau..gak adil.."Sinta ngambek
"Udah jelek ngambek..tambah jelek.."Ejek Rendy yang mulai jatuh hati pada Sinta
"Brisik..Lo kira lo ganteng..gak kali.."Sinta membalasnya
"Udah jangan saling ejek,sama jeleknya juga..cocok"balas Aqilla
"La tolonglah..kamu cantik bodimu bagus mulus putih bersih rambutmu panjang.."Puji Sinta
"Dan gratis.."balas Aqilla tersenyum
"Ha..ha..ha..itu paling utama La.."mereka tertawa
"Ya tapi gak yang aneh2"Aqilla mengerutkan dahinya
"Sekarang La kita pemotretan di belakang rumah ibumu bagus,aq udh bawa semua perlengkapannya..Rendy yang foto..Aska yang dekor tempatnya.."Sinta maksa
"Parah."Aqilla menggelengkan kepalanya
"La kumohon "Siska memohon
"Ya"jawab Aqilla singkat
Mereka berjalan kerumah orangtua Aqilla dengan membawa alat2 ditangan Aska dan Rendy,Evelin digendong Alisa yang akan jadi model juga karna Aqilla dan Alisa sangtlah mirip hanya saja Alisa lebih gelap kulitnya karna kerjanya dilapangan.
"La,Alisa sama Evelin yuk ikut tante kita berdandan..tante hebat loh.."Sinta memuji dirinya
"Orang gila yang memuji dirinya sendiri.."Ejek Rendi membantu Aska menyiapkan dekor
"Ren habis ini kita mancing..minta ijin ayah Aqilla"Ajak Aska yang melihat sekeliling tambak dan ditengah2 tambah ada dua rumah2han yang sedak didekor Aska dan Rendi dan jalan menuju rumah2han juga dihias dengan bunga2 cantik.
"Gak perlu ijin ambil aja..itu disana alat tangkapnya..nanti biar Aqilla yang masak..dia enak kalo masak cuma males."Ayah menghampiri Aska dan Rendy
"Maaf yah..kenalin Aska dan ini Rendy kami teman Sinta dan Aqilla.."Aska memperkenalkan dirinya dengan memanggil ayah Aqilla ayah.
__ADS_1
"Ya..kalian anggap saja dirumah sendiri.."Ayah menyambut tangan Aska dan Rendy.
"Sini ayah bantu dekor..Alfin sini bantu teman mba Aqilla.."panggil Ayah
"Kenalan dulu sama teman mba.."pinta Ayah pada Alfin
"Mas Saya ALfin anak bontot ayah.."Alfin menyalami mereka
"Mas Aska dan ini mas Rendy..kamu kelas berapa?" tanya Aska yang nerusaha mendekati keluarga Aqilla
"Kelas dua SMA..mas.."Jawab Alfin dengan memegangi kain panjang putih yang dipasang rumah2han.
Siska memakaikan asesoris pada rambut Aqilla yang terurai panjang yang dicat pirang keemasan yang bisa hilang jika dikramas dan memakaikan soflen dimata Aqilla dengan cosmetik tak berlebihan dan menggunakan gaun putih yang menjuntai panjang dan terdapat belahan dipaha kanan dan memakai perhiasan emas untuk melengkapi dan sandal hak tinggi.
"La kamu sangat cantik..kalo begini mana ada yang ngir kamu punya anak dan umur 27 tahun..kamu seperti ABG korea.."puji Sinta
"Ya mba..mba mirip gadis luar..cantik"puji Alisa
"Sini giliran kamu La..aq dandani gadis jawa keraton..biar ada pilihan..nanti ganti gaun hijau buat kamu.."Sinta mulai menghias Alisa dengan baju adat jawa warna hijau
"Tante Elin juga..biar cantik.."Evelin menarik tangan Siska
"Ya sayang..nanti Evelin pake baju princes cantik ya.."Sinta mencium pipi Evelin
"Ya mau.."rengek Evelin
Mereka tampil sangat cantik dan berjalan ketempat yang udah direnovasi dan membuat Aska terpesona dengan datangnya Aqilla yang bak gadis luar yang cantik putih dengan baju tanpa lengan.
"Aqilla kamu tolong bergaya seperti ada difoto dan vidio ini..kamu pelajari.."minta Siska
"Evelin sama papah dulu udah cantik nanti fotonya ya.."Evelin lari kehadapan Aska
"Papah Elin cantik kan..?"tanya Evelin
"Sangat cantik..kan putri papah"jawab Aska mengangkat Evelin.
"Ren siap kameranya..?"tanya Sinta dan Rendy mengacungkan ibu jarinya
"La mulai.."Siska mengarahkan
Aqilla berjalan dan kedua merentangkan tangannya dan wajahnya diarahkan sedikit keatas dan memejamkan matanya,kemudian duduk dengan tangan di pahanya dan wajah menghadap kamera sedikit membuka bibirnya.
"La sekarang kamu pakai busur ini seolah kamu berjalan mencari musuh dan dia terlihat kamu arahkan panah itu dan perlihatkan wajahmu.."
"Tapi gimana cara memakai panah ini aq gak bisa kamu aneh2 kan.."Aqilla bingung dan Aska menurunkan Evelin pada Alfin dan menghampiri Aqilla dan berdiri dibelakang Aqilla memegang tangan kanan Aqilla mengangkat busur dan menariknya kemudian tangan kiri menyetuh tangan kiri Aqilla memegang busur,.
"Bagus Ka.."momen itu diambil oleh Rendy.
"Udah paman La..?"tanya Rendy mencium bau harum badan Aqilla karna berdiri sangat dekat membuat Aqilla gugup dan pemandangan itu juga terlihat oleh orangtua Aqilla dan mereka tersenyum seolah setuju.
"Ya paham.."Aqilla menurunkan tangannya dan Aska paham dia melepasnya dan berjalan mendekati Evelin yang memanggilnya
"La lanjut..siap Ren"pinta Sinta
__ADS_1
"Ren kirim semua fotonya padaku.."bisik Aska dan Rendy mengangguk
"Habis ini giliran kamu Sa..siap yah"Sinta pada Alisa
"Ya mba.."Alisa siap
Mereka pemotretan dengan berbagai gaya dan berganti baju hingga 3kali dan masuk jam siang dan selesai Aqilla dan Alisa berganti baju semula dan Evelin sengaja Siska belikan baju prices buat dia.
"Ka kamu mau ngapain ?"tanya Sinta menghampiri Aska
"Nangkap ikan lapar..kerja gak dikasik makan.."Rendy yang menjawab dan Sinta cengingisan.
"Disini makan gratis..besok aja aq traktir dirumah makan Fitri.."Sinta berbisik
"Dapat Ren gede nih.."Aska senang dapat ikan besar
"Hore papah dapat ikan..mamah pah yang goreng.."Evelin ikut senang melihat Aska tertawa senang
"Evelin.. panggil mamah masak ikan.."Aska menyuruh Evelin
"Sayang gak usah lari..jalan aja.."teriak Aska pada Evelin
Evelin memanggil mamahnya yang sedang menghapus sisa cosmetik diwajahnya dan menarik tangan Aqilla keluar dan Aqilla mengikutinya selesai mandi menghapus cat rambutnya dan berganti pakian semula.
"Ya sayang pelan2.."Aqila mengikuti Evelin
"Pah ini mamah.."Evelin menyadarkan badannya pada Aska
"Aq nangkap ikan La..aq laper.."Aska minta dimasakan Aqilla karna masakan Aqilla sangat enak dan pas dilidah Aska
"Ya sini aq masak..sabar ya.."pinta Aqilla membawanya kedapur dan membersihkan dan memasaknya.
Setengah jam Aqilla memasak dan Aska Rendy dAn Alfin selesai membereskan peralatan Sinta. Aqila dan Alisa membantu membawakan makanan.
"Ini banyak banget La..ada ikan pedas udang goren cah kangkung..mantap"Rendy sedari tadi menunggu karna udah masuk jam 1siang
"La kamu minta kedua orangtua mu bergabung kita2 rame2 ini juga banyak banget.."Aska pengin lebih dekat dengan keluarga Aqilla
"Alisa aja yang panggil mas..?"Alisa berjalan menghampiri orangtuanya
"Sini yah bu..kita makan bersama biar rame.."Aska memanggil ayah dan ibu membuat Aqilla menatap Aska
"Kami kenapa La..apa ada yang aneh diwajahku atau kamu.."Aska merasa senang dan menggoda Aqilla
"Gak pa2..kamu panggil ayah dan ibu..pada orangtuaku kalian baru kenal kan..?"Aqilla merasa malu sebenarnya karna ketahuan Aska saat memandanginya
"Ya mereka orangtuaku juga..Ayah Ibu gak keberatan kan saya panggil ayah dan ibu..?"tanya Aska pada orangtua Aqilla
"Tentu saja tidak keberatan..tambah anak tambah rejeki..kita bisa seperti keluarga..sering2 lah kemari nak.."ayah membuat Aska bahagia
"Tapi aq keberatan..apa nanti kata orang..dikira kamu mantu ayah dan ibuku..?"Aqilla jujur karna dia gak pandia berbohong
"Gak masalah..itu lebih baik"Aska tersenyum dan orangtua Aqilla tau makdus Aska
__ADS_1
"Terserah percuma juga ngomong sama kamu.."Aqilla menyerah dan semua tertawa.